Twince LA

Twince LA
Kantin


__ADS_3

"Kita duduk dimana nih?" tanya Reysha kepada twince dan juga Elvana. Kini keempatnya sudah berada di kelas X IPS 5 yang dimana kelas tersebut adalah kelas yang sangat menjadi sorotan para guru karena terkenal dengan kenakalan-kenakalan para siswa dan siswinya, wali kelasnya pun terbiasa laki-laki karena para wanita tidak sanggup jika harus berhadapan dengan kelas tersebut.


"Di belakang aja kuy" jawab Tisha ketika melihat 2 meja di belakang yang masih kosong.


"Kuy" jawab Reysha. Keempatnya berjalan ke arah meja yang paling belakang. Elvana bersebelahan dengan Reysha, sedangkan Tisha bersebelahan dengan saudari kembarnya Tikha di belakang meja Reysha dan juga Elvana.


"Bisa tidur deh gue ini mah ya" celetuk Tikha ketika sudah duduk di kursinya dengan nyaman.


"Aku aduin daddy, loh" jawab Tikha ketika mendengar ucapan Tisha.


"Seperti biasa aja, Kha. kaya waktu di SMP" kekehnya. Karena pada masa SMP, Tisha selalu saja terkena hukuman dari gurunya karena sering bolos ataupun sering tidur di kelas, dan itu selalu membuat sang daddy ataupun sang mommy di panggil ke sekolah hanya untuk Tisha, tapi terkadang si feminim juga ikut kenakalan Tisha, katanya "itu seru, Sha" Tisha mengangguk dan tersenyum, tapi tetap dia akan selalu melarang Tikha untuk ikut menjadi seperti dirinya.


"Gilaak ini kelas emang enak nih buat tidur" kini seorang pria berkata dengan lantang.


"Loh, Ilen" ucap Tikha ketika melihat Sailendra masuk dengan wajah coolnya.


"Loh ko ada kalian, jangan bilang kita sekelas?" tanya Sailendra menghampiri keempatnya.


Reysha mengangguk, Tisha menjentikkan jarinya "betul"


Sailendra yang mendengarnya menepuk jidatnya "yaampun, kayanya gue engga bakal keluar dari lingkungan kalian deh" kesalnya.


Twince terkikik, karena memang benar selain para abang lelakinya, Sailendra lah yang bertanggung jawab atas twince "ini ujian" kata Reysha.


"Diem lu"


"Yey biasa aja kali"


"Udah duduk" ucap Tisha menengahi. Sailendra duduk di meja yang bersebrangan dengan meja twince.


"Lo kenapa duduk disitu?"


"Meja paling enak, lah"


"Terserah deh" Sailendra mulai meletakkan kepalanya diantara kedua tangannya sambil mendengakan musik dari earphonenya.


"Ko gue ngerasa engga nyaman banget ya di kelas ini" ucap seorang wanita dengan lantangnya.

__ADS_1


Twince, Reysha dan Elvana yang mendengarnya menoleh ke asal suara "ck" Tisha terlihat sangat malas ketika melihat geng alay di depan pintu kelas.


"Pantes engga nyaman, ternyata ada si pembuat onar sih" lanjut Ayumi. Memang kini geng Tisha dan juga geng Ayumi berada dalam satu kelas.


"Yang sering buat onar siapa, yang dibtuduh siapa" Tisha menimpali.


"Emang siapa yang sering buat onar?" tanya Naomi, telmi mode on.


"Ck, Naomiiii" gereget Salsa.


"Tuh temennya sendiri aja masih nanya siapa yang sering buat onar" ucap Elvana dengan tawanya dan diikuti oleh ketiga temannya.


"Elvana bar-bar ya bun sekarang" celetuk Tikha dan mereka kembali tertawa.


Ayumi mengepalkan tangannya karena tidak terima karena sudah di tertawakan, Ayumi memilih untuk duduk di kursi bagian ke dua dekat pintu yang berada jauh dengan geng Tisha.


Ketiga temannya pun ikut duduk, Siska memilih untuk duduk bersama dengan Naomi di kursi ketiga, sedangkan Salsa duduk bersama dengan Ayumi di kursi kedua.


