![[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)](https://asset.asean.biz.id/-drop--supreme-world-s-system--sistem-dunia-tertinggi-.webp)
BOOM!
Separuh bulan yang mengorbit Planet Ares menghilang dan suara ledakan ditransmisikan. Di dekat Planet Ares, seorang pria tampan berambut putih menghindari serangan palu yang menyebabkan kerusakan pada bulan.
Ini adalah kisah saat Zero pergi untuk mencari Poseidon.
Zeus datang menyelamatkan istri sekaligus kakaknya, Hera, dari serangan Zero. Kemudian, Zero memutuskan untuk memulai rencananya dengan menghabisi 12 Dewa Olympus lain dan kemudian mengeroyok Zeus. Dia pergi, sedangkan Noir mengulur waktu beserta Transenden lain dan juga anggota pengkhianat 12 Dewa Olympus.
Karena hal itu, Zeus diserang oleh Noir, Lide dan Mary yang merupakan Transenden beserta pengkhianat 12 Dewa Olympus Hermes, Hephaestus dan Artemis. Di sini, Athena sang penghasut pengkhianat sedang berperan untuk mengawasi jalannya perang untuk sisi Olympus.
Noir adalah seorang Transenden wanita cantik berambut hitam yang ahli di bidang sihir. Lide adalah pria berambut hijau yang ahli di bidang formasi barrier. Sedangkan Mary adalah wanita cantik berambut cokelat yang ahli di segala bidang, namun itu hanya satu tingkat di bawah puncak bidang itu. Dengan kata lain, Mary adalah Transenden yang mampu menggabungkan dan mengkombinasikan berbagai kemampuan di saat yang bersamaan.
Dia benar-benar hebat. Zero memuji kemampuannya.
Di sisi lain, menurut informasi dari para Transenden dan juga referensi dari mitologi Yunani di Bumi, Hermes adalah Dewa yang bukan berspesialisasi pada pertarungan ataupun perang. Dia memiliki kemampuan yang sangat banyak, sama seperti Mary. Kemampuan utamanya adalah hukum ruang. Dia mampu membuat lingkaran sihir teleportasi dan gate sederhana dengan cepat.
Di samping itu, dia adalah ahlinya menipu, berdagang dan bahkan dia membuat jasa pengiriman barang. Siasat yang dia miliki sangat hebat. Bahkan hanya beberapa orang saja yang tahu bahwa dirinya adalah penipu ulung. Senjata andalannya adalah Caduceus. Sebuah staaf yang memiliki julukan Staff of aesculapius. Lambang ular kedokteran. Tongkat yang terbuat dari logam khusus dengan bentuk ular yang melilitnya dan terdapat sayap di atasnya.
Kemampuannya adalah penyembuhan ekstrem. Energi Kosmos yang mampu menghambat regenerasi akan dihilangkan oleh staff ini. Karena itu, dia menjadi salah satu orang yang cukup berbahaya.
Lalu ada Hephaestus. Dia adalah Dewa Pandai Besi. Kemampuan tempurnya cukup hebat, apalagi dengan item-item buatannya yang didesain khusus untuk dirinya. Senjata andalannya adalah palu.
Terakhir adalah Artemis sang Dewi Bulan. Wajah cantiknya yang dingin dan anggun sangatlah indah. Matanya terus tertutup, kecuali untuk kondisi tertentu. Kemampuan bertarungnya cukup tinggi dengan serangan jarak jauhnya. Busur emas yang memiliki berbagai opsi dan kemampuan, membuat dirinya dikenal sebagai Khryselakatos (Pembawa Panah Emas).
Mereka berenam saat ini sedang menghalangi Zeus dan menyerangnya sekuat tenaga. Ribuan serangan yang terlempar ke segala arah memeriahkan suasana. Sedangkan 7 aliran cahaya dengan warna yang berbeda-beda tampak saling bertabrakan.
Itu adalah proses dari pertarungan para makhluk superior yang sulit dijelaskan oleh makhluk biasa.
Artemis terus menembakkan panahnya tanpa henti. Lide membuat formasi penghalang yang menghalangi serangan Zeus. Hephaestus terus mempersempit jarak dan menyerang Zeus. Noir mengeluarkan sihirnya untuk menyerang sekaligus memblokir Zeus. Mary memberikan dukungan dengan segala kemampuannya. Dan Hermes yang menyerang dari kejauhan sembari mengobati luka timnya dengan Caduceus.
Pertarungan itu terjadi di luar atmosfer planet Ares. Kerusakan yang tak terukur menjadi bukti bahwa eksistensi-eksistensi ini adalah Yang Terkuat.
Sementara itu …
Langit menjadi gelap dan petir-petir menggelegar tanpa henti. Di planet Ares, semuanya menjadi kacau. Peperangan tanpa henti yang terjadi di sana, kini berhenti untuk pertama kalinya sejak ribuan periode berlangsung. Dewa-dewa di sana menjadi ketakutan akan hukum para petinggi. Langit yang mengamuk itu adalah bukti dari kemarahan para petinggi.
