
“Halo. Oh baiklah,” ucap Lery ketika sudah mengangkat sambungan ponsel milik Mario, dan Lery langsung memberikan ponselnya pada empunya yang masih tergeletak di atas tempat tidur sambil mengerutkan keningnya menatap sang istri yang menyodorkan ponsel ke arahnya.
“Matikan saja. Aku tidak ingin di ganggu oleh siapa pun, ketika sedang bersama dengan dirimu sayang,”
“Tapi ini penting,”
“Tidak ada yang lebih penting selain kamu sayang,”
“Mario sayang,” ucap Lery sambil menaruh ponsel milik Mario tepat di telinganya.
“Apa!” teriak Mario dengan kencang membuat Lery langsung menutup kedua telinganya saat Mario mendengarkan seseorang yang berbicara dari sambungan ponselnya. “Sayang aku tinggal dulu,” ucap Mario sambil beranjak dari tempat tidurnya setelah menutup sambungan ponselnya.
“Tadi bilang apa? Katanya tidak ada yang lebih penting dari aku,”
“Ini juga penting untuk kamu sayang,” sambung Mario diakhiri dengan mencium bibir Lery yang sedang duduk di pinggiran tempat tidurnya. “Energi pagi,”
“Modus,”
“Maaf ya sayang akhir pekan bini aku tidak bisa tetap di rumah,”
“Tidak masalah. Selesaikan tugasmu yang belum selesai. Aku dan anak-anak akan selalu menunggu kamu di rumah,”
“Terima kasih istriku sayang,” ucap Mario diakhiri dengan mencium bibir Lery kembali, kemudian Mario langsung menuju kamar mandi.
*
__ADS_1
*
*
Mario langsung turun dari mobil yang di kendarainya ketika dirinya sudah tiba di gedung kosong di mana Brian masih di sekap oleh anak buahnya. Ketika sebelumnya anak buah Mario memberi kabar yang tidak sedap kepada dirinya.
“Aku membayar kalian bukan untuk santai tidur tiduran di lantai bodoh!”
“Dasar bos pi cek, tidak tahu apa kita sedang kesakitan seperti ini dibilang sedang tidur tiduran. Kalau bukan bos sudah aku sleding nih orang,” gumam salah satu anak buah Mario yang sedang tergeletak di atas lantai sambil mengerang kesakitan pasalnya belum lama ada segerombolan orang yang tiba-tiba datang dan menyarangnya kemudian membawa kabur Brian.
“Kalian memang bodoh badan berotot tapi bisa di kalahkan begini,”
“Tapi bos tadi yang menyerang kita semuanya membawa senjata tajam. Dan jumlah kita kalah telak bos,” bela salah satu anak buah Mario dan mencoba bangun dari tempatnya sambil meringis kesakitan dengan banyaknya luka di tubuhnya.
“Jangan banyak bicara! Kalian memang bodoh!”
“Aku mendengar suara hati kalian. Jadi jangan suka mengumpat,”
“Maaf bos kami tidak mengatakan apa pun,”
“Bagus. Ke mana mereka membawa Brian?” tanya Mario sambil membantu anak buahnya yang masih tergeletak di atas lantai.
“Ti tidak tahu bos. Tapi mereka meninggalkan surat itu untuk bos,” ucap terbata salah satu anak buah Mario sambil menunjuk kertas yang berada di atas kursi yang biasa untuk menyekap Brian. Dan Mario langsung mengambil kertas tersebut dan membaca.
“Sial apa meraka mengancamku,” ucap kesal Mario sambil meremas kertas tersebut dan melemparnya ke sembarang arah setelah mambaca tulisan di kertas tersebut yang mengancam dirinya. Kemudian Mario langsung keluar dari gedung kosong tersebut dengan terburu buru. Dan Mario langsung terkejut saat sudah berada di luar gedung tersebut, saat mendapati ada beberapa orang yang asing bagi dirinya yang sudah mengelilingi mobilnya.
__ADS_1
Prang
Beberapa orang tersebut memecahkan kaca mobil milik Mario dan merusaknya
“Hei kalian ini siapa? Berani sekali kalian menyentuh mobilku. Ada urusan apa kalian denganku?” tanya Mario tapi tidak di hiraukan oleh orang-orang tersebut yang terus merusak mobil Mario.
“Mereka tidak ada urusannya dengan kamu. Tapi aku ada,” ucap seseorang yang tiba-tiba muncul dari belakang Mario,”
“Brian, dan kamu,” ucap terkejut Mario tapi lebih terkejut lagi saat melihat seseorang yang berada di samping Brian.
“Ada apa? Terkejut? Pasti. Dan pasti kamu juga bertanya tanya kenapa aku bisa bebas dari penjara bukan? Tentu saja bisa apa yang tidak bisa di negara ini,” ucap seseorang tersebut di akhiri dengan tertawa kencang. “Mario, Leno, mana yang aku habisi terlebih dahulu? Tentu saja kamu Mario. Jika kamu lenyap terlebih dahulu aku akan dengan mudah menghabisi Leno yang sudah membuat aku hancur!” tegas seseorang yang sekarang mendekati Mario sambil membawa senjata tajam di tangannya.
“Habisi saja kalau kamu bisa Bio!”
“Owh aku suka seperti ini. Dan bersiaplah untuk masuk ke liang lahat Mario!” teriak Bio sambil mengarahkan senjatanya ke arah Mario.
Bersambung............ Dan gantung 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Bagi kalian yang penasaran siapa Bio alias Fabio Mark kalinya boleh tengok novel akue yang berjudul Istri Arogan Sang Cassanova, dan kalian akan tahu siapa Bio.
Caranya tinggal klik profil akue dan di situ banyak novel akue yang kece badai 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
__ADS_1