[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)

[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)
Chapter 110 ~ Seni adalah ...


__ADS_3

SWOOSH! SWOOSH! SWOOSH!


Matahari mini terus ditembakkan dari tempat Hades menuju Zero dalam kecepatan tinggi. Namun, dengan kecepatan dan kontrol terbangnya, Zero dapat menghindari itu semua tanpa masalah.


'Baiklah, mari kita lihat seberapa jauh kemampuan yang kau miliki, Hades!' Zero menyeringai dan berkata di dalam hatinya.


Dengan kecepatan yang melampaui cahaya, Zero langsung tiba di dekat Hades dalam waktu kurang dari satu milidetik.


"Aku juga akan mencoba kekuatanku!"


Berhenti, Zero mengangkat tangan ke sebuah bola seperti api. Kemudian, dia mengarahkan sepuluh jarinya ke arah tertentu dengan Violet Star Energy dari gabungan Energi Kosmos dan Energi Sihir miliknya.


Tanpa memedulikan matahari mini yang menuju ke arahnya, Zero memejamkan mata. "Chaotic Firework Missile (Rudal Kembang Api Kekacauan)!"


Dengan sedikit dorongan, sepuluh Violet Star Energy seukuran bola pingpong melesat meninggalkan berkas cahaya ungu yang indah.


BOOM! BOOM! BOOM!


Seolah-olah telur melawan batu, matahari mini Hades pecah dan meledak ketika ditabrak oleh Violet Star Energy.


"…!!" Hades tercengang ketika menyadari bahwa matahari mininya hancur oleh sesuatu. Meski begitu, dia masih berusaha untuk memfokuskan diri dalam menyetabilkan Energi Iblis yang masuk dari penggabungan Dosa Besar Wrath.


Dia yakin bahwa pelindung cincin matahari miliknya mampu menahan serangan Zero entah bagaimana. Saat ini, Hades masih belum bisa mengeluarkan serangan yang kuat. Jika tidak, Energi Iblis di tubuhnya akan menjadi tidak stabil dan itu akan merusak tubuhnya!


Meyakini hal ini, Hades memejamkan matanya. Energi Iblis yang menyelimuti dirinya perlahan mulai mengempis dan tenang.


Di saat yang bersamaan, Zero melihat Hades yang berlindung dengan tatapan mengejek, "Sungguh bodoh, tidak menyadari bahaya besar mendekati diri sendiri."


BOOM! BOOM! BOOM!


Tiba-tiba, rangkaian suara ledakan yang teredam terdengar.


Gelombang panas dan ruang berguncang ke segala arah. Tempat Hades berada di bombardir oleh Violet Star Energy Zero.


Ledakan yang sangat besar membuat semua orang yang menyaksikan menjadi tertegun.


Seolah bunga api ungu yang indah mekar, mata semua orang terpana pada ledakan indah yang dibuat Zero.


"Ohhh, tidak kusangka ledakannya akan seindah ini."


Tanpa menunggu jeda, Zero membuat Violet Star Energy lagi. Kali ini, ukurannya lebih besar, seukuran bola basket dengan masing-masing satu di telapak tangannya.


Kemudian, dia menggabungkan keduanya dan melemparkan Violet Star Energy dengan gaya.


Zero menyeringai ketika bersiap melempar Violet Star Energy, "Orang bijak pernah berkata, 'Seni adalah …"


BOOM!


"'… Ledakan'!"


Dengan ledakan tunggal yang sangat dahsyat, segalanya tersapu habis di area tersebut.


Zero tertawa keras dengan senang seperti anak kecil, sementara menyaksikan ledakan yang mengerikan di hadapannya.


"Hm, ya. Aku paham sekarang. Aku paham kenapa Orang Bijak itu mengatakan, 'Seni adalah ledakan'." Zero menganggukkan kepalanya seperti menyadari sesuatu dengan penampilan bijak ketika melihat ledakan indah semakin melebar. p


Di dalam ledakan yang besar itu, seseorang tampak menderita dengan menahan rasa sakit yang luar biasa.


"Kuuk!" Hades mengerang, menahan rasa sakit dan terus berusaha untuk berkonsentrasi. Dia tidak ingin kerusakan lebih lanjut dengan gagalnya menyetabilkan Energi Iblis.


Meyakini pertahanan tinggi miliknya, Hades hanya bisa berusaha mengurangi kerusakan dengan menutupi titik vital. Ketika dalam proses menyetabilkan Energi Iblis, dia tiba-tiba mengeluarkan seteguk darah hitam.


