Twince LA

Twince LA
Bahagia Bersama


__ADS_3

"Hay girl" sapa Erlan dengan senyum manisnya ketika melihat sang pujaannya mendekat ke arahnya.


"Hay" jawab Tisha.


"Maaf engga kabarin dulu, mau pulang bareng?" tanya Erlan dan diangguki oleh Tisha.


"Gue gimana?" tanya Sailendra.


"Pulang sendiri lah, biasanya juga pulang sendiri pak bos" kata Tisha dan meninggalkan Sailendra untuk masuk ke dalam mobilnya setelah memberika kunci mobil kepada Erlan.


"Lah" katanya sambil cengo melihat Tisha dan Erlan meninggalkan sekolah SMA SATYA.


Melihat itu Sailendra menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan Sailendra pun menghampiri mobilnya.


"Bahagia selalu queen" lirih Gema dengan senyumannya ketika melihat Tisha dengan Abay yang sudah meninggalkan sekolah.


Setelah pertandingan tadi Gema dan kedua temannya memang tidak ke kelas, Gema lebih memilih pergi ke rooftop untuk menenangkan hatinya.


"Sabar bro" kata Niko sambil menepuk pundak Gema.


Gema menarik nafasnya panjang, "jatuh cinta yang sesungguhnya adalah mengikhlaskan orang yang kita cintai bersama dengan orang yang dia cintai, bukan?" tanya Gema dengan masih melihat mobil Tisha.


Niko tersenyum mendengarnya dan menganggukkan kepalanya, "ya lo bener, jatuh cinta yang sesungguhnya itu kita harus bisa mengikhlaskan dia bersama orang yang dia cintai. Kita sebagai pria harus bisa bukan merelakan semuanya? Biar semua orang tau buka cewe aja yang bisa ikhlas, tapi cowo juga ada titik dimana harus ikhlasin cewenya sama cowo yang dia cintai"


"Tapi gue tau ikhlas itu susah, walaupun gue belum pernah rasain" timpal Reno yang mendekat ke arah kedua temannya.


"Lo jangan sampe kaya kita yang harus relain cewe yang elu cintai buat orang lain" jawab Gema.

__ADS_1


"Tapi jangan terlalu ambisius juga" lanjut Gema.


"Intinya kalau lo suka dia, lo cari tau dulu dia suka atau engga sama elo, kalau engga suka meningan elo tinggalin aja deh jangan terlalu di kejar, nanti elu juga yang terluka" jelas Niko.


"Beruntung ya gua punya temen kaya kalian yang suka di sakitin sama cewe" celetuk Reno yang membuat kedua temannya mendelik ke arah Reno.


Plak.. Niko menggeplak kepala Reno.


"Congor lu tuh minta di tojos" kata Niko dan mereka bertiga pun kembali duduk di kursi.


Reno menggaruk kepalanya yang tidak gatal, "sorry" katanya.


...****************...


"Apa kabar girl?" tanya Erlan sambil menyetir mobil milik Tisha.


Tisha melihat ke arah Abay, "baik om" jawabnya sambil terkekeh. Abay yang mendengarnya juga terkekeh di buatnya.


"Kamu gimana kabarnya?" tanya balik Tisha.


"Seperti yang kamu lihat, aku baik-baik aja" jawab Erlan dengan wajah tampannya.


Tisha tersenyum melihatnya, "kamu kok kaya ada yang beda ya" kata Tisha sambil melihat Erlan dari atas sampe bawah.


Seakan mengerti arah pembicaraan Tisha, Abay pun terkekeh, "apa hayo?" tanyanya.


"Hem apa ya?" tanya Tisha sambil melihat ke arah Abay.

__ADS_1


"Hayo apa hayo?" tanyanya.


"Kayanya dari style kamu deh yang berubah" tebak Tisha.


Mendengar itu Abay kembali terbahak-bahak dibuatnya.


"Iya kan bener ya?" ledek Tisha sambil ikut tertawa terbahak-bahak.


Abay masih tertawa di buatnya karena merasa malu, "hahaha iya" jawabnya sambil menganggukkan kepalanya.


Tisha tetep tertawa di buatnya, "bahagia gue emang sama elo, Bay" gumam Tisha ketika melihat tertawa bersama.


"Adududuh om gue kenapa jadi ABG begini dah" ledek nya sambil menoel dagu Abay.


"Hahaha kenapa ya?" tanyanya pura-pura engga tau, padahal dirinya sangat malu untuk mengutarakan alasannya.


"Takut aku di ambil orang ya om" tebak Tisha dan kembali diangguki oleh Erlan, dan kembali membuat mereka tertawa terbahak-bahak.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Maaf ya cuma sedikit doang updatenya, soalnya aku lagi di luar gengs🙏 kalau di entar entar takutnya kemaleman ke kaliannya🤗 happy Reading ❤️


__ADS_2