***


"Pusing banget pala gue, baru juga sehari udah nyut-nyutan banget nih kepala, gimana kalau udah setahun!" gerutu Sailendra setelah guru pelajaran Ekonomi sudah keluar.


"Lagi PMS lo marah-marah mulu" ucap Sailendra.


"Bukan urusan lo"


"Udah lah, kantin yuk" ucap Reysha menengahi ketika melihat pertengkaran kecil antara Sailendra dan juga Tisha yang tak kunjung usai.


Reysha sempat bingung, kenapa bisa Sailendra dan juga Tisha seperti tom and jerry ketika tidak di lingkungan keluarga? Padahal jika di dalam lingkungan keluarga mereka itu tidak pernah seperti tom and jerry, malah terlihat sangat saling menyayangi satu sama lain, terkadang para keluarga besar merasa iri melihat keakraban yang dimiliki oleh keduanya.


"Iya meningan kita ke kantin, udah laper nih" kini Elvana yang menyahut.


"Btw gue juga laper nih, Sai" ucap Agaspura teman sebangku Sailendra.


Sailendra melirik ke arah Agas dengan menaikkan satu alisnya, baru saja Sailendra akan menjawab Agas suara Tisha sudah menggema terlebih dahulu "jangan ikutin gue lo!" ancamnya.


"Pede banget lo"

__ADS_1


"Udah lo sana pergi" kata Sailendra lagi.


"Gue tunggu lo di rooftop aja, beliin gue makanan sama kaya makanan yang elo pesen, nih uangnya" titah Sailendra dan berjalan meninggalkan Agas.


Agas menggelengkan kepalanya ketika melihat tingkah Sailendra, Agas tidak mengetahui bahwa Sailendra adalah keluarga Wijaya, karena ketika memperkenalkan diri, Sailendra tidak menyematkan marga Wijaya di belakangnya, Sailendra hanya memperkenalkan dirinya sebagai Sailendra Saputra.


***


"Mau makan apa?" tanya Tikha.


"Aku mau bakso sama air putih" jawab Elvana.


"Aku juga tapi minumnya orange jus" jawab Reysha.


"Samain aja deh kaya Elvana" jawab Tisha, Tikha mengangguk dan berjalan ke arah ibu kantin bersama dengan Elvana untuk memesan bakso dan minuman yang sudah dipesan.


Sedang asik menunggu pesanan sang pembuat onar datang menghampiri "haduuh kayanya dunia ini sempit ya, engga di mana-mana pasti aja ada si pembuat onar disini" celetuk Ayumi yang melihat Tisha and the geng berada di kantin.


Reysha melihat ke arah Ayumi tetapi tidak dengan Tisha yang masih fokus dengan ponsel di tangannya, melihat itu Ayumi semakin menjadi-jadi untuk mengganggu Tisha dengan bantuan temannya "bukan cuma pembuat onar aja ya, ternyata selain pembuat onar dia tuli juga gengs" kini Salsa yang menimpali.


Mendengar penuturan dari Salsa, ketiganya pun tertawa renyah.


Reysha yang tak tahan dengan ucapan geng alay itu pun nyerocos membalas perkataan nya "lo engga ada kerjaan lain ya selain gangguin kita, hah?"


"Oh gue tau apa lo mau pansos ya jadi selalu aja cari masalah sama kita-kita"


"Enak aja lo, kalau ngomong di jaga ya!" teriak Siska.


Tisha membuang nafasnya dan menyimpan ponselnya di atas meja "Ey, udah. Kalau lo ladenin mereka, sama aja lo juga kaya mereka!" tegasnya dengan menarik Reysha untuk duduk"


"Cih, so jaim lo!" ucap Ayumi.


"Ayo guys kita duduk, jangan deket-deket sama pembuat onar" lanjut Ayumi kepada ketiga temannya.


"Ada apa sih?" tanya Elvana dengan membawa nampan berisi empat mangkok bakso dan Tikha membawa nampan berisi dua gelas orange jus dan dua botol air mineral.


"Biasa, si alay mau pansos, El"

__ADS_1


"Oh, yaudah lah engga usah di ladenin, meningan kita makan aja nih" ucapnya dengan memberikan satu mangkok baso kepada masing-masing.


__ADS_2