[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)

[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)
Chapter 145 ~ Penyakit Eropa Pertengahan


__ADS_3

James merupakan anak yatim piatu yang hidup dengan adik laki-laki yang sakit-sakitan. Dia bekerja keras demi membeli obat untuk menyembuhkan adiknya.


Tapi, di dunia ini, pekerjaan sangatlah sulit didapatkan. Tentara Bayaran memang pekerjaan yang mudah didapatkan, tetapi dia harus keluar kota dan tidak bisa mengurus adiknya.


Dia tidak bisa meninggalkan adiknya. Suatu hari, anggota Black Scorpion memberinya harapan. Awalnya dia ragu-ragu, tetapi setelah menuai hasil yang cukup memuaskan dari mencuri, dirinya menjadi terobsesi.


Tapi, siapa yang menyangka kalau anggota Black Scorpion malah memerasnya, merampas barang curiannya dan meninggalkan sedikit uang saja.


Di suatu bangunan kumuh di pemukiman kumuh, James menuntun Zero ke tempat tinggal adiknya.


Setelah membuka pintu, Zero melihat lingkungan yang cukup kotor. Debu dan banyak sarang laba-laba di setiap sudut rumah. Kotoran tikus juga terlihat di sudut-sudut rumah.


Saat melepaskan Energi Sihir untuk memindai rumah, Zero menemukan banyak nyamuk dan tikus yang bisa menyebabkan penyakit.


"Ini rumahmu?" tanya Zero dengan nada tidak percaya.


"Ya!" James hanya menjawab demikian. Kemudian, dia pergi ke suatu ruangan dan berkata, "Tuan, di sini."


Zero memasuki ruangan tersebut. Dia melihat seorang bocah laki-laki tertidur dengan ekspresi menderita.


Zero mengamati sejenak, tubuh adik James terlihat pucat. Setelah mengecek suhu anak ini, tidak disangka suhunya berada di kisaran 45°C.


Itu suhu yang sangat tinggi!


Jika ada orang di Bumi yang terkena demam hingga sepanas ini, orang itu pasti sudah mati hanya dalam waktu satu hari.


Zero cukup berpengalaman di bidang kedokteran. Dia telah mempelajari segala jenis pengalaman dan pengetahuan di setiap bidang profesi di Bumi. Jadi, tidak heran untuk menyadari hal ini.


Kemudian, Zero tiba-tiba teringat dengan salah satu pelayannya. Dia berbalik ke belakang untuk menemukan tempat lapang.


Zero berseru pelan, "Sealing Servant!"


Layar hologram muncul.


[Membuka daftar target yang disegel.]


·


·


·


·


·


[.....]


[Nama: Tidak ada (No.1)]


[Nama: Tidak ada (No.54)]


[Nama: Tidak ada (No.167)]


[Nama: Tidak ada (No.327)]


[Nama: Tidak ada (No.789)]


[Nama: Tidak ada (No. 978)]


[Nama: Nija.]


[Nama: Kaja.]


[Nama: ....]


....

__ADS_1


Dari daftar tersebut, yang tidak memiliki nama merupakan 7 Raja Neraka yang berasal dari Laboratorium manusia buatan. Sedangkan seperti Nija dan Kaja, mereka adalah nama dari Great Wolf Berm yang satu ras dengan Balph.


Sebelumnya, Zero telah mengeluarkan Pelayan No.179 yang sekarang diberi nama Crhono Alexander. Di Bumi sebelumnya, Zero biasa memanggil Crhono Alexander sebagai Albert karena itu merupakan nama samaran Pembunuh Bayarannya.


Sekarang, Zero berpikir untuk mengeluarkan salah satu pelayan yang memiliki kemampuan kedokteran yang tinggi.


Dia adalah seorang perempuan lemah lembut dengan sisi lain yang sadis. Saat bersama Zero, dia akan bersikap lemah lembut, tetapi di belakangnya, dia suka menyiksa orang yang membuatnya marah.


"Terbuka, terbebaslah wahai pelayanku! No. 789!" Zero berseru sambil mengulurkan tangannya ke depan. Bola cahaya muncul dari jantung Zero saat selesai berseru.


[Nama: Tidak ada (No. 789)]


[Dibebaskan.]


James tidak tahu apa yang terjadi, tapi dia mengira bahwa itu adalah usaha Zero dalam menyembuhkan adiknya. Jadi, dia merasa senang dan memejamkan mata karena sinar cahaya terlalu terang.


Sementara itu, sinar cahaya jatuh di depan Zero. Bola cahaya yang tadinya bulat solid, kini bergelombang menjadi gumpalan cahaya yang kian membesar.


Gumpalan cahaya tersebut membesar, jika diamati dengan baik, pembesaran itu mulai terlihat seperti sosok manusia. Beberapa saat kemudian, gumpalan cahaya berubah menjadi sosok wanita yang sedang berlutut.


