[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)

[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)
Chapter 176 ~ Malam dan Ceril


__ADS_3

"Tidak!"


Banyak wanita yang berteriak histeris pada saat ini.


Karena apa?


Huh, itu semua karena playboy tua itu!


Sialan, mantan kaisar, Eude itu hendak dieksekusi oleh Jenderal Iblis Malgrim. Tapi kali ini, jal*ng-jal*ng tidak tahu diri itu malah berteriak.


Malgrim mendengus saat tangannya yang memegang pedang hendak memenggal kepala Eude.


Tanpa menghiraukan suara-suara itu, dia mengayunkan pedangnya ke leher Eude yang tertunduk pasrah dan tidak bisa melawan.


Sebenarnya Eude bisa membebaskan diri, tetapi dia diancam oleh Zero jika dirinya melawan, wanita-wanitanya akan dieksekusi juga.


Tapi jika memberontak juga, itu tidak terlalu menjadi masalah. Pada dasarnya, Malgrim sudah lebih dari cukup untuk mengatasinya.


Splat!


Tiba-tiba darah memuncrat keluar dan satu kepala terbang di udara, terpisah dari tubuhnya. Wanita-wanita yang berteriak menjadi hening dan kata-kata terasa tersangkut di tenggorokan mereka.


Tanpa disadari, air mata mengalir di wajah mereka dan kemudian nyanyian sedih, yaitu tangisan saling beresonansi.


Pemandangan itu sudah cukup untuk memberikan simpati dan kesan mendalam yang menyebabkan rasa takut para penonton terhadap pemerintah.


Jeritan dan tangisan para gadis melanda alun-alun kota. Kemudian, acara selanjutnya adalah 'kompensasi'.


Huh, setelah menanamkan rasa takut dan dominasi, kini menanamkan rasa kebaikan dan belas kasih. Benar-benar licik, sungguh rencana yang licik.


Setiap bangunan yang rusak dan korban akibat perang diberikan kompensasi yang setimpal. Awalnya terjadi perdebatan tentang hal itu saat berada di pertemuan kemarin siang.


Namun setelah Zero mengeluarkan segunung emas dari System's Storage, orang-orang itu terdiam dengan kagum. Jumlah keuangan ini, bahkan tidak bisa mereka hitung dalam satu minggu.


Akhirnya, keluarga korban perang diberi 5 koin emas dan bebas pajak selama satu tahun penuh.


Kemudian untuk kerusakan bangunan diberikan 1-10 koin emas, serta perbaikan gratis dari pemerintah.


Acara itu baru selesai pada hari ketiga.


Sementara itu, kota-kota lain juga didatangi dan diberikan kompensasi juga.

__ADS_1


Oh benar, jangan lupakan bahwa masih ada wilayah musuh yang belum ditaklukkan. Yah, itu cuma musuh-musuh keroco.


Empat Jenderal Iblis diutus untuk itu.


Ngomong-ngomong, aku belum menceritakan pertemuan malam Zero dengan Ceril.


Itu terjadi pada tengah malam pada pesta sebelum pidato.


.....


Zero menunggu di kamar.


Tok, tok.


Terdengar suara ketukan di pintu.


"Masuk," kata Zero.


Kemudian, pintu terbuka dan sesosok gadis berusia 16 tahun masuk dengan pakaian tembus pandang. Gaunnya tampak kekurangan bahan, tapi kain renda berwarna merah gelap yang mengundang syahwat sangat kontras dengan tampilan polos nan mungil gadis itu.


Untuk ukuran pegunungan yang tidak memuaskan, itu sedikit tidak cocok. Pakaiannya mirip dengan pakaian wanita malam yang Zero temui di distrik merah kota ini.


"Kamu datang, Ceril." Zero berkata saat duduk di samping ranjang dan memain-mainkan segelas cairan berwarna ungu kemerahan. Dia menyilangkan kakinya dan menatap Ceril berwajah merah yang malu.


Aroma manis nan menyegarkan tercium oleh Ceril dari cairan ungu kemerahan di gelas tembus pandang Zero.


'Gadis kikuk ini, apa yang dia lakukan dengan pakaian seperti itu?' Zero bertanya-tanya dalam hatinya.


Omong-omong, cairan di gelas itu adalah jus anggur, tidak mengandung alkohol sedikitpun.


Zero menyeringai dan meneguk jus anggur itu, kemudian dia berkata, "Apa yang kamu lakukan dengan pakaian seperti itu?"


"Urgh, … um, ini …." Ceril menjadi gugup dan telinganya yang memerah tampak mengeluarkan uap.


Zero samar-samar sudah menebak ada suatu kesalahpahaman di sini. Tapi dia akan berpura-pura tidak tahu dan memainkan beberapa drama.


"Itu … kakakku … dia yang memberitahuku untuk …"


'Jadi begitu, si Malsi itu, ya. Ya ampun, apa yang diajarkannya kepada adiknya?' Zero menggelengkan kepala dalam hati.


"Cukup." Zero menyudahi obrolan kosong ini, kemudian dia meletakkan gelas di meja dan mendatangi Ceril, "Aku mengundangmu malam ini hanya untuk satu hal."

__ADS_1


"…. U-um." Kepala Ceril tertunduk dan tidak bisa mengangkat kepalanya, hanya bisa mengangguk dengan jawaban singkat.


Aku akan bilang itu tidak sopan untuk berbicara seperti itu pada Zero yang saat ini memiliki status seorang kaisar. Tapi karena dia tidak terlalu mempedulikannya pada kasus ini, dia mendekatkan kepalanya dan berbisik dengan senyum main-main.


"Apa yang kau lihat dari jiwaku?" tanya Zero dengan senyum menggoda.


Ceril tidak melihat senyum itu tetapi merasakan udara hangat yang menyapu permukaan kupingnya membuat dia bergidik dan mengeluarkan suara aneh.


"I-itu …." Dia kesulitan untuk berbicara, memejamkan mata dan berusaha untuk mengatakan sesuatu.


Zero menjauhkan wajahnya dan menepuk kepala Ceril, mengusap-usap rambutnya dan berkata, "Hahaha, jangan gugup seperti itu. Tenang saja, aku tidak akan memakanmu juga, kok."


Kemudian, dia berjalan menuju tempat di mana terdapat dua kursi dan satu meja bundar kecil.


"Duduklah," suruh Zero dan kemudian duduk.


Ceril mengikuti dengan buru-buru.


Zero yang mengamati gadis pemalu ini menuangkan teh pada cangkirnya.


"Minumlah, tenangkan dirimu dulu."


"U-um, okay."


Ceril mengambil cangkir, menyeruput teh dengan wajah tertunduk dan meletakkannya lagi. Zero melihat ke cangkir itu dan menemukan isinya telah hilang.


Lagipula, itu sudah wajar, kualitas teh ini sangat tinggi.


Sebagai bukti, nafas Ceril kembali teratur dan dia mengangkat wajahnya. Tidak ada kegugupan dan rasa malu yang tersisa. Tapi bukan berarti dia sudah tidak punya rasa malu.


'Baguslah, dia sudah tidak gugup lagi. Teh memang yang paling ampuh untuk menenangkan hati dan suasana.'


Zero berbicara di dalam dan meminum tehnya hingga tak tersisa.


***


Tekan like jika kamu suka cerita ini.


Tekan love jika kamu suka novel ini.


Dukung author dengan vote dan hadiah.

__ADS_1


Beri saran, kritik atau hal yang ingin ditambahkan dalam cerita di kolom komentar.


Terimakasih


__ADS_2