[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)

[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)
Chapter 91 ~ Pertarungan pemula dan profesional (3)


__ADS_3

Beberapa saat sebelumnya …


'Hm? Apa yang dilakukan orang ini?'


Poseidon melihat Zero yang menangkap Trident.


'Apakah dia gila? Mana mungkin dia bisa—!'


Mata Poseidon terbelalak. Itu tidak lain disebabkan oleh kemampuan Zero yang mampu menggenggam Trident.


'Senjataku ini tidak dapat dipegang oleh orang lain! Bagaimana bisa dia berhasil menangkap Trident?! Daya tolak yang Trident keluarkan, sebanding dengan 1000 kali dari statistik Strength orang tersebut!'


Dia hanya menyaksikan tangan Zero yang dilapisi energi sihir ungu-gelap dan membengkak.


'Tapi … Hmmm, sepertinya aku tahu rencana Zero ini. Kalau begitu, aku akan berusaha melepaskan Trident.'


Lalu, seperti yang diduga Poseidon, Zero menendang perut yang dilapisi armor.


Bam!


Asap putih pun menutupi tubuh Poseidon karena kerasnya benturan dan kecepatan serangannya. Lalu, dia melepaskan Trident dan Zero yang terhempas, terbawa Trident berkat fitur dorongan tambahan.


Karena Poseidon memahami niat Zero, dia mematikan fitur penghancur pertahanan yang terdapat pada Trident.


Fitur ini terinspirasi dari sifat air yang dapat mengikis batu. Meski seharusnya fitur penghancur pertahanan harus dilakukan dengan cara menyerang satu tempat secara berulang kali, Trident ditingkatkan hingga dapat menghancurkan pertahanan secara langsung jika berada statistik Defense di bawah titik tertentu.


'Sekarang, apa yang bisa kau lakukan?'


Poseidon menantikan tindakan Zero berikutnya. Lalu, dia melihat Zero yang memutar arah tombak ke arah dirinya.


'Hooo~ menarik! Menggunakan energi sihir untuk mendorong Trident. Tapi, bagaimana dia bisa menyelaraskan energi sihir miliknya dengan Trident?'


Poseidon kagum dengan hal yang dilakukan Zero. Namun, dia juga memiliki pertanyaan.


Di sisi lain, Zero yang melihat Poseidon sangat santai merasakan keanehan. Lalu, Poseidon dihantam senjata miliknya Trident.


Bam!


Namun, …


Asal putih yang tercipta menghilang. Zero melihat Poseidon yang tidak tergores sedikitpun, meski dihantam Trident.


"Apa maksudnya ini?"


Zero menyembunyikan kebingungan itu dalam-dalam dan kemudian menyadari hal yang terjadi.


'Jadi, hal janggal yang aku pikirkan adalah itu!'


Zero telah mengetahui trik yang dilakukan Poseidon.


'Seperti yang diharapkan dari dunia fantasi!'


Dunia fantasi, dunia yang memiliki kemungkinan tak terbatas dan tak terduga. Salah satunya adalah senjata yang bisa terbang atau bergerak sendiri!


'Dia mematikan fitur penghancur pertahanan. Kemudian, dia mengendalikan Trident dan membiarkan air yang mengelilingi Trident menabrak tubuhnya sendiri!'


Dalam kejadian sekejap itu, Zero berhasil menyimpulkan hal ini. Lalu, Poseidon tiba-tiba mulai berbicara.


"Namamu Zero, benar?"


Zero diam sebentar sebelum menjawab, "… Iya."


'Sepertinya, dia ingin membicarakan sesuatu. Aku akan memanfaatkan ini untuk mengulur waktu.'


Dalam pembicaraan biasa, waktu berjalan normal. Kemudian, Poseidon melanjutkan pembicaraan.


"Zero, apa kamu tahu alasan aku kehilangan akal?"


"…."


Zero terdiam menandakan ketidaktahuan.


"Yah, itu memang tidak penting bagimu. Tapi, …" Sudut bibir Poseidon naik, "… Aku harus berterimakasih padamu."


"…."


