
Setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh akhirnya Mario sampai juga di London negara di mana dirinya dilahirkan dan dibesarkan sebelum dirinya hijrah ke Indonesia. Untuk bekerja di perusahaan milik keluarga Lery dan menjadi tangan kanan dari saudara kembar istrinya.
“Ya Tuhan mudah mudahan Lery bisa memaafkanku. Dan ini saatnya aku menjelaskan siapa aku sebenarnya,” ucap Mario sambil mengetuk pintu rumahnya beberapa kali. Karena dirinya yakin pasti Lery masih berada di rumahnya. Tidak mungkin Lery pergi ke rumah mommynya yang berada di London. Karena Mario tahu Lery termasuk wanita yang berpikiran matang. Yang pasti tidak ingin mommynya curiga.
“Apa ada yang tertinggal nona?” tanya suster pengasuh grandma Mario sambil membuka pintu ia kira yang mengetuk pintu adalah Lery, yang belum lama berpamitan ingin pulang setelah hampir tiga hari menginap di rumah Mario menemani grandma Mario. “Tuan,”
“Ke mana dia?” tanya Mario yang langsung masuk ke dalam rumahnya tanpa mendengar jawaban dari suster sekaligus asisten rumah tangganya tersebut. Dan Mario langsung masuk ke dalam kamarnya untuk mencari Lery tapi tidak mendapati ada istrinya di kamarnya.
“Nona belum lama meninggalkan rumah ini tuan,” jelas suster tersebut yang mengikuti Mario ke dalam kamarnya, dan Mario langsung keluar dari kamarnya dengan terburu buru. “Maaf tuan. Aku sudah menceritakan semuanya kepada nona Lery tentang nona Merin. Karena aku merasa kasihan dengan nona Lery. Jika harus merahasiakan siapa nona Merin,” jelas suster tersebut dan menghentikan langkah kaki Mario yang akan keluar dari rumah. Kemudian Mario membalik tubuhnya untuk menghadap ke arah suster tersebut yang sudah Mario anggap sebagai Keluarganya karena sudah puluhan tahun bekerja dengan keluarga Mario.
“Bagaimana reaksi dia Nanni?” tanya Mario penasaran.
“Nona Lery sangat terkejut dan juga terpukul karena tuan telah merahasiakan ini semua dari nona,”
“Terus?”
“Jika tuan Mario benar-benar mencintainya susulah nona. Aku tahu nona punya cinta yang tulus untuk tuan. Dan jangan pernah merahasiakan apa pun pada nona. Meskipun tuan belum mencintanya,”
__ADS_1
“Siapa bilang aku belum mencintainya,”
“Kalau tuan sudah mencintai nona tentu saja tuan tidak akan pernah meninggalkan nona sebelum nona menceritakan semuanya apa yang terjadi padanya. Padahal tuan sendiri...”
“Aku yang salah,” sambung Mario memotong perkataan suster tersebut.
“Minta maaflah. Dan katakan yang sejujurnya. Aku yakin nona Lery akan memaafkan tuan. Kejarlah nona. Tadi nona Lery ingin pergi ke rumah mommy nya sebelum melakukan penerbangan tiga jam lagi,”
“Terima kasih Nanni,” ujar Mario yang langsung keluar dari rumahnya dengan terburu buru.
*
*
*
“Sayang kamu kah itu?” tanya mommy Lery yang langsung menaruh buku di tangannya dan berdiri dari duduknya kemudian menghampiri sang putri dan langsung memeluknya sambil memberikan ciuman di kedua pipinya.
“Tentu saja ini aku mom,” ucap Lery sambil tersenyum menutupi hatinya yang begitu sedih.
__ADS_1
“Selamat datang kakak sayang,” sambung adik laki-laki Lery dan juga memeluk sang kakak kemudian Lery pun langsung balik memeluk tubuh adiknya tersebut yang jarang sekali bertemu.
“Di mana Marco sayang?” tanya mommy Lery dan pandangan menuju ke pintu.
“Marco ada di Indonesia mom. Aku tidak membawanya,”
“Kenapa sayang? Terus kamu ke London kenapa tidak memberi tahu mommy?”
“Karena aku hanya sebentar ke London mom. Ada urusan bisnis yang harus aku selesaikan, maka dari itu aku tidak membawa Marco. Dan aku kemari karena aku ingin melihat keadaan mommy sebelum aku kembali ke indonesia,”
“Maksud kamu apa sayang?”
“Urusan aku sudah selesai dan aku akan kembali ke Indonesia nanti sore,”
“Apa?”
“Tidak usah terkejut begitu. Apa mommy lupa dari dulu aku juga sering melakukan perjalanan bisnis sesingkat ini. Apa lagi sekarang ada Marco. Jadi aku tidak bisa berlama lama,” bohong Lery pada mommy nya tersebut.
“Iya juga. Bagaimana keadaan cucu mommy sayang? Marco sudah bisa apa? Mommy sangat merindukannya,” ucap mommy Lery sambil memeluk bahu sang putri menuju sofa. “Terus kabar Mario suami kamu bagaimana? Apa dia baik-baik saja,”
__ADS_1
“Tentu saja baik-baik saja,” sambung seseorang membuat Lery langsung menatap orang yang baru masuk kedalam rumah.
Bersambung dulu 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