"Astaga! Apa yang harus kita lakukan? Langit telah menurunkan Penghakiman!" Seorang Dewa bertanya-tanya seraya memandangi langit dengan ketakutan.
"Semuanya, ayo kita puaskan hasrat! Lagipula, pada akhirnya kita mati! Nikmatilah hidup!" Di jalanan, seseorang berkeliling dan menyerukan ini.
Di pinggir jalanan, dua orang dewa mendengar seruan itu dan mereka berdua saling menatap.
"Apa yang terjadi dengan dunia ini?" Seseorang bertanya.
"Dewa, ampunilah kami!" Seseorang di sampingnya.
"Tunggu, bukankah kita Dewa? Untuk apa kita meminta kepada Dewa?"
"Oh, iya. Kamu benar. Aku sepertinya terlalu mendalami posisiku di dunia manusia."
"Tunggu, lalu, kepada siapa kita akan selamat?"
"… Aku akan mengikuti orang tadi."
"Kau akan memuaskan hasratmu sekarang? … Ah, hei, tunggu dulu! Aku belum selesai! Ah, sial! Aku ikut!"
"Hei, jangan menarik bajuku!"
__ADS_1
"Tidak, wanita itu milikku!"
Seruan dari berbagai Dewa membuat kekacauan di seluruh penjuru. Pertarungan Zeus membuat planet di dekatnya mengalami berbahagia bencana. Planet Ares tampak tidak bisa bertahan lebih lama.
Di kediaman Keluarga Furry.
"Barosa, aku harap dapat membuatmu lebih bahagia. Aku tidak menyangka kalau saudara-saudarimu akan melakukan hal sekejam itu!" Ayah Barosa, Furry Galrisa berkata dengan kecewa dan sedih.
"Ayah …" Barosa tidak bisa membantu, tetapi hanya melihat ayahnya yang telah mulai kehilangan vitalitasnya.
Barosa adalah Dewa yang aku bangkitkan dari item card dengan menggunakan banyak jiwa. Dia menjadi penguasa di Dunia Karaztam dan aku mengalahkannya dengan cukup mudah. Untuk seukuran Dewa, dia memiliki kemampuan yang tinggi. Namun, dia tidak berkembang pesat berkat saudara-saudarinya.
Zero yang menyelinap kabur, tidak lupa untuk meninggalkan klonnya yang menyamar menjadi malaikat pribadi Barosa, Bariel. Kemudian, Bariel (klon Zero)menceritakan semua yang Zero tahu mengenai masa lalu Barosa. Yah, ini lebih seperti memberikan laporan kegiatan yang telah dilakukan.
Barosa merasa sedih atas kondisi ayahnya, namun dia lebih mengkhawatirkan kondisi Tuannya, Crhono Zero.
"Tuan …" Barosa melihat ke luar jendela di mana langit gelap sedang mengamuk sambil bergumam dengan khawatir.
Kemudian, saat itu juga, dunia mengalami guncangan. Energi yang amat besar telah terdeteksi di luar atmosfer planet. Dari daratan sendiri, mereka dapat menyaksikan sinar warna-warni yang besar dengan samar.
Itu adalah hasil dari serangan Ultra Magnum yang Zero gunakan. Akibatnya, kekacauan terhenti sementara. Mereka berdiri diam, menyaksikan sinar itu. Sinar yang mampu menembus awan gelap yang disertai gemuruh petir.
***
Semua pertempuran berhenti sejak perginya Zeus menuju asal serangan cahaya warna-warni. Di sana, dia menemukan Mizan Noura dan Crhono Zero. Setelah mengajukan beberapa pertanyaan, Zeus tampak telah mengetahui banyak hal.
Di sisi lain …
[Selamat datang, Master!]
Zero memasuki Dunia Sistem yang hanya ruang putih. Beberapa saat kemudian, interface Sistem muncul di hadapan Zero.
Zero mengenakan wajah tanpa ekspresi dan mata yang dingin. "Serap pengetahuan yang diberikan Noura!"
[Perintah diterima.]
[Memindai 'Esensi Pengetahuan Energi Kosmos'.]
[Pemindaian selesai!]
Tiba-tiba, sebuah bola energi transparan berwarna biru muda yang indah muncul dari jendela Sistem.
[Memulai penyerapan.]
Kemudian, bola itu perlahan mulai menjadi partikel-partikel kecil yang berterbangan, mengalir ke dahi Zero. Di antara alisnya, partikel-partikel tersebut masuk, seolah-olah menembusnya. Namun, mereka sebenarnya tersaring, terserap dan menyatu dengan jiwaku.
Perlahan, aku mulai mengetahui misteri Energi Kosmos.