Darah itu sangat gelap dan tampak sangat terkontaminasi, sungguh berbahaya. Jika mengamatinya lebih jauh, seseorang dapat merasakan bahwa Energi Iblis yang kental telah menyatu sempurna dengannya.


Saat itu juga …


'Cepat! Aku hampir berhasil!'


Energi Iblis hampir berhasil stabil sepenuhnya. Namun, suara retak terdengar.


CRACK!


"…!!" Hades mau tidak mau, tidak bisa mengabaikan suara ini. Retakan mulai muncul di beberapa titik di armor tubuhnya.


'Tidak …' Seolah-olah dirinya jatuh di jurang tak berdasar, wajahnya terdistorsi dan penuh ketidakberdayaan.


Namun, mengingat perjuangan yang telah menghabiskan waktu dan usaha yang tak terhitung jumlahnya, mata Hades mengeluarkan kilat cahaya merah gelap. Seberkas tekad yang kuat telah memenuhi matanya.


BOOM!


Saat itu, lonjakan Energi Iblis yang sangat kuat terjadi. Hades mengeluarkan teriakan keras dan ledakan yang menyelimuti dirinya telah disingkirkan berkat lonjakan Energi Iblis.


Menyadari fluktuasi energi yang aneh ini, Zero tidak bisa membantu alisnya yang menyipit.


Beberapa saat setelah itu, ledakan tiba-tiba menghilang seolah-olah tidak ada. Sementara itu, aura gelap yang transparan telah memenuhi bidang sekitar yang sebelumnya dipenuhi ledakan.


"Ini …" Zero menjadi lebih waspada.

__ADS_1


Ketika matanya tertuju pada sosok gelap dengan rambut berapi, namun sosok itu segera menghilang. Di saat bersamaan, sebuah suara hantaman yang keras terdengar.


THUMP!


Tiba-tiba, wajah Zero memucat. Melihat ke bawah, sebuah tangan yang dilapisi armor hitam kokoh menekan perutnya.


"Kuack!" Zero langsung memuntahkan udara kosong dan air liur. Meski dia tidak bisa merasakan sakit, tubuhnya masih mampu beraksi terhadap rasa sakit.


Wajah Zero terdistorsi oleh rasa sakit dan matanya bergetar.


BOOM!


Sesaat berikutnya, ledakan terjadi di perut Zero. Dengan daya ledak yang kuat itu, tidak heran jika Zero terhempas kuat dan cepat.


Dalam pandangan Zero yang semakin menjauh, dia melihat Hades dengan penampilan yang sedikit berbeda. Ketenangan dan penuh kepercayaan diri memenuhi sosoknya.


'Dia … apa yang telah terjadi padanya?' Zero tidak bisa menahan diri untuk bertanya.


Fluktuasi Energi Iblis yang kuat dan tenang dapat dirasakan di sekitar Hades. Energi Iblis itu sangat kental dan padat.


Di saat Zero berusaha menyetabilkan posturnya, Hades mengulurkan jari telunjuknya ke arah Zero.


Tiba-tiba, fluktuasi energi yang kuat dirasakan di ujung jarinya. Kemudian, pusaran kecil terbentuk yang berisi berbagai macam energi.


Di saat berikutnya, itu langsung menembak ke arah Zero dengan kecepatan yang tak terbayangkan.


"…!!" Setelah menyetabilkan posturnya, Zero kehilangan momentum untuk kembali bergerak. Sekarang, dia tidak bisa mengelak.


Dengan pemikiran cepat, Zero membuat penghalang transparan yang terbuat dari Violet Star Energy. Dalam waktu yang sangat singkat, rangkaian penghalang tebal tersusun yang saling bertimbun di hadapan Zero.


Mengayunkan tangannya secara reflek, Zero menyilangkan lengannya ke dada dengan cepat. Di saat bersamaan pula, dia membuat penghalang transparan lain di dekat lengannya. Namun, kali ini sedikit berbeda.


Penghalang itu tampak elastisis dan mengandung ketahanan yang luar biasa.


Dalam proses ini, Zero berhasil membangun puluhan penghalang dalam waktu sepersekian detik.


Namun, saat itu juga, sebuah cahaya melesat menembus rangkaian penghalang tebal dan kuat yang telah disusun. Sesaat berikutnya, cahaya itu mengenai Zero dan membawanya pergi lebih jauh.