Zero berusaha berekspresi tidak peduli dalam diam. Namun, dalam hatinya, dia bertanya-tanya tentang hal itu.


'Berterimakasih? Apa yang dia bicarakan?'


Kemudian, pernyataan Poseidon membuat semuanya jelas.


"Dulu, aku memiliki gangguan mental. Itu membuat diriku hilang kendali. Meski itu hanya aktif pada kondisi tertentu, aku masih tidak dapat mengendalikannya. Kemudian, aku hanya diam di kediamanku tanpa berkomunikasi dengan orang lain, selain keluargaku.


Karenanya, gangguan mental ini tidak muncul kembali. Tapi, pertemuanku dengan dirimu telah mengaktifkan itu sekali lagi.


Kau yang memiliki kekuatan yang sama seperti diriku dan orang itu. Namun, untuk beberapa alasan, aku sekarang mampu mengendalikannya."


"...."


Entah Poseidon sadar ataupun tidak, dia telah kembali pada kondisi mental yang normal. Kekuatannya meningkat berkat hal itu. Dia telah tersadarkan berkat pertarungannya melawan Zero.


"Kamu memang hebat. Namun, kamu tampaknya tidak menggunakan kekuatan itu saja. Kau memiliki sesuatu yang lain. Hal itulah yang menjadikan dirimu lemah dan kuat.


Meski begitu, aku harus berterimakasih padamu. Berkat dirimu yang memberi perlawanan menggunakan kekuatan yang sama denganku …."


"…."


Kepercayaan diri Poseidon mulai bangkit kembali. Kekalahan dirinya dalam menghadapi orang gila dengan kekuatan yang sama seperti dirinya memberi pukulan besar pada jiwanya. Akibatnya, trauma mental yang besar muncul hingga membentuk kepribadian lain


"… Aku menjadi percaya diri kembali. Jika saja kamu bukan musuhku, aku pasti akan menjadikanmu sebagai sahabatku. Tapi, takdir berkata lain. Aku harus menghabisi dirimu—!"


Tiba-tiba, Poseidon berhenti berbicara karena mendengar tawa keras Zero.


"Hahahahahaha!" Zero menutupi wajahnya dengan tangannya dan tertawa keras.


Kemudian, dia kembali pada kesadaran dan mulai berbicara, "Baiklah, baiklah. Aku juga harus berterimakasih kasih padamu juga."


"Apa katamu?" Poseidon bertanya dengan dahi yang mengkerut dan statusnya dikeluarkan.


"Yaaa, bagaimana bilangnya, ya? 'Terimakasih telah membuang-buang waktu?' Hmmm ... tidak, tidak. Itu terlalu berkesan meremehkan. Yah, intinya, kau telah memberiku waktu untuk berhasil melawanmu."


"…."


Dalam hatinya, Poseidon menganggap Zero sedang menggertak.


'Aneh sekali. Aku tidak merasakan adanya perubahan kekuatan miliknya. Apa dia hanya menggertak saja? Tapi, dia terlihat serius.'


Di tengah-tengah keraguannya, Poseidon terkejut dengan penampakan di hadapannya.


"…!"

__ADS_1


Kemudian, partikel cahaya berwarna biru yang hanya dapat dilihat Zero muncul. Mereka kemudian bergabung membentuk sebuah pedang di tangan Zero.


Pertama-tama, sebuah gagang pedang berwarna biru-merah yang bersilang secara spiral muncul. Pola pada gagangnya sangat indah. Terdapat simbol Phoenix di sisi merah dan naga di sisi biru. Dan di tengah-tengahnya terdapat gabungan kedua simbol tersebut.


Selanjutnya, bilah dengan dua sisi yang tajam mulai terbentuk. Pada sisi tajamnya, separuh berwarna merah dan separuh lagi berwarna biru hingga ujung bilah.


Kemudian, jendela notifikasi muncul dalam pandangan Zero.


[Nama : World Sword Authority.


Daya tahan : ∞.


Ketajaman : 100 miliar.


Daya serang : 2 triliun.


Berat : 10 kg (Dapat diatur).


Konduktivitas sihir : 200%.


