Twince LA

Twince LA
Geng Motor


__ADS_3

"Kamu beneran udah sehat, de?" tanya Kalan kepada Tikha yang akan masuk sekolah hari ini.


"Iya bang, Ikha udah sehat beneran ko" jawabnya dan diangguki oleh Kalan.


"Selamat pagi anak-anaknya daddy dan mommy" sapa kedua pasangan suami istri itu.


"Pagi daddy, pagi mommy" jawab ke empat anaknya secara bersamaan.


Mommy Adin dan daddy Ardi pun tersenyum dan menciup pucuk kepala sang anak satu-satu.


"Tikha kamu udah yakin masuk hari ini, sayang?" tanya daddy.


Tikha mengangguk, "benar dad" jawabnya dan daddy pun menganggukkan kepalanya.


"Pagi" teriak Zahra membuat keramaian di pagi hari, membuat Nathan akan tersedak dibuatnya.


"Pelan-pelan dong" kata mommy melihat anaknya akan tersedak.


"Iya mom, maaf" cicit Nathan dan diangguki oleh mommy.


Nathan melihat ke arah Zahra, "Ara" panggil Nathan dengan ketus.


Zahra nyengir kuda di buatnya dan mengangkat tangannya membentuk huruf V, "maaf" ucapnya.


"Ngapain lo pagi-pagi kesini?" tanya Nathan ketus.


"Emang engga boleh?" bukannya menjawab justru Zahra malah berbalik tanya kepada Nathan.


"Enggak!" judesnya.


"Eh udah kenapa jadi ribut gini, ayo Ara duduk sarapan dulu" kata mommy menengahi.


"Iya mom" jawab Zahra dan menjulurkanidahnya kepada Nathan.


Mereka pun sarapan bersama.


"Loh kok banyak motor yang parkir?" tanya Tikha yang terkejut ketika sudah banyak motor yang terparkir di halaman rumahnya.


"Udah kaya geng motor aja"


Berbeda halnya dengan Tikha yang terkejut dengan kedatangan beberapa motor di halaman rumahnya, keluarga yang lain tampak biasa saja, karena ini adalah salah satu permintaan dari sang daddy yang ingin Tikha di jaga oleh para saudaranya.


"Ini daddy yang minta" jawab Tisha.

__ADS_1


"Kha bareng abang berangkatnya ya, Tikha mau naik motor apa mobil?" timpal Kalan.


"Motor aja bang, bareng sama yang lain" jawab Tikha dan diangguki oleh Kalan.


Kalan pun berjalan ke arah parkiran khusus kendaraan yang ia miliki, karena di rumah utama Wijaya memiliki parkiran masing-masing untuk kendaraannya.


"Tikha ke daddy dan mommy dulu" pamitnya kepada Tisha dan diangguki oleh Tisha.


"Gila sih ini kaya di novel-novel banyak banget motornya" ucap Ara dengan berdecak kagum.


Mereka semua melihat ke arah motor sport yang masuk dari arah luar, Tisha menyipitkan matanya seperti kenal dengan sosok seorang yang masuk ke dalam halaman rumahnya.


"Abay" ucapnya ketika penglihatannya sudah jelas siapa yang masuk ke dalam halaman rumahnya dan bergabung dengan para sepupu yang lain.


Ya itu adalah Abay, tunangan Tisha yang memang sengaja datang untuk menjemput Tisha dan mengantarkannya ke sekolah sebelum dirinya berangkat ke kantor.


Seperti pertama kali bertemu dengan Tisha, Erlan hanya memakai kemeja lengan panjang yang digulung sampai sikutsikut dan tak lupa d padupadakan dengan jaket jeans nya.


"Sayang" panggilnya.


"Ah sarapan pagi ku" celetuk Ara dengan menutup matanya karena tak kuasa melihat ke romantisan pasangan yang ada di hadapannya kini.


"Daddy dan mommy dimana?" tanya Erlan.


"Masih di dalam, tapi sebentar lagi juga keluar" jawab Tisha dan diangguki oleh Erlan.


"Ayo berangkat" ajak Kalan dengan sudah siap di atas motornya.


"Kuy" teriak Ara dengan sangat antusias.


"Bang Nath ayo dong" ajak Ara, Nathan dan Ara memang akan selalu satu motor entah saat berangkat atau saat pulang atau bahkan saat pergi dan juga pulangnya.


