[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)

[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)
Chapter 106 ~ Aphrodite dan Aphrodisiac


__ADS_3

"Biarkan aku maju dulu!" Aphrodite meminta izin pada Athena.


Athena menjawab, "Hmm, baiklah. Gunakan ilusi dan keahlianmu untuk menekannya."


"Okay~"


SWOOSH!


Aphrodite menambah kecepatannya dan meninggalkan Hera, Athena dan Hades.


Anggota Olympus yang lain yang telah berkhianat, saat ini sedang menyaksikan Zero dari kejauhan bersama dengan para Transenden.


.....


"Oh, apa ini? Wanita cantik dari mana ini?" Zero berkata dengan tertarik ketika melihat Aphrodite mendekatinya.


Saat ini, Zero belum tahu siapa wanita cantik itu. Tapi, segera dia langsung mengetahuinya.


"Dilihat dari penampilannya, apakah dia Dewi Kecantikan Aphrodite?"


Ketika Zero sedang menyimpulkan, aura merah muda memancar keluar dari Aphrodite. Kabut merah muda itu berjalan menuju Zero.


"Astaga, apakah ini racun?" Zero menutup hidungnya ketika kabut merah muda menutupi area sekitar.


Namun, dia langsung melepaskannya dan berkata dengan nada meremehkan, "Kukukuk, dengan skill Infinite Perfect Growth, racun seperti ini tentu akan dinetralkan dalam sekejap."


Belum lagi, kemampuan adaptasi dari seorang Makhluk Superior membuat Zero tidak khawatir. Tapi, ada sesuatu yang aneh tentang kabut ini.


"Kenapa kabut racun berwarna merah muda?"


"Ah, benar juga. Dunia ini begitu luas. Ada banyak jenis racun dan mungkin racun paling mematikan bukan berwarna ungu atau hitam seperti di cerita fantasi!"


Zero menyimpulkan kabut merah muda ini.


"Baiklah, mari kita coba mencari keberadaan Olympian itu."


Zero menyebarkan kesadarannya ke segala penjuru. Namun …


"Ugh, sepertinya kabut ini juga bisa memblokir pendeteksian. Sial, ini akan menjadi masalah."


Zero terus mengawasi ke sekitar, mencari lawan yang bersembunyi di kabut dan mencoba menyingkirkan kabut.


Namun, itu semua gagal. Dia hanya bisa diam sambil menunggu efek racun.


.....


"Umm …"


Setelah beberapa saat menunggu, tidak ada yang terjadi.


"Apa ini? Kenapa tidak ada yang terjadi? Bahkan tidak ada notifikasi Sistem sama sekali?!"


Ketika Zero sedang bingung dengan tidak adanya efek dari kabut merah muda, di kedalaman kabut merah muda lain, sesosok wanita cantik tersenyum dengan puas.


Aphrodite tertawa kecil memandangi suatu bagian yang menonjol dari Zero, "Fufufu, pria ini lumayan juga. Kabut ini bukanlah gas, melainkan Energi Sihir Unik milikku."


"Energi Sihir ini mampu membuat berbagai efek yang berhubungan dengan syahwat menjadi meningkat hingga ke efek maksimalnya."


"Baiklah, waktunya fase ke dua."


.....


Di tengah-tengah kabut merah muda, Zero semakin curiga dengan keheningan yang mencekam.


"Tunggu, aku merasa ada yang aneh."


Orang yang melepaskan kabut merah muda ini adalah Aphrodite. Dia adalah Dewi Kecantikan. Bukan Dewi Racun. Jadi, sudah pasti tidak mungkin dia menyerang dengan racun.


"Jadi, apa fungsi kabut ini?" Zero menundukkan kepalanya, merenung dan terkejut.

__ADS_1


Zero berteriak kaget, "Astaga!"


"Apa-apaan ini?! Adikku, kenapa kamu bangun? Apa yang terjadi??"


Zero mendapati bagian selangkangannya menonjol karena sesuatu.


Dengan penuh konsentrasi, Zero memeriksa hormon yang sedang terjadi pada tubuhnya. Karena dia dapat mengendalikan hormon sesuai kehendaknya, dia mampu menganalisis setiap hak yang terjadi pada tubuhnya.


"Hm, jadi begitu." Zero mengangguk mengerti.


"Sepertinya aku terkena rangsangan dari sesuatu semacam afrodisiak."


"Sistem, apakah aku benar?"


[Jawab.]


[Terdeteksi bahwa area di sekitar Anda mengandung Energi Sihir Unik bernama Flowery Goddess.]


[Energi Sihir ini dikhususkan untuk memanipulasi sesuatu yang berhubungan dengan nafsu duniawi.]


"Benar saja. Aphrodite dan Aphrodisiac ini mirip, jadi … tunggu, apa lagi ini?"


Tiba-tiba, Zero melihat bahunya sedang disentuh oleh tangan yang lembut dan menggoda. Untuk memeriksanya, Zero melirik ke belakang.


'Bagaimana bisa aku tidak merasakan kehadirannya?'


Zero terkejut, "Apa?!"


Sesosok wanita cantik dengan pakaian terbuka terlihat dengan pose yang menggoda. Lalu, satu demi satu wanita cantik lain muncul di sekitar Zero.