Ketahanan sihir : 200%.


Kualitas : X.


Peringkat : Legendaris >> Mitos ~ pertumbuhan.


Tipe : Pedang panjang.


Opsi tambahan :


*Meningkatkan kerusakan sebanyak 1000% dari gabungan kerusakan, jika dialiri sihir. Peningkatan akan meningkat secara signifikan, semakin banyak energi sihir yang diberikan.


*Meningkatkan kecepatan serang sebanyak 1000% dari gabungan kecepatan serang pengguna, jika dialiri sihir. Peningkatan akan meningkat secara signifikan, semakin banyak energi sihir yang diberikan.


*Berat pedang dapat diatur dengan memutar silinder di bawah pegangan sebanyak 5 kg sampai 10,000 ton.


*Musuh akan mengalami 'ketakutan' setiap musuh kehilangan 5% kesehatan dalam sekali serang.


*Pedang dapat dilapisi sihir atribut api dan air, jika dialiri sihir.


★Skill 'Weapon Shape Transformation' dibuat.


★Skill 'Fire Control' dibuat.


★Skill 'Water Control' dibuat.


★Skill 'Creature Control' dibuat.


★Opsi tersembunyi akan muncul, bila kondisi tertentu terpenuhi.


★Jika pedang berevolusi, opsi tambahan akan meningkat dan opsi tambahan akan bertambah.


Latar belakang :


Sebuah pedang yang hanya ada 7 saja di seluruh dimensi dan dunia. Keberadaannya lebih luar biasa dari sebuah dunia.


Pedang ini tercipta karena adanya segala hal. Sebuah pedang yang mampu menguasai seluruh dunia dan mampu membelah dunia serta dimensi menjadi dua. Pedang yang memiliki jiwa, namun karena beberapa hal, jiwa pedang tidak dapat keluar dan kekuatannya melemah.


Bentuk pedang telah berubah. Kini, pedang dapat memiliki atribut api dan air yang dari keduanya dapat dikendalikan.


Namun, kekuatannya masih lebih baik daripada pedang yang setingkat dengannya.


Pedang tersebut tidak dapat digunakan, jika jiwa pedang tidak mengizinkan. Kekuatan saat ini mampu membelah laut sepanjang satu kilometer.


[Weapon Shape Transformation


Anda dapat mengubah bentuk senjata. Penggunaan sumber daya tidak ada.


Batas pemakaian: 10/10.]


[Fire Control


Anda dapat mengendalikan api tanpa pemakaian sumber daya. Suhu, bentuk, gerak dan lainnya dapat Anda atur melalui pedang


★Tidak ada batasan.]


[Water Control


Anda dapat mengendalikan air tanpa pemakaian sumber daya. Suhu, bentuk, gerak dan lainnya dapat Anda atur melalui pedang.


★Tidak ada batasan.]


[Creature Control


Anda dapat mengendalikan semua makhluk di bawah 10% kekuatan Anda. Konsumsi sumber daya tidak ada.


★Tidak ada batasan.]


'Hooo, ini hebat!'


Performa pedang meningkat 100 kali dibandingkan sebelumnya. Belum lagi, skill Water Control dan Fire Control yang ada pada Pedang WSA memiliki keunggulan tak terbayangkan, daripada skill Water Control dari Water Bender dan Fire Control dari hadiah System. Meski satu-satunya kelemahan itu adalah kenyataan bahwa tidak bisa menciptakan air atau api, itu lebih dari cukup untuk disebut kemampuan 'Scam' atau 'Cheat'.


Kemudian, hal menarik lainnya adalah skill Weapon Shape Transformation yang mampu mengubah bentuk pedang sesuai imajinasi. Itu juga dapat dimanfaatkan dengan berbagai cara dan situasi.


Selain itu, opsi tambahan tersembunyi menarik perhatian Zero. Namun, kondisi tertentu harus terpenuhi dan itu belum diketahui bagaimana caranya.


.....


Di tengah-tengah pengamatan itu, Poseidon melesat menuju Zero yang perhatiannya teralihkan.


"…!"


Clang!