Energi Kosmos merupakan energi paling murni. Apa kau tahu kenapa ada Energi Sihir di sebuah planet? Itu semua berasal dari Energi Kosmos.
Atmosfer setiap planet merupakan formasi hukum raksasa yang mampu mendifusikan Energi Kosmos menjadi Energi Sihir Alam. Dari tingkat tinggi menjadi tingkat yang lebih rendah. Namun, hasil akhirnya lebih banyak. Ini seperti pengenceran elixir hingga 1:1.000.
Setelah memasuki atmosfer, Energi Kosmos berubah menjadi Energi Sihir dan dari Energi Sihir, terciptalah Energi Unsur; seperti api, tanah, air, angin dan lain-lain. Dengan kata lain, Energi Kosmos juga bisa disebut dengan Energi Asal atau Energi Murni.
Mereka tersebar di segala penjuru galaksi. Beberapa tempat menjadi aliran sungai Kosmos yang merupakan tempat di mana terdapat banyak Energi Kosmos di sana. Namun, mereka tidak terlihat oleh mata. Meski mungkin ada beberapa jenis mata yang mampu melihatnya.
Penggunaan Energi Kosmos sangat berbahaya. Tidak ada seorangpun yang mampu mengontrolnya tanpa bantuan energi lain. Mereka harus menggabungkan Energi Kosmos dengan Energi Sihir atau Energi Unsur. Dengan begitu, kekuatan Energi Sihir atau Unsur ditingkatkan ke titik maksimal. Dan lagi, efeknya adalah penghambatan regenerasi.
Mereka hanya tahu kalau Energi Kosmos hanya mampu mendukung energi lain yang bersifat menyerang.
__ADS_1
"Jadi begitu." Zero memasang wajah tanpa ekspresi dengan penuh pemahaman.
"Tapi, aku rasa potensi Energi Kosmos tidak hanya seperti itu." Esensi pengetahuan telah terserap sepenuhnya. Namun, Zero masih merasa bahwa ada sesuatu yang kurang mengenai ini.
"Memang … Energi Kosmos masih menjadi misteri hingga saat ini."
Bahkan, suku Geolien yang memiliki kecerdasan tertinggi masih belum bisa memahami sepenuhnya. Itu juga disebabkan karena mereka tidak bisa mengontrol Energi Kosmos.
Lalu, senyum tipis muncul di wajah Zero dan dia berkata dengan tampak percaya diri, "Tapi, aku akan meneliti ini secara langsung!"
Pemahaman Zero sekarang telah maju. Dia hanya perlu mencobanya. Apakah dia bisa mengontrol Energi Kosmos atau tidak.
Waktu yang terhenti akan dijalankan kembali.
"System's World … disable!"
[Menonaktifkan Dunia Sistem!]
Dunia Sistem mulai runtuh. Partikel-partikel cahaya biru mulai naik beserta bilangan biner. Perlahan, lingkungan dunia nyata menggantikan lingkungan Dunia Sistem.
Waktu berjalan kembali. Namun, tiba-tiba …
Boom!
Ledakan terjadi tepat di hadapan Zero.
"Kuack! erangan yang alami keluar dari mulutnya.
Whoosh!
Zero terhempas jauh. Dia terhempas menjadi aliran cahaya yang melesat jauh.
"Apa-apaan itu!?" Zero berbicara dalam hati.
Lalu, di tempat Zero sebelumnya berada, Zeus berdiri dengan sorotan mata yang tajam dan berkata, "Hmm, lumayan juga. Dia layak untuk dapat membunuh Poseidon. Dan lagi, aku merasakan aura penguasa laut darinya. Tapi …"
Mata Zeus yang tajam, kini memiliki niat membunuh dan amarah.
"Kamu mencoba membunuh istriku, Hera. Dan sekarang, kamu telah membunuh kakakku, Poseidon. Aku, Zeus, tidak akan memaafkanmu! Aku akan menghabisimu!"
Segera, Zeus melesat menjadi aliran cahaya dan mengejar Zero. Tampaknya, dia tidak berniat untuk memberi Zero waktu istirahat.
Setelah terhempas, Zero mengalami kerusakan serius pada tubuhnya. Dia pura-pura mengutuk, "Sial! Aku bahkan belum mencoba Energi Kosmos!"
Boom!
Pada saat ini, bunyi getaran yang kuat terjadi di sebuah planet tak berpenghuni. Zero menabrak planet itu dan kawah besar muncul di sana.
"Aku, Crhono Zero, tidak akan membiarkanmu seenaknya … Zeus!" Zero berseru, memasang wajah marah dengan tubuh yang rusak.
***
Tekan like jika kamu suka cerita ini.
Tekan love jika kamu suka novel ini.
Dukung author dengan vote dan hadiah.
Beri saran, kritik atau hal yang ingin ditambahkan dalam cerita di kolom komentar.
__ADS_1
Terimakasih