
“Mario!” teriak seorang wanita tidak jauh dari tempat Mario duduk dan Mario langsung menegakkan kepalanya menatap wanita tersebut yang sekarang berjalan menghampiri dirinya.
Plak plak
Tamparan keras mendarat mengenai kedua pipi Mario yang baru saja di layangkan wanita yang baru saja memanggil namanya. Dan orang yang sedari tadi membuntuti Mario menggunakan mobil.
“Dasar pria brengsek. Aku kira kamu berbeda dengan pria lainnya, tapi nyatanya sama saja. Kamu menuduh Lery yang bukan-bukan. Tapi ternyata kamu sendiri yang bermain gila di belakang Lery. Kamu tahu Lery begitu sedih karena kamu pergi dan meninggalkannya. Asal kamu tahu dia sampai menyusul kamu ke London untuk menjelaskan ke salah pahamman di antara kalian, saat dia tahu kamu kembali ke London. Tapi apa? Ternyata kamu berbohong dan kamu sedang bermesraan dengan wanita ini,”
Mario langsung mengerutkan keningnya mendengar perkataan wanita yang berada di depannya yang tak lain dan tidak bukan adalah Camel sahabat Lery. Meskipun Mario sudah lama tidak melihat Camel tapi dirinya masih mengingat sahabat Lery tersebut.
“Tunggu. Lery ke London?” tanya Mario untuk memastikannya. Tapi tidak ada jawaban dari Camel yang langsung menatap mama Merin yang sedang berdiri tepat di samping Mario.
“Oh jadi ini. Wanitamu Mario? Wow hebat juga dari sekretaris menjadi orang ketiga dari atasanmu sendiri sampai kalian memiliki anak dan Lery tidak tahu. Hebat sekali kalian berdua,” ucap sinis Camel sambil menatap mama Merin. “Menjijikkan sekali kau dasar wanita murahan,” ucap Camel lagi sambil melayangkan tangannya untuk menampar mama Merin tapi tangannya langsung di tahan oleh Mario.
__ADS_1
“Jangan pernah sentuh dia!” tegas Mario membuat Camel langsung tertawa.
“Wow hebat sekali kamu Mario. Kamu meninggalkan Lery hanya karena salah paham dan memilih wanita murahan seperti ini?”
“Jaga bicaramu!”
“Wow Mario. Sebesar apa cintamu pada wanita ini?” tanya Camel tapi tidak dihiraukan oleh Mario yang langsung menarik tangan Camel keluar dari sekolah Merin saat banyak pasang mata yang menatap ketiganya. “Mario lepaskan tanganku dasar pria brengsek!” teriak Camel dan Mario langsung melepas tangan Camel setelah menjauh dari sekolah Merin.
“Kamu tadi bilang Lery pergi ke London?”
“Achhh!” teriak Mario sambil memukul pohon dengan kencang yang berada di dekatnya hingga tangannya terluka, setelah mendengar perkataan Camel. Dan Mario langsung berteriak kembali sambil meraup wajahnya dan tiba-tiba terisak. Membuat Camel langsung menghampiri Mario.
“Mario,”
“Pergilah,” ucap Mario sambil menghapus air matanya.
__ADS_1
*
*
*
Sekarang disini Mario dan Camel berada di sebuah kafe yang tidak jauh dari sekolah Merin. Saat sebelumnya Mario memutuskan ingin menceritakan kehidupan pribadinya kepada Camel sahabat Lery. Agar Camel pun tidak salah paham kepadanya.
“Terima kasih Camel,” ucap Mario saat Camel baru selesai mengobati luka di tangannya.
“Jadi sebelum kalian salah paham seperti ini. Kamu juga ingin menceritakan kehidupan pribadi kamu kepada Lery?” tanya Camel saat sebelumnya Mario menceritakan kehidupan pribadinya tanpa ada yang di tutup tutupi lagi membuat Mario langsung mengangguk.
“Dan aku menyesal telah mengatakan hal buruk kepada Lery malam itu. Dan aku sudah berbuat kasar kepadanya,” sesal Mario sambil menghembuskan nafasnya kasar saat mengingat kembali kejadian di malam itu.
“Dan aku juga menyesal telah berbicara kasar pada Maria tadi. Karena aku begitu emosi saat melihat kamu begitu dekat dengan dia dan ada anak kecil di antara kalian. Aku pikir itu anak kamu dan juga Maria,” ucap Camel setelah Mario menceritakan siapa Maria sebenarnya. “Dan Merin itu anak kamu dengan...”
__ADS_1
Bersambung saja lah🤣🤣🤣🤣🤣🤣