[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)

[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)
Chapter 29 ~ Barosa yang Mengecil


__ADS_3

Dewa Barosa, sang dewa penjaga Dunia Karaztam. Kekuatannya telah mencapai puncak dan tidak dapat bertambah kuat lagi sebelum berevolusi. Namun, dia kalah oleh aku, Crhono Zero yang merupakan variabel unik dengan Ras 'Uniqe Human'.


Ras 'Uniqe Human' adalah ras yang setara dengan Ras 'Rare Human', namun Ras 'Uniqe Human' adalah ras yang lebih langka dan jarang sekali ada. Sehingga, ras tersebut menjadi ras 2 ras yang lebih kuat dibandingkan dengan Ras 'Rare Human'.


Aku telah berada di dunia ini hampir tiga minggu. Dan dalam seminggu terakhir, aku telah menguasai benua terbesar, benua iblis, Karazbis dan memiliki dua pelayan baru. Mereka adalah Raja Iblis Margus dan Dewa Barosa.


Setelah membuat Dewa Barosa menjadi pelayanku, aku menyuruhnya untuk mencari dan membawa Raja Iblis Margus yang terkena dampak seni beladiri ku di istana ini.


"Baiklah, Barosa! Aku akan memberikan perintah pertamamu. Cari dan bawa Margus ke sini dengan segera!"


"Baik, Tuan!"


Dewa Barosa dengan sigap langsung pergi keluar untuk mencari Raja Iblis Margus dan meninggalkan aku di ruang tahta.


"Magic Detection"


Dengan ketrampilan sihirnya yang hebat, Dewa Barosa menggunakan sihir deteksi yang mampu menemukan targetnya dalam radius tertentu. Dan di sana, dia hanya merasakan keberadaan tuannya dan Raja Iblis Margus yang pingsan di halaman istana.


"Benar-benar hebat! Energi tuan bahkan sebesar ini. Untung saja aku menjadi melayaninya!"


"Tapi, aneh juga ya! Kenapa aku ingin melayaninya?"


Dewa Barosa belum mengetahui bagaimana bisa dia ingin melayani aku. Padahal sebelumnya dia ingin mengakhiri kehidupannya sendiri. Diapun bergegas pergi ke tempat Raja Iblis Margus.


Di sisi lain, aku mengamati ruang tahta.


"Kalau dilihat-lihat lagi ... istana ini benar-benar besar sekali, ya! Bukankah ini kurang cocok dengan ukuran tubuhku?"


"Meski ruangannya sangat megah dan mewah, ukuran tubuhku terlalu kecil. Omong-omong, bagaimana si Barosa membuat istana ini, ya~?"


Ruang tahta Istana Barosa adalah sebuah ruangan dimana dia sering melakukan perkumpulan dengan banyak pelayannya. Namun, ukurannya terlalu besar dan suatu hari nanti, aku akan merekonstruksi istana ini.


"Oh, ya! Aku harus memeriksa hadiah-hadiah dari misiku dulu. Sepertinya aku belum pernah memeriksa hadiah dari misi, ya!"


Aku membuka inventaris dari fitur sistem.


"Buka penyimpanan!"


Layar hologram muncul di depan ku. Di sana, terdapat banyak barang dan salah satunya adalah sebuah pedang yang bernama World Sword Authority.


...[ SENTUH UNTUK INFORMASI LEBIH DETAIL ]...


Aku menyentuh icon pedang tersebut dan detail pedang muncul dalam layar hologram muncul.


Klik.


...Informasi!...


Nama : World Sword Authority.


Daya tahan : ∞.


Ketajaman : 15 000 000.


Daya serang : 100 000 000.


Berat : 10 kg (Dapat diatur).


Konduktivitas sihir : 75%.


Ketahanan sihir : 70%.


Kualitas : X.


Peringkat : Unik >> Legendaris ~ pertumbuhan.


Tipe : Pedang panjang.


Opsi tambahan :


-Meningkatkan daya serang sebanyak 20% dari maksimal daya serang pedang jika diberi sihir.


-Meningkatkan kecepatan serang sebanyak 25% dari maksimal kecepatan serang pengguna jika diberi sihir.


-Berat pedang dapat diatur dengan memutar silinder di bawah pegangan sebanyak 5 kg sampai 10000 kg.


