
Dua bulan kemudian
Mario dan Lery menjalani hari-hari seperti sepasang suami sungguhan dan Lery juga tidak lagi menyembunyikan siapa Mario sebenarnya. Hari-hari dijalani keduanya penuh dengan kebahagiaan saat Lery tidak lagi memikirkan Brian berkat Mario yang bisa mengalihkan dunia Lery. Meskipun Lery belum sepenuhnya merubah sikapnya. Karena terkadang Lery masih suka menghina Mario tapi setelahnya dia meminta maaf. Dan Mario pun tak mempermasalahkan karena Mario tahu, Lery mungkin merasa kelelahan saat dirinya membagi waktu sebagai wanita karir yang masih mengurus perusahaannya dan juga sebagai seorang ibu. Seperti hari ini Mario dan juga Lery terlibat perdebatan hanya karena Mario mematikan ponselnya ketika ada yang menghubunginya saat Lery masuk ke dalam kamar. Dan Lery pun curiga dengan tingkah Mario.
“Mario jangan pernah menyembunyikannya apa pun dariku. Aku tahu kamu tadi sedang berbicara sangat mesra lewat sambungan ponsel. Dan apa ini? Ponsel kamu langsung dimatikan total,” ucap Lery sambil menunjuk ponsel Mario yang berada di tangannya.
“Apa kamu cemburu? Imut sekali istriku yang satu ini jika sedang cemburu,”
“Mario aku sedang tidak bercanda!”
“Aku juga tidak sedang bercanda. Kamu salah dengar mungkin. Kamu lihat aku sedang melihat film, mungkin yang kamu dengar suara yang ada di televisi. Oh iya ini film terbaru. Kita nonton bersama bagaimana? Ini kan akhir pekan dan kita habiskan akhir pekan dengan menonton film di kamar. Kalau kamu mau kita nonton film yang itu. Jadi kita bisa praktik bagaimana?”
“Mario!”
“Apa sayangku,” sambung Mario yang langsung menarik tangan Lery lalu membawa ke dalam dekapannya.
“Lepaskan!” ucap Lery sambil melepas pelukan Mario. “Aku lama-lama curiga dengan kamu. Jangan-jangan kamu punya wanita lain di luar sana,”
“Kenapa kamu berkata seperti itu? Apa kamu cemburu?” ledek Mario.
__ADS_1
“Tentu. Dan sudahlah aku sedang lelah dan butuh istirahat. Kamu keluarlah dari kamar jangan sampai aku terpancing dan mengatakan hal tidak-tidak kepadamu,”
“Baiklah,” sambung Mario yang langsung keluar dari kamar meninggalkan Lery sendiri.
Mario yang sudah berada di luar kamar langsung menghidupkan ponselnya. Dan tidak berselang lama ada panggilan masuk kemudian Mario langsung mengangkatnya sambil menuruni tangga dan memutuskan untuk keluar dari rumah.
*
*
*
Setelah sampai unit apartemen miliknya Mario langsung masuk ke dalam. Dan langsung menatap seorang wanita yang berpakaian minim sedang duduk di ruang tamu sambil tersenyum ke arah Mario yang baru masuk kemudian wanita tersebut langsung beranjak dari duduknya dan menghambur memeluk Mario.
“Aku sangat merindukanmu Mario sayang,” ucap wanita tersebut yang sekarang beralih melingkarkan kedua tangannya di leher Mario.
“Minggir!” tegas Mario sambil melepas tangan wanita tersebut.
__ADS_1
“Ada apa denganmu Mario? Kenapa kamu dingin sekali padaku? Apa salahku padamu?”
“Kamu tidak salah. Aku yang salah karena mencintai wanita seperti dirimu,”
“Apa maksudmu? Kenapa kamu berkata seperti itu Mario? Maaf jika selama di Italia aku jarang menghubungimu karena aku memang benar-benar sibuk. Aku datang jauh-jauh kemari hanya untukmu Mario. Meskipun libur musim panasku hanya satu minggu. Apa ini sambutan dirimu untukku Mario. Setelah sekian lama kita bersama?”
“Maafkan aku. Aku rasa hubungan kita sampai di sini saja. Fokuslah dalam karier kamu. Dan satu lagi aku sudah menikah,” jelas Mario membuat wanita yang berdiri tepat di hadapannya langsung tertawa kencang.
“Apa kamu sedang bercanda Mario? Tidak mungkin kamu sudah menikah karena hanya ada aku di hatimu,”
“Dulu tapi sekarang tidak lagi. Kamu tahu hati seseorang bisa berubah dengan berjalannya waktu. Dan itu yang sekarang aku rasakan. Maafkan aku tapi ini sudah keputusanku!”
“Siapa wanita yang sudah merebut hatimu?”
“Tidak perlu tahu. Tapi mulai sekarang aku harap kita sudahi saja hubungan yang tidak sehat ini. Kamu fokuslah dengan karier kamu. Dan jadilah model internasional yang kamu inginkan,”
“Aku sudah mencapai impianku. Dan sekarang impianku bersama denganmu dan juga....”
“Kami sudah bahagia tanpa adanya kamu!” tegas Mario memotong perkataan wanita tersebut kemudian dirinya langsung membalik badannya untuk keluar dari apartemen sebelum wanita tersebut memeluk erat Mario dari belakang.
Bersambung..............
__ADS_1