Twince LA

Twince LA
ZEUS


__ADS_3

*Ckiit...


Jedug*..


"Ash.. " ringis Tisha ketika Sailendra berhenti secara mendadak.


"Lo bisa bawa motor gak sih Len?" ketusnya.


"Sorry sorry, gue engga sengaja"


"Lagian tuh motor siapa sih ngalangin jalan kita?" tanya Tisha kepada Sailendra ketika melihat sudah ada dua motor yang menghalangi jalan mereka.


Sailendra tak menjawab pertanyaan dari Tisha, Sailendra tidak ingin Tisha tau tentang dirinya selama ini yang selalu menutup rapat tentang musuh-musuhnya.


"Ck, mau apa lagi sih mereka? Cari masalah mulu deh kerjaannya. Mana gue lagi bawa si Tisha lagi" gerutu Sailendra dalam hati.


Prok.. Prok.. Prok... Tepuk tangan dari salah satu pria yang berada di atas motor yang menghalangi jalan Sailendra.


"Engga nyangka gue ternyata lo bisa juga bawa cewe" ledek pria tersebut.


Sailendra membuang nafasnya kasar kemudian mematikan mesin motornya dan membuka kaca helmnya "girls, jangan lo buka helm lo, dan jangan turun dari motor ini apapun yang terjadi!" ucap Sailendra dengan tidak menyebutkan nama Tisha.


"Kenapa si Len?"


"Bisa nurut dulu aja engga?"


"Oke oke"


Setelah mendengar jawaban patuh dari Tisha, Sailendra membuka helmnya "mau apa lo halangin jalan gue?" tanya Sailendra dengan nada sengit.


"Wih santai dulu bro" jawab pria tersebut dengan turun dari motornya.

__ADS_1


Sailendra tetap waspada dengan gerak-gerik musuhnya saat ini.


"Gue cuma mau tau kabar lo aja" ucapnya santai.


"Engga usah bada-basi deh lo. Lo bisa liat sekarang gue baik-baik aja 'kan? Jadi lo jangan halangin jalan gue, sekarang lo minggir!" perintah Sailendra dengan tegas dan segera memakai helmnya kembali.


"Awww... Ngerih" ledek pria tersebut membuat ketiga temannya tertawa.


"Hai cantik, boleh kenalan engga?" tanya pria itu lagi.


"Jangan berani-berani lo nyentuh dia!"


"Kayanya engga bisa deh, soalnya cewe yang sama lo pasti cantik, diliat dari kaki dan tangannya yang putih"


"Jangan bikin gue murka! Inget lo pernah kalah dari gue, Fandra!" ucapnya lagi dan menyalakan mesin motornya.


"Dia sombong bro" obrolannya dengan temannya.


"Boleh dong minta nomornya"


"Gue bilang engga usah lo deketin dia, sekali aja lo deketin dia atau sampe lo sentuh dia, lawan gue!" ancam Sailendra.


"Pegangan yang kuat, girls" perintah Sailendra dan kemudian menjalankan motornya dengan kecepatan maksimum agar bisa lolos dari Fandra dan teman-temannya.


"Ck, apa gue harus bangkitin King Zeus lagi?" gumam Sailendra dalam hati.


"Gue harus omongin ini sama yang lain" putus Sailendra.


"Anjir, lo bisa pelan-pelan aja engga bawa motornta, Len" gerutu Tisha.


"Lo kaya engga pernah bawa motor kaya gini aja sih Sha, biasanya juga bawa motor kaya setan"

__ADS_1


"Ck, gue ngerih anjir. Lagian itu siapa sih Len? Emang lo punya musuh? Dan lo kenapa bisa bilang kalau mereka pernah kalah dari lo?" rentetan pertanyaan dari Tisha.


"Masa lalu Sha, udah meningan lo diem aja deh gue mau fokus bawa motor nih, kalau sampe kita kecelakaan, yang di salahin pasti gue 'kan?"


Plak.. Tisha menggeplak helm Sailendra "iyalah lo yang di salahin, masa gue? Yakan lo yang bawa motornya"


"Yaudah sekarang lo diem aja, gue mau fokus dulu" kata Sailendra dan diangguki oleh Tisha.