"Daddy, mom, saya pamit antar Tisha ke sekolah" izin Erlan kepada kedua orang tua Tisha.


Daddy dan mommh menganggukkan kepalanya, "Hati-hati nak" ucapnya dan diangguki oleh Erlan.


Erlan pun naik ke motornya, "sini" katanya dan Tisha pun menganggukkan kepalanya.


Sebelum naik ke motor Tisha mencepol rambutnya terlebih dahulu, membuat Erlan semakin di buat jatuh cinta dengan kecantikan yang di miliki oleh sang tunangan.


"Sini aku pakein helmnya" kata Erlan dan diangguki oleh Tisha dengan memberikan senyum manisnya.


"Cantik banget sih tunangan aku" ceplos nya dengan mencubit pelan pipi Tisha.

__ADS_1


"Oh astaga" teriak Ara dengan hebohnya.


"Om ganteng mau juga dong" teriak Reysha yang berada di belakang Sailendra karena Ardan sudah ada Kia di belakangnya.


"Telat nih woy" teriak Sailendra membuat semua orang tertawa di buatnya.


Berbeda halnya dengan kedua insan yang sedang menjalin asmara ini, wajah Tisha dan juga Erlan memerah karena malu.


"Pake ini untuk tutupin kaki kamu nantinya" kata Erlan dengan memberikan jaket jeans nya"


"Makasih" ucapnya dan Tisha pun naik ke motor milik Erlan.


"Ara cepet naik, mau di tinggal?" tanya Nathan dengan nada yang sama seperti setiap harinya selalu cuek.


"Ih Nathan sabar dong" katanya dan Ara pun naik ke motor Nathan.


Begitu oun dengan Tikha yang ikut naik ke motor milik Kalan, si abang tampannya itu.


Kini sudah ada lebih dari 10 motor sport. yang berada di halaman rumah utama Wijaya.


Di motor pertama sudah ada Kalan dan juga Tikha, motor ke dua sudah ada Erlan dan juga Tisha, motor ketiga sudah ada Ardan dan juga Kia, motor ke empat sudah ada Sailendra dan juga Reysha, motor ke lima ada Nathan dan juga Ara, dan empat motor tanpa pasangan seperti Miko, Zayn, Ezra dan Uxio dan beberapa anggota king zeus lainnya.


Sailendra memang sengaja membawa ke tiga temannya dan beberapa anggota King Zeus untuk berjaga-jaga, ya walaupun mereka pandai berkelahi namun sangat sulit jika sudah membawa seorang wanita, apalagi wanita yang mereka bawa tidak pandai berkelahi, hanya Tisha sajalah yang pandai berkelahi, membuat Sailendra mengambil keputusan membawa anggota inti Zeus dan beberapa anggota King Zeus.


Lebih dari 10 motor sport itu pun memberikan klakson secara pamit kepada kedua orang tua Twince.


Daddy dan mommy pun menganggukkan kepalanya sambil tersenyum melihatnya.


...****************...


Lihatlah betapa tidak irinya semua orang yang melihat beberapa motor berjalan secara beriringan, siapa yang tidak mau di istimewakan seperti itu?


Semua wanita pun ingin di istimewakan seperti itu, dimana mereka berpasang-pasangan di setiap motor, walaupun hanya satu motor sajalah yang memang real pasangan memiliki hubungan.


Oh good author juga pengen gitušŸ˜‚


Pertama lebih dari 10 motor sport itu pun sampai di sekolah Nathan dan juga Ara.


Lihatlah mereka semua yang melihat kedatangan Nathan dan Ara yang di antar oleh lebih dari 10 motor sport itu.


Sejak di perjalanan tadi Ara tak henti-hentinya membuat video untuk di upload di akun media sosial milikny.


Menurutnya ini adalah hal yang sangat langka, tidak satu bulan atau satu tahun sekali seperti ini, maka momen seperti ini harus di abadikan.

__ADS_1


Tak lupa Nathan memberikan klakson kepada motor yang lain sebelum dirinya masuk ke parkiran SMP SATYA.


"Liat geh si Nathan sama si Ara keren banget woi dianter sama banyak motor sport anjirr gue mau" celetuk salah satu siswi SMP.


__ADS_2