-Musuh akan mengalami 'ketakutan' setiap musuh kehilangan 10% kesehatan dalam sekali serang.


-Pedang dapat dilapisi sihir atribut api, jika dialiri sihir.


-Pedang dapat menjadi alat yang dapat mengendalikan api tanpa menggunakan MP.


-Jika pedang berevolusi, opsi tambahan akan meningkat dan opsi tambahan akan bertambah.


Latar belakang :


Sebuah pedang yang hanya ada 7 saja di seluruh dimensi dan dunia. Keberadaannya lebih luar biasa dari sebuah dunia.


Pedang ini tercipta karena adanya segala hal. Sebuah pedang yang mampu menguasai seluruh dunia dan mampu membelah dunia serta dimensi menjadi dua. Pedang yang memiliki jiwa, namun karena beberapa hal, jiwa pedang tidak dapat keluar dan kekuatannya melemah.


Bentuknya seperti pedang biasa karena kekuatannya disegel, bentuk dan kekuatan menjadi lemah. Namun, kekuatannya masih lebih baik daripada pedang yang setingkat dengannya.


Panjang keseluruhan 170 cm, panjang bilah 155 cm dan pegangan 15 cm. Kedua sisi tajam dengan ujung runcing dan penampilan biasa.


Pedang tersebut tidak dapat digunakan, jika jiwa pedang tidak mengizinkan. Kekuatan saat ini mampu membelah laut sepanjang satu kilometer.


Pemilik : Tidak ada.


...Selesai!...


"Heeh... hebat sekali pedang ini! Kalau tidak salah, aku mendapatkannya pada misi pengusiran Iblis di Hutan Melris, ya. Baiklah, selanjutnya!"


Di sampingnya, terdapat sebuah icon dengan bentuk mata yang bagian putihnya berwarna merah. Itu adalah "Devil's Eyes".


Klik.


...Informasi!...


Nama : Devil's Eyes.


Daya tahan : 1000/1000.

__ADS_1


Berat : 0,1 kg.


Kualitas : S.


Peringkat : Mitos>>God~Pertumbuhan.


Opsi tambahan :


-Meningkatkan jangkauan penglihatan sebanyak 100× dari maksimal penglihatan pengguna.


-Meningkatkan maksimal MP sebanyak 100× dari maksimal jumlah MP pengguna.


-Meningkatkan vitalitas sebanyak 10× dari maksimal jumlah vitalitas pengguna.


-Kecepatan, serangan, pertahanan fisik dan pertahanan sihir meningkat 20×.


-Skill 'Accelerated vision' akan dihasilkan.


-Skill 'intimidation authorities' akan dihasilkan.


-Skill 'Devil control' akan dihasilkan.


.........


Latar belakang :


Devil's eyes adalah sepasang mata iblis yang hanya ada satu di setiap dunia. Keberadaannya sangat langka dan mempunyai kekuatan yang besar. Mata ini mampu menghancurkan, menciptakan dan mengendalikan apa saja.


Devil's eyes hanya muncul pada iblis yang memiliki kelayakan maksimum untuk memerintah iblis menuju puncak. Efeknya sangat luar biasa bagi statistik dan skill luar biasa akan dihasilkan. Namun, hanya Ras Iblis saja yang dapat menggunakannya, jika tidak, hal tersebut akan menyebabkan kutukan dan banyak masalah yang besar.


Kondisi penggunaan : Ras Devil.


...Selesai!...


"Hoooo... item ini bagus juga! Ini kudapat dari misi pembebasan Margus, ya! Tapi... sayang sekali. Aku tidak dapat menggunakannya, padahal efeknya sangat hebat."


Tok tok tok.


Suara pintu ruang tahta terdengar.


"Permisi, Tuan! Saya telah membawa Tuan Margus untuk menemui Anda!"


Itu adalah Dewa Barosa yang mengetok pintu dan membawa Raja Iblis Margus.


"Oh, ya! Masuk saja dan bawa dia kesini!"


"Kalau begitu, permisi!"


Dewa Barosa membuka pintu dan memimpin Raja Iblis Margus yang seukuran jari kakinya.


"Whoah, besar sekali tempat ini!"


Raja Iblis Margus terkejut dengan besarnya ruang tahta.


"Hei, Margus! Cepatlah kemari!"


Aku menyuruh Raja Iblis Margus untuk bergerak lebih cepat.


