Twince LA

Twince LA
Kenapa Banyak Sekali Kejutan di Hari ini?


__ADS_3

"Devan?" celetuk Tikha ketika melihat Devan sudah ada di depan.


Devan tersenyum ketika Tikha menyebutkan namanya.


Kalan, Erlangga, Sailendra, Ardan, Miko, Angga dan daddy Ardi pun dengan sigap berlari dan berdiri di hadapan Tikha dan juga Tisha untuk menutupi keduanya, terlebih lagi Tikha yang menjadi incaran sang kembaran Devan sebelumnya.


Begitupun dengan pengawal daddy yang sigap mengangkat senjatanya.


Dimana Nicholas? Nicholas ada di dalam ruangan tersebut, namun Nicholas menjaga kedua orang tua aardi dan juga Adin, serta ibu-ibu yang sempat histeris karena terkejut.


Pesta birthday yang tadinya meriah pun berubah menjadi tegang dan penuh kekhawatiran, untung saja yang ada di dalam ruangan tersebut hanyalah keluarga besar Wijaya saja tidak ada tamu undangan dari luar. Jika ada, suda di pastikan hari ini akan menjadi trending topic di mana-mana.


Ardiansyah menaikan satu tangannya menandakan bahwa tidak ada peperangan disini, para pengawal yang mengerti pun menurunkan senjatanya tetapi mereka tetap waspada.


"Nicholas, bawa kedua orang tua ku dan orang tua Adin keluar dari sini!" perintah Ardi kepada Nicholas.


Nicholas menganggukkan kepalanya, "baik bos" jawab Nicholas.


"Miko, tolong jaga mereka" ucap Nicholas kepada sang anak.


Miko pun mengangguk, "baik pa" jawabnya dan langsung mengambil posisi menggantikan sang papa.


Setelah di rasa aman, Nicholas pun mengajak kedua orang tua Ardi dan juga Adin, "nyonya besar dan tuan besar, mari ikut saya keluar dari sini" ajaknya dengan sopan.


"Tidak Nicholas, saya ingin mereka juga ikut dengan saya jika saya keluar" tegas bapa Adin.


"Terlebih lagi dengan cucu-cucu dan menantu saya" timpl bunda Ardi.


Ardi menarik nafasnya, "semua akan baik-bakk saja pak, yah. Bunda, ayah, mama, bapa lebih dahulu lah ikut dengan Nicholas. Kami akan menyusul secepatnya" jelas Ardi.

__ADS_1


"Janji satu hal kepada kami, Ardi" kata bapa Adin.


"Iya Pak Ardi akan berjanji"


"Jangan sampai terluka walaupun hanya goresan kecil"


Ardi mengangguk, "baik Pak"


"Bawa kami Nicholas" ucap ayah Ardi ketika sudah melihat sang anak meng-iyakan perjanjian dengan sang besannya.


"Mari" kata Nicholas dan membawa ke empat orang tua itu keluar ruangan tersebut.


"Ada apa lagi, Van?" Erlangga angkat suara, ketika melihat kondisi sudah aman.


"Lo engga akan pernah bisa nyakitin siapapun disini!" timpal Kalan.


"Kami hanya berurusan dengan saudara kembar anda, jika anda hari ini kembali berbuat ulah, anda akan membayar semuanya sama seperti kakak kembar anda" tegas daddy Ardi.


"Saya hanya mengucapkan selamat untuk Tikha dan juga Tisha, terutama Tikha"


Devan melihat ke arah Tikha yang tak terlihat karena ada tubuh tegap seorang Kalan, Tikha berjinjit untuk melihat Devan.


Dan


Tap


Mata mereka saling beradu..


Tikha melihat ketulusan di mata Devan, tidak ada kebohongan pada dirinya.

__ADS_1


"Happy birthday Latikha dan Latisha, maaf banyak merepotkan kalian dalam masalah kakak ku"


Dengan tulus keduanya mengangguk, "sudah kami maafkan" jawab kedua ratu yang selalu di perebutkan oleh pria itu.


"Terimakasih, dan maaf untuk tuan Ardi dan juga ka Erlan sudah banyak menyusahkan kalian"


Erlan mengangguk begitupun dengan daddy Ardi yang ikut mengangguk.


"Hanya itu, saya permisi" ucap Devan dengan senyum manis yang ia miliki.


"Angga ikuti dia, pastikan dia baik-baik saja" ucap Erlangga kepada Angga asistennya.


"Baik bos" jawab Angga dengan patuh dan meninggalkan ruangan tersebut untuk mengikuti Devan.


"Kalian baik-baik aja sayang?" tanya sang daddy kepada kedua putrinya.


Twince pun mengangguk, "kami baik daddy"


"Syukurlah" ucapnya dan memeluk sambil menciuk kening kedua putrinya.


Begitupun dengan mommy Adin yang langsung berhambur kedalam pelukan sang suami dan kedua anaknya.


"Are you okey girls?" tanya sang mommy.


"Oke mom"


"Allhamdulilah"


"Sorry, jadi kacau" ucap Kalan kepada keluarganya.

__ADS_1


"Engga masalah abang, kami bahagia kok" jawab Tikha sambil tersenyum.


"Ini adalah pesta ter menarik, terseru bagi kami. Banyak sekali kejutan di hari ini" timpal Tisha dan mereka kembali ke dalam acara yang seru.


__ADS_2