Meskipun cahaya itu tidak mematikan, masih dibutuhkan usaha untuk mencegah luka lebih lanjut.


Dengan hempasan yang kuat, Zero meluncur ke sebuah planet raksasa. Itu adalah planet tetangga Planet Ares.


Melewati atmosfer planet dengan kecepetan tinggi, sekeliling Zero langsung dipenuhi kobaran api, jatuh seperti meteor. Awan-awan tebal menyingkir dari jalan Zero dan membentuk lubang.


SWOOSH!


THUMP!


Dengan dentuman yang kuat, puncak gunung menjadi hancur, terbentuk kawah. Retakan besar mulai muncul di sisi gunung dan merambat ke lembahnya, menyebabkan gempa dan longsor besar.


Di dalam kawah di mana awan debu terus mengepul, sesosok pria bangkit dengan seragam sekolah SMA.


"Cih, pakaianku jadi kotor seperti ini. Untungnya tidak rusak." Zero berkata ketika melihat noda di bajunya dan menepuk-nepuknya.


Melihat ke atas, Zero mengalihkan perhatiannya melewati awan debu tebal. Melalui indera yang telah berkembang hingga sedemikian rupa, awan debu seperti ini tidak akan mengganggu penglihatannya.


Hal ini akan Zero manfaatkan untuk mengintip wanita cantik yang sedang — bah, maksudku untuk pertempuran dan pengawasan.


Ketika Zero menatap tajam ke arah tertentu di atas, Tato Penguasa yang redup mulai mengeluarkan cahaya yang intens.


"Tidak aku sangka kalau dia benar-benar menjadi kuat. Ya, baiklah. Aku tidak ingin menunda lagi." Sesaat kemudian, Zero menghilang di tempat.


Seberkas cahaya tiba-tiba melesat dari puncak gunung raksasa yang hancur. Dengan begitu, guncangan yang kuat kembali hadir karena dentuman keras dari Zero.


.....


Di dekat atmosfer sebuah planet, kerumunan orang sedang berbaris dengan mengeluarkan aura membunuh yang intens. Kekuatan dan tekanan yang kuat dapat dirasakan dari masing-masing mereka.


Di sisi lain, sosok yang mengeluarkan Energi Iblis yang mengerikan terhenti di hadapan kerumunan orang-orang itu.


Para Transenden dan pengkhianat Olympus sedang menghadang Hades dengan tatapan yang mengancam, sementara Hades menatap mereka dengan dingin seolah-olah tidak menempatkan mereka di matanya.


Di tengah-tengah keheningan ini, Hades membuka mulutnya untuk pertama kali, "Apa artinya ini?"


Suara yang dalam dan dipenuhi tekanan superior menyebabkan para Transenden dan yang lainnya mengernyitkan alisnya.


Tidak mereka sangka, Hades mampu memberikan tekanan pada mereka hanya dengan suaranya.


Menggertakkan giginya, Mizan Noura melangkah maju untuk berbicara.


"Seperti yang kamu lihat. Kami di sini untuk menghalangimu." Noura berkata dengan dingin, namun ada sedikit ketakutan di matanya.


Jika orang yang di hadapannya adalah Zeus, dia pasti tidak akan gentar!


Meski Noura lebih lemah dari Zeus, persentase kemenangannya masih terbilang tinggi. Namun, Hades yang telah menggabungkan seluruh Dosa Besar memiliki kekuatan yang lebih daripada Zeus!


Tentu saja ini membuat Noura merasa sedikit terancam.

__ADS_1


"Huh, hanya dengan kalian? Lelucon!" Hades mencibir orang-orang yang menghalanginya ketika dia mulai mengangkat tangannya, mengeluarkan Energi Iblis dan Sihir ke tangannya dan menyapu ke barisan di hadapannya.


Sesaat kemudian, semua orang merasakan hawa dingin naik melalui tulang belakangnya.


Dengan sapuan tangan yang lemah, hempasan kuat yang dipenuhi Energi Iblis dan Energi Sihir mulai muncul dan mendistorsi ruang.


Wajah semua orang memucat dan mereka mulai mengeluarkan semua kekuatannya untuk bertahan. Beberapa hanya menggunakan pelindung energi dan lainnya menggunakan artefak.


Setelah hempasan yang kuat itu menghampiri mereka, ledakan yang kuat terjadi dan semua orang terhempas jauh.


