Twince LA

Twince LA
Narendra


__ADS_3

"Kamu bisa jalan kan Niko?" tanya pak Beni.


"Bisa pak"


"Marsha tolong bantu Niko"


"Baik Pak" jawbanya dan keduanya pun berjalan untuk ke ruang UKS.


"Bapa engga di obatin juga?" tanya Rea.


"Saya harus memisahkan mereka terlebih dahulu, saya tidak tenang" katanya ketika melihat Sailendra dan juga Tisha masih asik berkelahi.


"Lendra stop!" terdengar suara barington dari seseorang yang sangat di kenal itu.


"Apy" ucap Reysha, Rea, Tikha, Tisha dan Sailendra secara bersamaan ketika melihat sangat Apy sudah berada di pintu masuk kelas X IPS 5.


Sang Apy berlari mendekat ke arah Tisha, "are you Oke girl?" tanyanya.


"Oke Apy" jawab Tisha dengan menganggukkan kepalanya.


Terlihat jelas sekali antara Tisha dan Sailendra masih lelah setelah mereka berdua berduel di dalam kelas.


"Kamu apa-apaan sih Len?" tanya sang Apy kepada Sailendra.


"I'am sorry" jawab Sailendra yang sudah berubah menjadi Ilen, bukan lagi Lendra.

__ADS_1


"Liat apa yang udah kamu lakuin sama Tisha dan yang lainnya, Sailendra!" ucap Apy dengan tegas.


"Kamu ikut Apy pulang!"


"Maaf Py, Ilen engga bisa, Ilen masih ada urusan"


"Urusan apa?"


"Urusan penting Py"


"Enggak! Kamu harus ikut Apy pulang!" tegasnya.


Sailendra mengangguk, "baik"


Setelah mendengar jawaban dari sang anak laki-laki nya, Apy pun mendekat ke arah guru BK itu, pak Beni.


Pak Beni menggeleng, "saya engga apa-apa kok Tuan Hans, saya hanya memar sedikit saja, tapi syaa mohon untuk siswa saya yang bernama Niko dan Marsha tolong obati ya tuan Hans, sepertinya mereka terluka parah" ucapnya.


Apy Hans menganggukkan kepalanya, "baik Pak Beni, saya akan membawa Marsha dan Niko agar mendapatkan perawatan yang intensif"


Pak Beni mengangguk, "baik tuan Hans, terimakasih"


"Sama-sama Pak, kalau begitu saya permisi"


"Baik tuan"

__ADS_1


"Tisha ikut Apy pulang" ucapnya ketika akan pergi meninggalkan kelas X IPS 5.


"Baik Py" jawabnya.


"Kha, Ey, El gue pulang duluan" pamitnya.


"Oke lo hati-hati" jawab Reysha dan diangguki oleh Tisha.


...****************...


"Siapa pa? Narendra?" tanya Kalan kepada Papa Nicholas ketika sudah mendengar penjelasan dari Nicholas siapa yang sudah berani menyeranb Tikha.


Nicholas menganggukkan kepalanya, "tuan Narendra memiliki 3 orang anak laki-laki, 1 bernama Uvandra Narendra dan dua anak kembar laki-laki bernama Daffa Narendra dan Devan Narendra, kedua anak kembar ini sama sama menyukai nona muda Tikha, namun motif Daffa menyukai nona muda Tikha karena Daffa ingin menambah koleksi mantan yang cantik, dan "


"Dan apa pa?" tanya Kalan dengan penasaran.


"Ini ada sangkut pautnya sama masa lalu kamu dan Gema, nak" timpal sang daddy membuat Kalan melihat ke arahnya.


"Maksud daddy?" tanya Kalan dengan penuh tanda tanya dan dahi yang sudah berkerut.


...****************...


"Siapa yang lo bilang, Ga?" tanya Erlan lagi takut-takut dirinya salah dengar.


"Daffa Narendra putra kembar dari Tuan Narendra"

__ADS_1


"Panggil Ivan sekarang juga!" teriaknya dengan penuh amarah.


"Baik, Bos" jawab Angga.


__ADS_2