Twince LA

Twince LA
GPS


__ADS_3

"Kayanya si bos suka sama lo, Kha" celetuk Kenan kepada Tikha.


Dug... Kaki Lio menendang tepat sasaran kepada kaki Kenan.


"Assh" ringis Kenan dan menatap Lio yang sedang menatapnya dengan tatapan yang tajam.


Kenan tertawa, "sorry bos" ucapnya.


"Jangan bilang next couple itu elo, Li" timpal Reysha.


"Engga lah" jawab Tikha dengan cepat, berbeda halnya dengan Lio yang tampak sedang mencerna dengan baik perkataan Reysha.


"Kuy kuy pulaaang" ucap Reysha.


"Lo engga apa-apa pulang naik motor gue, Rey?" tanya Agas kepada Reysha.


"Ceileh udah jadian panggilannuya masih aja Lo-gue" celetuk Kenan.


"Kaya Tikha dong, Tikha aja lembut, aku - kamu" timpal Elvana.


"Emang kalian berdua apa?" tanya Reysha kepada Elvana.


"Aku Kamu" jawab Elvana.


"Hah?" kata Kenan dengan mata yang masing melongo.


"Kemasukan lalat baru tau loh" ucap Rendra.


Kenan melihat ke arah Rendra, "gue belum pernah denger Ren lo bilang aku - kamu"


"Engga usah banyak bacot njir" ketus Rendra.


"Ayo kita pulang" ajak Agas untuk memberhentikan perkelahian yang akan di mulai.


"Ayo" jawab Reysha dengan menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Reysha dan yang lainnya pun berjalan keluar dari kelasnya, untuk pulang ke rumah masing-masing, sekolah kini sudah sepi, karena jam pulang sekolah sudah dari tiga puluh menit yang lalu.


"Sini aku pakein helmnya" kata Agas.


"Hah?" kata Reysha nge-lag.


Reysha terbengong ketika mendengar panggilan aku-kamu dari Agas.


"Kenapa hem?" tanya Agas yang melihat wajah bingung snag kekasih.


"Kamu harus udah terbiasa dengan panggilan itu sekarang, sayang" lanjut Agas yang mampu membuat wajah Reysha bersemu merah di buatnya.


"A... aku"


"Gitu aja susah" kata Agas sambil terkekeh.


"Udah aman, ayo naik. Aku anterin kamu pulang" kata Agas.


"Eh I... iya" jawab Reysha dengan wajah salting nya.


Sama halnya dengan couple Agas dan Reysha, begitu pun dengan couple Rendra dan juga Elvana, "kenapa kamu selalu gemesin?" tanya Rendra kepada Elvana yang mampu membuat Elvana kembali bersemu merah.


"Ih apa sih kamu, nyebelin banget" kata Elvana dan membuat Rendra terkekeh.


"Udah ayo pulang" ajak Rendra kepada Elvana, karena mereka sudah siap.


Kini Elvana tidak percaya dengan Rendra, kenapa? Karena yang Elvana tau Rendra adalah pria pemilik sikap dingin yang sangat amat dingin, satu kelas menyebut Rensra dengan sebutan kulkas tiga pintu. Namun, Elvana melihat sisi lain dari seorang Rendra, bisa di bilang bukan seperti Rendra, Rendra sangat berbeda ketika berada bersama dengan teman-temannya dan berada bersama dengan dirinya.


Rendra ketika bersama dengan teman-temannya akan mengeluarkan sikap dingin, cuek dan cool, namun jika sudah bersama dengan Elvana, Rendra akan banyak bicara dan selalu tidak ingin berjauhan dengan Elvana.


Saat hubungan mereka belum di ketahui oleh siapapun, Rendra lebih sering banyak marah-marah kepada Elvana, karena Rendra harus bersikap seolah tidak memiliki hubungan dengan Elvana, namun kini ketika semuanya sudah pada tau tentang hubungan mereka, membuat Rendra leluasa untuk berdekatan dengan sang kekasih Elvana.


"Apa gue harus punya cewe juga?" tanya Kenan pada diri sendiri ketika melihat kedua temanya di tambah dengan Agas yang berboncengan dengan para cewenya.


Kenan menggelengkan kepalanya, "engga deh, punya cewe itu ribet" katanya lagi dan menyalakan mesin motor milik Lio untuk mengikuti mobil Tikha.

__ADS_1


"Kamu engga apa-apa anterin aku?"


Lio tersenyum dan mengangguk, "engga apa-apa kok"


...****************...


"Lo bener baik-baik aja kan Xio?" tanya Ezra kepada Uxio yang berada di belakangnya.


"Santai Zra, gue baik. Lo kenapa malah jadi kek cewe alay?" tanya balik Uxio.


"Gue khawatir sama lo bego! Gue tau pukulan si bos segimana kuatnya, apalagi kalau si Lendra yang bogem, bukan maen tuh"


Uxio mengangguk membenarkan, "tapi gue engga apa-apa"


"Ya gue percaya"


...****************...


"Bos Sailendra sudah di jalan akan ke sini" bisik Angga kepada Erlangga.


Erlangga mengernyitkan dahinya, "ngapain?"


"Dafa"


"Tau tempat ini dari mana?"


"Saya tidak tahu bos"


"Cari tau sekarang juga!"


"Geledah semua barang milik mereka!" perintah Erlangga.


"Baik bos" jawab anak buah Erlangga dengan patuh.


"Bos saya menemukan ini di ponsel milik Dafa, sepertinya ini GPS yang di pasang di ponsel Dafa" jelas Angga.

__ADS_1


Erlangga yang mendengarnya pun mengumpat, "shiit! pantes mereka tau tempat ini" decak nya.


__ADS_2