Zero segera memblokir serangan Poseidon menggunakan Pedang WSA.


"Keuk!"


Tubuh Zero bergetar hebat dan mengalami kerusakan internal akibat benturan yang kuat. Namun, Poseidon juga terkejut dengan situasi itu.


'Bagaimana bisa pedang ini tidak hancur?'


Daya tahan tak terbatas Pedang WSA tidak bisa diremehkan. Bahkan senjata peringkat Mitos tertinggi seperti Trident tidak bisa menghancurkannya.


Dalam waktu singkat itu, Zero terpental jauh. Dia berusaha menggunakan sihirnya untuk mempercepat penyembuhan.


'Kuat sekali! Kekuatanku bahkan tidak sampai setengah dari serangan itu! Apakah dia memakai buff?'


Zero mengira bahwa Poseidon menggunakan skill peningkatan untuk menyerang Zero. Namun, pada kenyataannya, Poseidon hanya menggunakan kekuatan murni tanpa adanya peningkatan dari sihir maupun skill.


Kenyataan bahwa statistik Strength Poseidon sangat tinggi adalah hal yang belum diketahui Zero. Dia tidak bisa melihat status Poseidon karena peringkatnya terlalu tinggi atau mungkin karena dirinya terlalu lemah.

__ADS_1


Kemudian, Zero menabrak asteroid yang melayang di luar angkasa.


Bam!


Asteroid berdiameter 100 km itu rusak separuh dan terdorong keluar dari jalur seharusnya. Rotasinya juga berubah dan berputar-putar dengan cepat.


Kemudian, Zero bangun hanya untuk terkejut dengan kedatangan Poseidon.


"Hancurkan!"


Poseidon mengayunkan jarinya ke Zero seolah-olah memberi isyarat untuk menyerang. Lalu, pembombardiran terjadi.


Bam, bam, bam, bam, bam!


Bola-bola air dan tombak air yang padat menembus bongkahan asteroid yang berputar-putar. Zero yang ada di sana selamat berkat putaran rotasi yang membuat Zero berada di sisi belakang. Namun, asteroid itu sekarang penuh lubang dan Zero hanya bisa pergi untuk menghindari pembombardiran itu.


'Bagaimana dia bisa menjadi begitu kuat? Sebelumnya, kekuatannya tidak seperti ini! Oh! Apa mungkin itu alasan kenapa dia berterimakasih padaku?'


Zero menyadari hal ini dan akhirnya berhasil lolos dari serangan itu. Di sisi lain, Poseidon hanya berdiri diam menyaksikan asteroid yang berlubang-lubang.


"Hm? Tidak ada?"


Poseidon menyadari bahwa Zero telah meninggalkan asteroid dan mulai mencarinya. Tiba-tiba—


Clang!


Zero muncul dibelakang Poseidon dan menyerangnya. Namun, itu terblokir oleh selendang air yang mengitari Poseidon.


Kemudian, Poseidon menengok ke belakang dan melihat Zero.


"Kamu cukup cepat juga, ya."


"…!"


Clang!


Selendang air itu bergerak dan menghantam pedang WSA. Alhasil, Zero terhempas jauh dan dia berusaha menyetabilkan posisi.


"Huff~." Zero membuang nafas panjang.


'Selendang itu … kekuatannya sama seperti Poseidon. Kelemahan … belum ditemukan.'


Zero merasa sesuatu muncul dalam dirinya. Namun, dia tidak menyadari apapun. Tanpa disadari, Zero terus tersenyum sepanjang pertarungan.


Kemudian, Noura muncul dan mulai berbicara.


"Hei, nak! Kelihatannya kau bersenang-senang, ya! Apa kau butuh bantuan? Aku rasa tidak mungkin kau dapat mengalahkan Poseidon itu!"


Zero mengalihkan perhatian ke asal suara Noura dan membalas, "Bersenang-senang? Yah, terserah kau saja! Bagaimana jika kita membuat ini menjadi menarik?"


"'Membuat ini menjadi menarik?' Apa itu?"


"Apa kau berani bertaruh denganku?"


"Taruhan?"


