
Tring... Satu notifikasi masuk pada ponsel milik Tisha.
"Tuh ada satu notifikasi masuk ke ponselmu" katanya dengan melirik sekilas ke arah ponsel milik Tisha, sudah di pastikan notifikasi tersebut adalah pesan masuk dari Gema yang pasti mencari Tisha di sekolah. Mengingat perbedaan waktu yang sangat jauh antara Indonesia dan juga London.
"Biarin aja" jawabnya dengan masih menelusup pada pelukan Tikha.
"Tenangkanlah diri kamu terlebih dahulu, Sha. Ayo kamu mandi dulu baru setelah itu kamu istirahat, aku tau kamu pasti snagat lelah menghadapi hari ini yang sangat menguras hati dan juga pikiran.
"Iya" jawabnya dan melepaskan pelukannya dari Tikha.
...****************...
Pagi pagi sekali di Indonesia terlihat sudah seorang bad boy SMA SATYA sedang bersiap dengan seragamnya yang sudah wangi dan rapih itu.
Senyum terus terpancar dari wajah tampan seorang Gema Putra Dermawan anak sulung dari Chandra Dermawan dan Sintia Saraswati Dermawan.
"Tumben amat lu rapih kak" ledek Galih anak bungsu dari Chandra dan juga Sintia.
"Dih masalah buat lo?"
"Aneh aja sih, lo sakit?"
Gema yang mendengarnya pun menjitak kepala snag adik "asal aja lo!" ketusnya.
"Dih"
"Bunda, bunda!" panggil Galih.
"Loh kok panggil bunda, mau apa?"
"Bodo amat" jawabnya sambil menjulurkan lidahnya.
"Iya sayangnya bunda ada apa, hem?"
"Bunda liat deh anak sulung bunda lagi KASMARAN" ledek Galih dengan menekan kata KASMARAN.
Gema mendelik "engga bun, bohong tuh dia!"
Bunda mendekat ke arah anak sulungnya sambil mencari-cari ke anehan dari sang anak "bun.. bunda mau apa?" tanyanya gerogi ketika sang bunda mendekat ke arahnya.
Bunda menatap sang anak yang dimana Gema pun menatap bundanya "kamu lagi kasmaran sama siapa,kak?" tanyanya.
Gema menautkan alisnya "engga sama siapapun bun, bunda 'kan tau kalau aku engga pernah deket sama cewe, engga kaya itu tuh" tunjuknya kepada Galih.
"Dih, gue?" tunjuknya pada diri sendiri.
"Iya emang elo! Elo kan playboy cap kuda ternak!" ledeknya.
"Mata lu!"
"Eh udah udah kenapa kalian yang jadi ribut sih" lerai sang bunda.
"Jadi kakak lagi suka sama siapa?" tanyanya lagi pada ana sulungnya.
"Engga bun"
"Jangan bohong ah, ini kok wangi banget terus rapih banget. 'kan engga biasanya kakak kaya gini" jelas sang bunda.
Gema mengaruk tengkuknya yang tidak gatal "aku laper bun" ngelesnya.
"Dih ngeles" ledek Galih sambil terkekeh.
__ADS_1
"Yaudah ayo sarapan, ayah juga udah nunggu kalian dari tadi tuh di meja makan"
Gema tersenyum dan menganggukkan kepalanya, "ayo bun" ucapnya sambil menggandeng tangan sang bunda.
"Tapi kamu punya hutang cerita ya sama bunda" katanya.
"Iya bun iya" jawabnya.
"Awas lo!" ketus Gema kepada sang adik.
...****************...
"Seneng banget lo di rooftop, Gem" ucap Niko.
"Karena disini pertama kalinya gue bisa liat dia dalam jangka waktu yang lama" jawab Gema.
"Tisha?" tanya Reno dan mendapatkan sebuah anggukan dari Gema.
"Gue mau ke kelasnya dulu deh" kata Gema sambil bangun dari duduknya dan diikuti oleh Niko dan juga Reno.
...****************...
"Loh kok engga ada ya?" tanyanya kepada Niko dan juga Reno ketika tidak melihat Tisha.
"Eh ada ka Gema" kata Ayumi sambil merapihkan rambutnya.
Gema menaikkan satu alisnya karena dirinya bingung siapa wanita ini, dan kenapa bisa kenal dengan dirinya.
"Aku Ayumi, teman sekelasnya Tisha" jawab Ayumi yang mengerti arti tatapan dari Gema. Lihatlah apapun akan Ayumi lakukan untuk mendapatkan hati pria pujaannya, dirinya sampai mau mengakui bahwa dirinya adalah teman sekelasnya Tisha pada kenyataannya Ayumi adalah musuh sekelasnya Tisha and the geng.