Meskipun mereka tidak terluka, mereka masih tercengang dengan kekuatan Hades yang mampu mendorong mereka dengan sapuan tangan lemah seperti itu!


Merasakan bahaya yang kuat ini, wajah semua orang memucat dan mereka hanya berdiri diam, membeku. Naluri bertahan hidup mereka berteriak untuk kabur, namun meski mereka ingin, badan mereka membeku dan pikiran mereka tidak menentu.


Setelah beberapa saat, Noura-lah yang pertama kali menyadarkan diri dari kejutan ini. Dia melihat ke sekeliling dan mendapati mereka mulai sadar satu persatu.


Saat itu, suara yang mengguncang kembali terdengar.


"Jadi, bagaimana? Apakah kalian masih ingin melanjutkannya?" Hades bertanya dengan nada yang meremehkan, "Jika kalian paham, aku harap kalian menyingkir! Aku bukanlah orang gila yang akan membunuh orang sesuka hati!"


Alis semua orang mengkerut dan ada ekspresi ketidak percayaan di mata mereka.


Hades yang telah menjadi sangat kuat ini akan membiarkan kami pergi?


Hades itu yang telah membantai orang dan menyiksanya?


Apakah ini lelucon?


Dia adalah orang gila yang membunuh orang-orang sesuka hati!


Hati semua orang dipenuhi pertanyaan.


Seharusnya, Hades ini orang yang tak kenal bulu. Dia akan langsung membunuh orang yang mengganggunya. Tapi, kenapa dia membiarkan kami pergi?


Melihat ekspresi semua orang tidak percaya, Hades hendak berbicara kembali sebelum suara lain mendahuluinya.


Suara itu penuh tawa dan prasangka.


"Hades, oh Hades. Tidak seperti dirimu saja. Kamu pikir bisa menipuku?"


Hades langsung mengerutkan keningnya ketika mendengar ini.


Semua orang langsung berbalik ke asal suara dan melihat gadis cantik yang tampak berusia awal dua puluh tahun. Kulitnya seputih giok dengan rambut pirang yang panjang.


Noura berkata sambil menggelengkan kepalanya, "Aku tahu betul dengan sifatmu. Jadi, aku juga sempat terkejut ketika berkata bahwa kau akan melepaskan kami."


"….." Wajah Hades menjadi gelap.


Hades adalah penguasa Dunia Bawah (Neraka). Dia dikenal dengan kebengisannya yang akan menghabisi orang-orang yang menghalangi tujuannya. Sementara dia duduk diam, tidak pernah keluar dari Dunia Bawah, dia telah mengatur rencana yang besar.


Membuat pasukan Gigant dan mencari pemilik Dosa Besar di seluruh dunia dengan bantuan bawahannya.


Sekarang, dia telah menjadi kuat. Lebih kuat dari Zeus. Namun, ada lawan kuat yang saat ini menghalangi jalannya.


Dia adalah Crhono Zero!


Memahami kekuatan Zero dengan baik, Hades tidak berani menganggap remeh Zero. Jika dia menyia-nyiakan kekuatannya untuk para Transenden dan pengkhianat konyol ini, maka kemungkinan besar dirinya akan kalah dengan Zero.


Ketika menyadari hal ini, Hades tidak bisa menahan diri untuk menggertakkan giginya dengan marah.


Saat itu, gelombang Energi Iblis mulai naik dari tubuh Hades. Semua orang langsung waspada.


Tiba-tiba, kehadiran lain datang dengan rombongannya.


Suara sombong yang dipenuhi kebijakan mulai terdengar.


"Wah, wah, wah, di sini cukup meriah juga."


Armada pesawat tempur luar angkasa langsung muncul di belakang Hades dan pemimpinnya, Barney Tesla langsung berbicara.


Hades semakin mengerutkan keningnya lebih dalam, sementara wajah lawannya menjadi sedikit lebih cerah.


Seorang gadis muda berambut hitam menjadi bersemangat. Dia adalah Noir!


Noir langsung berseru dengan wajah cerah, "Barney Tesla!"


Dengan kedatangan suku Geolien, harapan hidup mulai meningkat di hati Transenden dan pengkhianat Olympus.


***


Tekan like jika kamu suka cerita ini.


Tekan love jika kamu suka novel ini.


Dukung author dengan vote dan hadiah.


Beri saran, kritik atau hal yang ingin ditambahkan dalam cerita di kolom komentar.

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2