"Ya, jika aku mampu mengalahkan Poseidon, maka kau harus memberi aku semua pengetahuan mengenai Energi Transendental!"


Senyum tertarik muncul di wajah Noura.


"Hooo~ memang benar, ini menjadi menarik. Lalu, bagaimana jika kau kalah?"


"Itu … terserah apa keinginan mu!"


Noura termenung dalam pikirannya.


'Hmmm, pengetahuan mengenai Energi Transendental adalah salah satu hal paling berharga di seluruh alam semesta. Bahkan jika ada satu miliar orang diberi pengetahuan tentang ini, tidak semua akan memahaminya. Mungkin ada beberapa atau bahkan tidak ada. Tapi, … bocah ini cukup menarik. Terutama pedang itu."


Noura memfokuskan pandangannya pada Pedang WSA. Lalu, dia segera tersadar.


"Hmmm, baiklah. Aku setuju. Jika kau menang, aku akan membagikan pengetahuanku. Namun, jika kau kalah, kau harus menyerahkan pedang itu padaku!" kata Noura sambil menunjuk Pedang WSA.


"—!"


Zero sempat tersentak sebelum akhirnya setuju.


"Baiklah, aku setuju!" jawab Zero sambil tersenyum.


"Bagus."


Di dalam hatinya, Zero berpikir, 'Pedang WSA ini memiliki jiwa. Meski belum bisa terbangun, jiwa pedang ini mampu memilih penggunanya. Bahkan aku saja hanya menjadi pemilik sementara. Jadi, meski aku kalah juga, belum tentu Noura dapat diakui jiwa pedang.'


Di sisi lain, Noura juga memiliki pemikirannya sendiri.


'Dari yang aku dengar sewaktu mencari Leonidas, Poseidon kalah oleh eksistensi tingkat mitos dengan kekuatan yang sama dengannya. Mungkin lawan Poseidon itu hampir menjadi Transenden. Jika dia benar-benar menjadi Transenden, mungkin dia hampir menyamai Leonidas. Sayangnya, dia dibunuh oleh Zeus. Ck, ck, sayang sekali. Jika saja aku bertemu dengannya, aku mungkin dapat membantu dirinya.'


Lalu, Zero memejamkan matanya dan menyerukan sesuatu.


"Weapon Shape Transformation!"


Pedang WSA menjadi bercahaya.


"A-apa itu?" Noura yang terkejut dengan cahaya tidak bisa melihat itu dengan jelas meski telah menjadi Transenden.


Kemudian, dalam cahaya itu, Pedang WSA mulai berubah bentuk. Dari ujungnya, bilah yang tadinya memiliki dua sisi tajam, sekarang menjadi satu saja. Lalu, bentuk gagang pedang ikut berubah menjadi lebih panjang.


Akhirnya, cahaya berhenti keluar dan penampilan Pedang WSA yang baru terekspos.


"Huh, untuk memberikan kerusakan yang tinggi, tipe ini adalah yang aku suka."


Zero melihat Pedang WSA yang berbentuk 'katana'. Bilah dan pegangan menjadi lebih panjang. Namun, tidak ada warna tambahan untuk itu. Hanya tampak seperti katana pada umumnya.


Bilah perak dan pegangan berwarna hitam. Hanya saja, di bawahnya terdapat logo burung Phoenix dan naga.


"Mari kita lihat, siapa diantara kita yang akan menang …"


Poseidon pun tiba di tempat Zero.


"… Pemula ataukah profesional!?"


Zero melesat dengan sangat cepat dan berkas aura transparan berwarna ungu gelap tertinggal. Dia memegang erat Pedang WSA dengan kedua tangannya.


Di sisi lain, Poseidon mulai menciptakan bola-bola air yang tak terhitung jumlahnya. Dan itu semua telah siap untuk melesat, menyerang Zero tanpa ampun.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tekan like jika kamu suka cerita ini.


Tekan love jika kamu suka novel ini.


Dukung author dengan vote dan hadiah.

__ADS_1


Beri saran, kritik atau hal yang ingin ditambahkan dalam cerita di kolom komentar.


Terimakasih


__ADS_2