Raja Iblis Margus bergegas. Aku sedang berdiri di depan singgasana yang besar dan menyuruh Margus.


"Margus, kembalilah ke kastil iblis bersama Barosa. Kau harus memanggil semua perwakilan daerah untuk memberitahu pergantian pemimpin!"


"Baik, Tuan! Tapi... "


Raja Iblis Margus yang berlutut, kemudian berdiri dan berjalan ke sampingku dan berbisik, "Tuan, bukankah dia musuh kita?"


Dewa Barosa hanya berdiri dan menghadap lurus dan postur badan berdiri tegap.


"Oh, kau tenang saja. Sama sepertimu, dia juga telah aku kalahkan dan menjadi pelayanku, jadi tidak ada dendam dan kalian harus bekerja sama!"


"Ba-baiklah, Tuan!"


Raja Iblis Margus menjawab dengan lesu.


"Hei, apa kau mendengarnya? Cepat kita pergi!"


Raja Iblis Margus menegur Dewa Barosa dengan nada jengkel.


"Tunggu!"


"Ada apa lagi, Tuan?"


"Aku harus membuat tubuh Barosa menjadi kecil dulu. Kemarilah, Barosa!"


"Baik, Tuan!"


Dewa Barosa berlutut, sedangkan aku terbang.


"Fly!"


Aku menggunakan sistem untuk membuat Dewa Barosa seukuran manusia.


'Sistem! Bisa kau jadikan Barosa sekecil manusia?'


...[ PERMINTAAN DAPAT DI SELESAIKAN ]...


...[ APAKAH ANDA AKAN MENGUBAH UKURAN FURRY BAROSA MENJADI UKURAN MANUSIA? ]...


'Ya, kalau begitu.'


...[ PERMINTAAN TELAH DIVERIFIKASI ]...


...[ LETAKKAN SALAH SATU TANGAN ANDA KE KULIT FURRY BAROSA! ]...


Tangan kanan aku tempelkan ke kulit dahi wajahnya.


...[ 1000 POIN SISTEM TELAH DIAMBIL]...


...[ PEMINDAIAN STRUKTUR TUBUH DIMULAI ]...


Cahaya hijau keluar dari telapak tanganku dan Dewa Barosa merasakan sesuatu mulai memasuki tubuhnya.

__ADS_1


'A-apa ini?!'


Cahaya tersebut memasuki setiap bagian dalam tubuh dan mulai meluas ke seluruh tubuhnya.


...[ PEMINDAIAN STRUKTUR TUBUH TELAH SELESAI ]...


...[ MEMULAI PROSES PERUBAHAN UKURAN TUBUH ]...


Cahaya hijau yang keluar dari tubuh Dewa Barosa belum padam. Melainkan menjadi lebih terang dan menyilaukan mata.


"Arghhhh!"


Cahaya yang keluar tersebut mulai mengecil bersamaan dengan ukuran tubuh Dewa Barosa.


Tekanan angin terjadi dan Raja Iblis Margus berusaha menahan tekanan angin, namun dia tidak mampu.


"Ooohh, menarik sekali."


Aku berteriak melihat perubahan ukuran fisik Dewa Barosa.


Akhirnya, cahaya mulai meredup. Tubuh Dewa Barosa terungkap dalam kondisi telanjang. Tubuhnya sangat bagus tanpa kelebihan beban ataupun kekurangan. Tubuhnya dalam bentuk yang sama, ukuran rasionya bahkan sama persis dengan dia saat dalam tubuh raksasa.


Dia sedang memejamkan matanya dan melayang di udara. Saat itu dia tertutup oleh pakaian raksasanya, sehingga aku dan Raja Iblis Margus yang pingsan belum dapat melihatnya.


Dewa Barosa yang telah mengecil menjadi seukuran manusia mulai turun. Tingginya menjadi 180 cm dan bagian lainnya memiliki rasio yang seimbang dengan tubuh raksasanya.


"Oohh! Seperti yang diharapkan dari Sistem! Kau benar-benar hebat!"


...[ ... ]...


Sistem hanya diam tanpa menjawab. Dewa Barosa kemudian membuka kedua matanya yang berwarna cokelat.


'Huh? Tidak sakit sama sekali? Aku sempat terkejut tadi. Tiba-tiba aku merasakan ada sesuatu masuk ke dalam tubuhku.'