Zero tersenyum kecil dan berkata, "Sudah lama, ya. Dyne!"


Sesaat berikutnya, cahaya mulai redup dan menghilang. Sesosok wanita berambut hitam panjang dengan paras yang anggun terlihat.


"Saya di sini, Master."


Suaranya lembut dan merdu.


"Berdiri!" seru Zero.


Dengan mengenakan jubah putih kedokteran yang melambai, Dyne berdiri. Dyne merupakan nama samarannya.


Berdasarkan kemampuan bertarung, dia dijadikan peringkat ke-6 dari tujuh yang lain. Sedangkan yang peringkat terakhir, itu adalah Zack.


Zack ini juga Zero jadikan sebagai nama samarannya sekarang. Dyne berdiri, matanya melihat ke sekitar dan mengerutkan kening.


Di sisi lain, James yang melihat hal ini menjadi terkejut. Mulutnya terbuka lebar dan bingung dengan situasi saat ini. Dia menoleh antara Zero dan Dyne, kemudian adiknya.


Kemudian, Zero baru ingat bahwa Dyne ini sangat membenci benda yang kotor. Melihat tempat yang kotor dan penuh penyakit ini, Dyne mau tidak mau merasa jijik.


"Baiklah, biarkan aku mengurus masalah ini." Dyne sebelumnya berada di ruang serba putih ketika disegel. Dia bisa melihat hal-hal yang Zero lakukan di dalam sana.


Secara alami, dia bisa mengetahui situasi dan pengetahuan yang telah Zero dapatkan. Di dunia ini, setiap orang akan membangkitkan Energi Sihir sendiri. Dan untuk jumlahnya, itu bergantung pada penilaian tertentu.


Dyne menutup matanya, untuk pertama kalinya, dia merasakan Energi Sihir mengalir melalui pembuluh darah. Dia merupakan ahli medis yang secara alami memahami cara dan letak tubuh.


Hal semacam ini cukup mudah baginya.


Saat itu, angin mulai berputar di sekitar. Sesaat kemudian, Energi Sihir menyapu seluruh ruangan.


Sementara itu, dia merasakan lokasi dari banyak serangga dan tikus. Dengan memanipulasi udara dengan Energi Sihir, Dyne menciptakan jarum angin dan menusuk titik vital masing-masing target.


Dyne bukan hanya ahli medis yang bertanggung jawab terhadap manusia saja, bahkan hewan juga bisa dia selamatkan. Kontrol Sihirnya yang tinggi memungkinkan dirinya melepaskan banyak jarum angin di berbagai lokasi.


Nyamuk, laba-laba dan serangga lain berjatuhan karena telah mati. Tikus-tikus yang bersembunyi mati dengan bekas tusukan pada area vital.


Setiap pelayan Zero di Bumi itu berasal dari laboratorium. Mereka dilatih dengan sangat keras hingga hanya mereka saja yang berhasil selamat. Mereka dituntut untuk ahli di setiap bidang.


Namun, mereka juga memiliki bidang yang paling dikuasai mereka sendiri. Jadi, tidak heran kalau Dyne itu memiliki kemampuan tempur yang tinggi.


Kemudian, menggunakan Kekuatan Angin, Dyne membuang bangkai targetnya ke luar. Lingkungan yang kotor, dalam sekejap menjadi bersih. Debu dan kotoran tikus disapu bersih. Sarang laba-laba juga ikut dibersihkan.


Setelah itu, dia menyapu lingkungan lagi dengan air yang berputar untuk membersihkan tempat. Setelah pembersihan dalam waktu singkat, gumpalan air kotor melayang di udara.


Dengan lambaian tangan, Dyne membuang air kotor tersebut di luar.


James terpana dengan hal itu. Dia tidak berpikir bahwa orang-orang ini malah membersihkan tempat, bukannya menyembuhkan adiknya. Tapi, dia saat ini terkejut dengan kemampuan Dyne.

__ADS_1


Setelah selesai, Dyne berbalik dan melihat kondisi adik James. Dalam sekilas, dia langsung mengetahui penyakit yang diderita adik James.


"Seperti yang diduga." Dyne menoleh ke James, "Bocah, adikmu terkena penyakit yang cukup kompleks. Lingkungan yang kotor tadi menyebabkan berbagai penyakit memupuk di tubuhnya. Sepertinya kau sudah memberi dia beberapa obat untuk meredakan penyakitnya."


"Be-benar." kata James.


Dyne melanjutkan dan mengamati adik James lagi, "Ya, berkat usahamu, adikmu bisa bertahan hingga hari ini. Tapi, dia dalam kondisi kritis saat ini. Aku yakin kalau dia tidak bisa bertahan hingga hari esok."


James yang mendengar hal ini menjadi pucat karena ketakutan. Dia hendak membuka mulutnya untuk memohon, tetapi Dyne melanjutkan, "Kau beruntung bisa bertemu Master, bocah. Adikmu ini, dia akan aku selamatkan."