KING ZEUS adalah nama geng motor yang di ketuai oleh Sailendra Saputra Wijaya yang di singkat menjadi KZS dengan gambar mahkota di atas huruf Z, Sailendra bukanlah seorang mafia dirinya hanya geng motor biasa tetapi geng motor milik Sailendra yang paling terkenal dan di takuti oleh geng motor lain.


ZEUS sendiri singkatan dari 4 anggota inti, pertama ada Z**afar Zayn Malik, Ezra Emyr Rahabian, Uxio Haaziq Visko dan Sailendra Wijaya**. Sebenarnya Sailendra lah ketua dari geng Zeus ini, tetapi karena permintaan dari Sailendra yang tak ingin di ketahui identitasnya maka dari itu nama Zayn lah yang pertama agar mereka menganggap bahwa Zayn lah ketua dari geng Zeus ini. Zeus memiliki 30 anggota dan 4 anggota inti, mereka semua adalah anak-anak motor atau anak-anak jalanan yang suka di tolong oleh Zeus, karena kebaikan yang di lakukan oleh Zeus akhirnya mereka semua meminta untuk membuat sebuah geng dan meminta tempat atau yang biasa mereka sebut dengan 'markas' untuk mereka beristirahat. Awalnya Zeus tidak menerima permintaan dari mereka karena menurutnya itu sangatlah sulit mengingat bahwa Zeus masih remaja belum bekerja. Bagaimana untuk makan mereka? Tempat tinggal yang seperti apa? Zeus sempat menolak, tapi karena kegigihan mereka dalam meyakinkan anggota inti Zeus akhirnya Zeus menerima usulan mereka dengan syarat tidak ada yang boleh bermain kekerasan terlebih dahulu, jika musuh menyerang lebih dulu barulah kalian melawan, ajaklah untuk jalan damai terlebih dahulu untuk menyelesaikan sebuah masalah.


Dari situ terbentuklah King Zeus, dengan menggunakan tempat yang di beli dari hasil kumpulan uang anggota inti Zeus, walaupun tak begitu besar setidaknya tempat itu layak untuk mereka semua. Anggota yang lain ada yang sudah bekerja walaupun hanya sebagai OB atau pekerjaan biasa yang penting halal dengan bantuan Zeus tentunya, tetapi itu sudah membuat mereka semua menjadi pria yang bertanggung jawab. Ke 30 anggota tersebut sangat menjaga anggota inti, sangat patuh dan sangat menghormati mereka.


Satu tahun yang lalu Sailendra meminta mereka untuk membubarkan King Zeus karena dirinya yang harus fokus kepada sekolahnya, ke tiga puluh anggota tersebut sangat tidak setuju akan hal itu, karena mereka bisa seperti ini juga berkat Zeus.


Setelah berfikir panjang Sailendra tetap ingin membubarkan geng motor miliknya tetapi tetap dengan syarat dirinya akan selalu menghubungi mereka jika dalam kesulitan dan akan mengembalikan Zeus lagi jika waktunya sudah tepat, mendengar hal itu seluruh anggota mengangguk setuju. Memang mereka itu harus ada syaratnya terlebih dahulu agar menyetujuinya.


***


"Mom, apakah kita akan pulang sekarang?" tanya Kalan kepada sang mommy ketika sudah berada di dalam mobil untuk kembali ke mansion.


"Tidak, mommy dan daddy akan pulang nanti setelah melihat perkembangan dari Erlan ada kemajuan nak" jelasnya dan di angguki oleh Kalan.


"Apa kalian bertiga akan kembali ke Paris?" tanya mommy.


"Besok pagi kami akan kembali ke Paris mom, maaf kami tidak bisa berlama-lama menemani mommy dan daddy, mengingat pekerjaan kami pun sangat menumpuk. Kami sudah rindu Indonesia, mom" jelas Kalan.


"Baiklah, ingat kalian butuh istirahat, jika sudah lelah istirahat walau sebentar. Kalian manusia bukan robot".


" Iya mom kami mengerti" jawab Kalan, Miko dan Ardan secara bersamaan.

__ADS_1


"Good boy" puji mommy Adin sambil tersenyum ke arah ketiganya.


__ADS_2