Dewa Barosa mulai mengingat proses pemindaian struktur tubuh. Sedangkan aku, mulai turun dan berjalan mendekati Dewa Barosa yang telanjang.


"Selamat ya, Barosa! Proses pengecilan telah selesai dan berhasil dengan sempurna!"


"Hah? Pengecilan?"


Dewa Barosa baru menyadari dirinya yang telah menjadi kecil dan dalam keadaan tanpa pakaian.


"Ah! Pakaianku!"


"Oh! Baiklah aku berikan kau salah satu pakaianku!"


'Item box!'


Sebuah lubang kotak dengan garis horizontal muncul di hadapanku. Lubang tersebut berbentuk persegi dengan panjang sisi 30 cm. Kemudian, muncul seragam sekolah SMAku.


"Nih, pakai dulu seragam ini!"


"Baik, Tuan!"


Dewa Barosa dengan cepat dapat mengenakannya tanpa kesulitan. Namun...


"Loh? Kok kendor?"


"Oh, itu. Kamu lihat benda hitam yang panjang itu? Itu adalah benda bernama sabuk. Kamu tinggal memasukkan ujung sabuknya ke bagian kepala sabuk yang dapat dimasukkan oleh ujung sabuk saja!"


Dewa Barosa yang memiliki kecerdasan yang tinggi, membuatnya mampu memahami perkataanku dengan cepat dan melakukannya dengan mudah.


"Oohh, jadi begini. Pakaian ini menarik sekali. Terima kasih telah meminjamkan pakaian Anda kepada pelayan rendahan ini."


"Ya, ya, tidak apa-apa. Asal jangan lupa untuk dikembalikan saja!"


"Tentu saja, pakaian ini akan saya lindungi. Meski harus mengorbankan nyawa ini... Saya, Furry Barosa akan menjaganya sebaik mungkin!"


Dewa Barosa menjawab dengan sangat bersemangat dan tulus.


"Iya, iya. Aku mengerti. Aku akan menanyakan sesuatu kepadamu."


"Silakan, Tuan! Saya akan menjawab semuanya sebisa mungkin."


Dewa Barosa menjawab dengan antusiasme yang tinggi.


"Baiklah, kalau begitu. Tunjukkan ruang harta kamu berada!"


"Ruang harta?"


Dewa Barosa tampak bingung dan memiringkan kepalanya ke sisi kanan.


"Ya."


Aku menjawabnya dengan tenang.


"Oh! Maksud Anda mungkin tempat penyimpanan artefak, ya?"


"Ya, semacam itu."


"Kalau tempat itu, aku menyimpannya di tempat yang sangat aman. Apa Anda melihat sebuah tombol kecil di atas singgasana?" Dewa Barosa bertanya sambil menunjukkan jarinya ke atas senderan singgasana.


"Fly."


Aku terbang untuk mencapai bagian atas singgasana yang seperti gedung dan Dewa Barosa juga menyusul.


"Oh, apa tombol emas kecil ini yang kamu maksud?"


"Iya, Tuan!"


Di sana, terdapat sebuah emas berbentuk lingkaran dengan jari-jari satu meter. Dewa Barosa menambahkan.


"Tuan! Tombol itu digunakan untuk membuka pintu rahasia di balik tembok singgasana. Di baliknya, terdapat banyak jebakan dan monster penjaga Karaztam yang aku pelihara untuk menjaga barang-barang di sana. Tempatnya juga sangat rumit seperti labirin. Tapi, Anda tidak perlu khawatir. Karena, aku dapat membuat Anda langsung ke ruang harta yang Anda inginkan."


Dewa Barosa menjelaskan dengan nada yang bersemangat.


"Hmmm, baiklah kalau begitu. Kamu akan mengantarkan aku ke tempat itu!"


"Baik, Tuan! Saya akan memenuhi harapan Anda!"


Dan dengan begitu, kami akan pergi ke tempat ruang harta. Aku akan mengambil barang-barang yang langka dan berharga. Di sisi lain, Raja Iblis Margus menjadi pingsan lagi karena tidak mampu menahan tekanan yang terjadi saat Dewa Barosa sedang mengecil dan sekali lagi, dia di tinggal olehku dalam keadaan pingsan.

__ADS_1


__ADS_2