Wajah James yang pucat menjadi lebih cerah dan harapan sekali lagi berkembang di dalam hatinya.


Dyne yang telah memeriksa adik James, kini memegangi dagunya dan menggumamkan kata-kata yang tidak dipahami James, "Demam berdarah, Pes, Hemorrhagic Fever With Renal Syndrome(HFRS), Leptospirosis, …"


Berbagai nama penyakit telah disebutkan. Dari berbagai nama tersebut, satu-satunya yang paling berbahaya adalah Pes. Di Bumi abad pertengahan, penyakit ini telah merenggut nyawa 75-200 juta populasi manusia.


Di masa tersebut, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis itu disebut dengan sebutan Black Death. Kata ahli, Black Death merupakan suatu penyakit hebat yang pertama kali melanda Eropa pada abad pertengahan (1347–1351) dan membunuh hingga dua pertiga populasi Eropa.


Penyakit ini dibawa oleh tikus, tapi tenang saja. Berkat penilitian para ahli, antibiotik untuk penyakit ini telah ditemukan. Meski begitu, bagaimana dengan masyarakat dunia ini?


Untungnya, itu tidak terlalu buruk berkat adanya Sihir. Tubuh mereka sudah cukup untuk menangkal bakteri semacam ini, tetapi bagi orang yang lemah, itu hanya menunggu kematian.


Setelah selesai, Dyne menoleh ke Zero. Zero mengangkat alisnya dan mengangguk.


Dengan pelan, Zero berkata, "Sistem, belikan antibiotik untuk penyakit ini."


Sebotol cairan muncul di tangan Zero. Kemudian, Zero mengambil suntikan dari Penyimpanan Sistem dan memberikan keduanya pada Dyne.


Tanpa ragu-ragu, Dyne langsung mengisi cairan ke suntikan. Kemudian, Dyne langsung menyuntikkan cairan itu ke dalam tubuh adik James melalui tangannya.


James tidak tahu apa-apa, melihat Dyne menusukkan jarum ke tubuh adiknya, dia menjadi cemas dan ragu. Dyne menjelaskan, "Cairan ini adalah antibiotik, yah, itu setidaknya bisa mencegah adikmu agar tidak terkena penyakit ini lagi."


Menoleh ke James, dia melambaikan tangannya untuk menyuruhnya mendekat, "Aku akan menyuntikmu juga."


"Ba-baik!"


Dengan sedikit ragu-ragu, James mendekat. Dyne membuka ruang di lengan atas James dan menyuntikkan antibiotik.


Rasa sakit di tusuk jarum membuat James sedikit takut, tetapi setelah beberapa saat, ternyata sudah selesai. Membuka matanya sedikit, dia melihat Dyne yang sekarang telah selesai menyuntik.


"Eh? Sudah?" James sedikit bingung, tapi karena sudah selesai, dia juga merasa senang.


Sekarang, pencegahan penyakit Pes telah ditanggulangi. Namun, bakteri yang menjangkiti adik James masih ada dan mungkin sekarang sedang melawan kerja antibiotik tersebut.


Demi memastikan kondisi yang stabil, Dyne menyebarkan Energi Sihirnya ke dalam tubuh adik James. Konstruksi tubuh yang kompleks segera ditampilkan di benaknya.


Dyne sedikit mengerutkan kening, berbagai macam bakteri dan mikroorganisme jahat menjangkiti bocah kecil ini. Tapi, dengan kemampuan fokus Dyne, dia mendorong mikroorganisme itu pergi ke telunjuk jari dan mengeluarkannya.


Gumpalan cairan berwarna hitam menjijikkan keluar. Dyne langsung membakar gumpalan cairan itu.


Menyeka keringat di wajah cantiknya, dia berbalik dan melihat Zero, "Aku sudah selesai, Master."


Zero tersenyum dan bertepuk tangan, "Wah, kamu sepertimu sudah mengetahui berbagai hal."


Hal yang dimaksud Zero adalah penggunaan Energi Sihir. Dyne telah disegel oleh Zero, dia hanya bisa mengamati situasi yang dialami Zero tanpa bisa bergerak secara langsung. Tapi, sepertinya dia bisa menggunakan Energi Sihir dengan baik, meski baru pertama kali.


Dyne menjadi senang dan senyum cerah muncul di wajahnya, "Iya, terimakasih atas pujiannya, Master."


Zero mengusap kepala Dyne dengan lembut dan kemudian mengalihkan pandangannya pada James, "Jadi, aku akan menagih bayarannya."


James yang mengalihkan muka melihat Dyne dan Zero, kini tersentak dan baru ingat bahwa dia masih harus membayar. Belum lagi, sebelumnya Zero mengatakan bahwa bayarannya adalah tubuhnya sendiri.


Jangan-jangan … dia hendak menjualku? Itulha pikiran yang muncul di benak James.


***


Maaf baru bisa up

__ADS_1


__ADS_2