Merasa dirinya tak kenal dengan wanita ini Gema mendiamkan dirinya, karena Gema tidak melihat wanita ini selalu bersama dengan Tisha, pujaannya! Yang ia tahu Tisha selalu bersama dengan kembarannya, Reysha, Sailendra, Agas dan Elvana! Ya Elvana yang kini hanya ada Elvana yang ia kenal di kelas itu sebagai teman baiknya Tisha.
Gema berjalan mendekat ke meja Elvana yang sedang sibuk bermain ponsel dan meninggalkan Ayumi yang nampak sedang menahan emosinya karena sudah di diamkan Oleh pujaan hatinya.
Elvana yang sedang bermain ponsel pun mengangkat kepalanya karena merasa ada yang memanggilnya.
"Ka Gema, Ka Niko, Ka Reno" panggilnya.
Ketiganya tersenyum dan Elvana pun bersiri dari duduknya "ada apa ya kak?" tanyanya dengan lembut. Karena dari keempat sekawan itu yang paling lembut adalah Elvana walaupun kini sedikit absurd karena sering bergaul dengan Twince dan juga Reysha.
"Em.. Tisha kemana ya?" tanyanya to the point.
"Oh Tisha. Tisha, Tikha, Reysha sama Sailendra izin engga masuk kak untuk hari ini dan beberapa hari ke depan" jelasnya.
"Kenapa?"
"Katanya sih ada urusan keluarga yang engga bisa di tinggal gitu kak" jujurnya, karena Elvana hanya mendapatkan informasi seperti itu ketika bertanya kepada Reysha.
Gema menganggukkan kepalanya "oke makasih ya"
"Oke kak sama-sama"
Gema mengangguk setelah mendapatkan jawaban dari Elvana dan pergi meninggalkan kelas Tisha untuk kembali ke rooftop.
...****************...
📩 Gema Putra Dermawan
Kamu kemana?
Ko engga masuk?
__ADS_1
Mau masuk lagi kapan, Sha?
"Galau ya pak?" ledek Reno ketika melihat Gema kembali menutup matanya ketika sudah mengirimkan pesan kepada Tisha.
"Kenapa engga lo chat sepupunya aja?" timpal Niko ketika melihat tak ada balasan apapun dari Tisha.
Mendengar perkataan dari Niko, Gema kembali membuka matanya "iya juga, kenapa engga gue chat si Zahra aja" monolognya dan kembali mengambil ponselnya untuk mencari akun media sosial milik Zahra. Gema memang tidak memiliki nomor Zahra, tapi ia sudah saling follow dengan Zahra, jadi memudahkan dirinya untuk bertanya tentang Tisha kepadanya.
Jika kalian berfikir kenapa tidak kepada Kalan, Tikha atau Sailendra saja? Jawabannya karena mereka masih belum percaya kepada Gema, apalagi Kalan yang masih memiliki masalah dengan Gema.
"London?" monolognya ketika melihat status Zahra yang memotret keadaan di luar ketika berada di dalam mobil tanpa caption namun Zahra menyematkan lokasi pada foto tersebut.
"Mereka di London?" tanya Niko.
Gema mengangguk "iya"
"Jauh banget" celetuk Reno.
"Kaya engga pernah kesana aja deh lo!" ketus Niko.
"Maksud gue, perbedaan waktu juga jauh, jadi wajar aja kalo chat lo engga di bales sama si Tisha" jelasnya.
"Iya juga, jadi gue juga buat apa kirim pesan ek si Zahra? Percuma 'kan? Dia juga pasti engga akan bales"
"Coba aja, engga ada salahnya 'kan kalau coba?" tanya Niko.
"Oke gue coba, siapa tau dia masih hidup belum ke alam mimpi" kata Gema.
^^^📩@gemaptr.dermwn^^^
^^^Hai Zahra👋^^^
5 menit kemudian
"Eh di lihat" ucap Gema ketika melihat ada tulisan di lihat satu detik yang lalu dan tak lama berubah menjadi kata 'mengetik'
📩@zahrafariz_cntya
Hai juga kakak ganteng👋
Mau nanyain kak Tisha ya?
^^^📩@gemaptr.dermwn^^^
^^^Eh tau aja nih Zahra, iya kakak mau nanyain Tisha.^^^
^^^Tisha lagi sama kamu engga?^^^
📩@zahrafariz_cntya
Tau dong, aku kan perinya kakak😁
Aduh maaf kak, aku lagi engga sama kak Tisha. Kak Tisha ada di kamar sebelah sama kak Tikha.
^^^📩@gemaptr.dermwn^^^
^^^Oh gitu, yaudah engga apa-apa^^^
^^^Nanti sampein aja ya, kalau kakak nyariin^^^
📩@zahrafariz_cntya
__ADS_1
Oke siap kakak ganteng
Read