Terpaksa Menikahi Asisten

Terpaksa Menikahi Asisten
39 Jangan Sebut Namanya


__ADS_3

 


“Mario,” ucap mommy Lery pada Mario yang baru masuk ke dalam rumah kemudian menghampiri mommy Lery dan bersalaman.


“Selamat datang kakak ipar semakin keren saja. Pantas nona es batu mulai mencair karena pesonamu,” ucap Oza adik dari Lery yang langsung memeluk Mario.


“Tentu saja. Kapan kamu menunjukkan pesonamu pada seorang wanita. Apa kamu tidak ingin memberikan cucu pada mommy?”


“Belum saatnya. Biar mommy puas dulu dengan si kembar dan juga Marco. Nanti baru aku menyusul,”


“Jangan kebanyakan alasan kamu sayang. Setiap hari kamu hanya sibuk dengan bekerja. Weekend saja kamu masih sibuk,” sambung mommy Lery yang langsung berbincang bincang dengan Mario.

__ADS_1


Lery dan juga Mario yang duduk agak jauh sesekali mencuri pandang saat Mario sedang berbincang bincang dengan mommy dan juga adiknya. Kemudian Lery beranjak dari duduknya menuju kamar miliknya yang biasa dirinya tempati jika dia sedang berkunjung ke rumah mommy nya tersebut.


“So sweet sekali kamu Mario. Jadi kamu menyusul Lery ke London. Karena kalian ingin berbulan madu? Pantas saja Lery memilih kamu sebagai suaminya. Ternyata kamu sangat romantis,” ucap mommy Lery setelah Mario menceraikan kenapa dirinya ke London, meskipun Mario mengatakan dengan kebohongan agar mommy nya tidak curiga kepada dirinya dan juga Lery yang sedang mengalami masalah.


“Kalau begitu aku ke kamar dulu ya mom, Za,” pamit Mario pada mommy Lery dan juga adik iparnya kemudian menuju di mana kamar Lery berada.


Mario langsung menghembuskan nafasnya kasar setelah berada di depan pintu kamar Lery. Kamar yang belum pernah sama sekali dirinya masuki. Dan sekarang untuk pertama kalinya Mario akan memasuki kamar tersebut. Beberapa kali Mario mengetuk pintu kamar tersebut tapi tidak ada tanda-tanda kamar tersebut akan dibuka. Dan Mario memberanikan diri membuka pintu tersebut yang tidak terkunci. Dan Mario langsung menatap punggung Lery saat Lery sedang berdiri di depan jendelanya menatap keluar jendela yang terhubung dengan taman yang berada di samping halaman rumahnya yang begitu indah dan menyejukkan mata.


Kemudian Mario berjalan mendekat ke arah Lery. Dengan perasaan was-was dan dirinya sudah menyiapkan mental menghadapi kemarahan istrinya tersebut karena Lery sudah tahu siapa dirinya yang sebenarnya.


“Diamlah Mario. Itu sudah terlambat,” ucap singkat Lery yang masih di posisinya. “Keluarlah dari kamarku,” ucap Lery lagi sambil menahan air matanya karena apa yang baru saja dirinya katakan membuat hatinya sendiri sakit.

__ADS_1


“Lery aku memang salah. Tapi aku mohon dengarkan penjelasanku terlebih dahulu. Kenapa aku menyembunyikan ini dirimu dan dari semua orang,” ujar Mario sambil meraih tangan Lery dan menggenggamnya. “Tapi setelah aku mencintaimu. Aku coba ingin jujur kepada kamu. Tapi malam itu kamu sudah terlelap. Tapi aku akan menceritakan semuanya kepadamu sekarang,”


“Kamu jahat Mario,” ujar Lery yang tiba-tiba menangis sambil membalik tubuhnya dan memukul dada Mario, membuat Mario langsung membawa Lery ke dalam pelukannya dan Lery pun tidak menolak pelukan Mario, pria yang sekarang mengisi hatinya.


“Aku memang jahat Lery. Dan mulai sekarang aku akan berubah menjadi Mario yang baik hanya untukmu, wanita yang sudah mengisi seluruh hatiku. Aku rela kamu menghinaku tapi tolong maafkan aku ini. Dan tolong biarkan aku menjelaskan semuanya padamu dari mulutku sendiri,” ucap Mario dan Lery pun langsung menganggukkan kepalanya dalam pelukan Mario. “Jangan menangis lagi Lery. Aku tidak ingin air matamu ini jatuh sia-sia hanya karena manusia yang jahat seperti diriku ini,” ucap Mario lagi sambil menghapus air mata Lery.


“Katakanlah Mario aku ingin mendengarkan langsung dari mulutmu. Karena aku tidak ingin terjadi kesalah pahaman di antara kita lagi,”


“Baik aku akan menceritakan semuanya padamu. Tapi sebelum itu maafkan aku atas kejadian di malam itu. Aku sangat menyesal telah berbuat kasar kepadamu Lery,” ucap Mario dan Lery pun langsung menganggukkan kepalanya. Dan Mario langsung menceritakan tanpa ada yang ditutup tutupi sedikit pun.


“Jadi wanita itu...”

__ADS_1


“Jangan sebut namanya. Aku tidak ingin mendengarnya lagi. Karena hanya kamu yang ada di hatiku saat ini dan untuk selamanya,” ucap Mario memotong perkataan Lery sambil membelai wajah istrinya tersebut. “Apa kamu ingin menjadi ibu dari anakku?” tanya Mario membuat Lery langsung menangguk. “Terima kasih,” ujar Mario yang langsung mencium bibir Lery begitu pun Lery yang langsung membalas ciuman Mario hingga ciuman keduanya saling menuntut membuat Mario langsung membopong tubuh Lery menuju tempat tidur dengan bibir keduanya yang masih menyatu.


Bersambung..... besok lagi ya cuaca tidak mendukung 🤣🤣🤣🤣🤣🤣wkwkwkwkw


__ADS_2