Zero berkata ketika banyak wanita cantik menyentuh tubuhnya untuk menggoda, "Hmm … benar, sudah pasti ini ilusi. Jadi, tujuan Aphrodite ini untuk mengulur waktu."


"Tapi, ini termasuk mudah! Karena aku tidak bisa merasakan apapun, aku tidak akan terbawa nafsu! Hanya tubuhku saja yang terkena efeknya!" kata Zero dengan tegas.


Sementara itu, di tempat lain.


Hera, Athena dan Hades berhenti di luar kabut merah muda.


"Grrr!" Hera menggeram dan mengangguk.


"Baiklah." Dan Hades juga setuju akan sesuatu.


"Bagus! Kalau begitu, kita mulai!"


Tiba-tiba, ketiganya merentangkan tangan dan mengarahkannya ke orang di samping mereka, membentuk segitiga.


BOOM!


Seketika, aura yang kuat meletus. Meluap keluar dari tubuh mereka.


"Haaaa!" Ketiganya berteriak keras.


.....


Zero dengan wajah serius ketika dikelilingi gadis-gadis cantik berkata, "Sudah cukup main-mainnya."


Dengan pelan, Zero bergumam, "Aktifkan Lord Tattoo!"


BOOM!


Energi yang luar biasa langsung terpancar dari Zero. Kemudian, energi itu mulai menyingkirkan kabut merah muda yang ada di sekitar seolah-olah sedang menyapu debu.


Aphrodite yang bersembunyi di kabut merah muda, kini telah terlihat. Dia terkejut dengan itu semua.


"Kyaaa! Apa-apaan ini?!" teriak Aphrodite terkejut.


"Kekuatan ini …" Hera berkata dengan kesulitan menahan terpaan energi Zero yang luar biasa kuat.


"Bagaimana bisa … energi ini … penuh dengan dominasi!?"

__ADS_1


SWOOSH!


Aphrodite terhempas keras dan terbawa gelombang aura dominasi yang luar biasa kuat.


"Kyaaa!"


Sementara itu, ketiga Dewa Olympus yang tersisa — Athena, Hera dan Hades masih fokus dengan sesuatu yang mereka lakukan.


Aura yang berbagai macam warna dan karakteristik saling memancar keluar dari ketiganya. Mereka terus bergejolak dan tampak sedang berusaha bersatu.


"Haaa!" Ketiganya berteriak berusaha.


Setelah itu, ketiga aura mulai menyatu menjadi lebih kuat dan pekat. Warna alami yang seharusnya biru muda seperti Energi Kosmos, sekarang menjadi biru gelap karena Energi Iblis yang dimiliki Hera.


Di tempat lain, Zero …


SWOOSH! SWOOSH! SWOOSH!


Gelombang ruang terus keluar dari Zero dengan aura penguasa yang agung.


"Kukukuk, seperti yang diharapkan dari Tato Penguasa. Kekuatan yang diberikan benar-benar luar biasa." Zero berkata dengan nada yang puas.


Kemudian, dia mengalihkan pandangannya ke sebuah tempat di mana kekuatan yang sangat kuat dapat dirasakan.


"Kali ini, apa yang sedang mereka lakukan?"


"Sepertinya, itu akan sedikit merepotkan."


Tepat ketika Zero hendak menghentikan Athena, Hera dan Hades, pancaran aura meletus dengan kuat.


BOOM!


Ledakan yang kuat membuat ruang di sekitar terdistorsi, namun lebih lemah dari milik Zero.


Saat itu juga, mereka berteriak, "Haaa!"


Energi biru gelap mulai terkondensasi menjadi satu titik yang padat dan padat. Tekanan yang diciptakan membuat titik itu memiliki ukuran minimal dengan massa maksimal.


Beberapa saat kemudian, titik itu mulai membesar dan akhirnya menjadi seukuran kelereng.


Di saat yang bersamaan, aura yang bergejolak dari Athena, Hera dan Hades mulai mereda seolah-olah gejolak itu terserap ke dalam bola seukuran kelereng itu.


Ketiganya berteriak serentak, "Trinity Demonic Energy Destruction!"


Pada saat itu, kekuatan yang mampu menarik segala sesuatu muncul dari manik-manik itu. Namun, yang tertarik ke dalamnya hanyalah energi biru gelap Athena, Hera dan Hades.


"Woah, sepertinya itu benar-benar kuat." Zero berkata dengan kagum.


KLIK!


Merasakan adanya bahaya, Zero mencengkram pedangnya lebih erat.


"Mereka mengolah sampah dengan benar. Ini jadi sedikit merepotkan."


Di saat yang bersamaan, Zero memperkuat fisiknya hingga batas dan mengaliri pedangnya dengan Energi Sihir.


WOOSH!


"Akan aku akhiri ini dengan satu serangan!" seru Zero sambil melesat menuju Athena, Hera dan Hades.


***


Tekan like jika kamu suka cerita ini.


Tekan love jika kamu suka novel ini.


Dukung author dengan vote dan hadiah.


Beri saran, kritik atau hal yang ingin ditambahkan dalam cerita di kolom komentar.

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2