![[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)](https://asset.asean.biz.id/-drop--supreme-world-s-system--sistem-dunia-tertinggi-.webp)
Zero melesat dengan cepat dan meninggalkan berkas aura ungu gelap. Kecepatan yang melebihi cahaya membuat ruang dan waktu bergetar ketika dilewati.
Pakaian Zero yang merupakan pakaian biasa dapat menahan tekanan ini berkat lapisan pelindung sihir yang melapisi seluruh tubuhnya.
"Badai air kosmik!"
Poseidon melebarkan tangannya yang berisi energi air dan energi kosmos. Lalu, kedua energi yang saling berputar-putar itu semakin mengembang dan menuju ke arah Zero.
"…!" Zero kebingungan untuk melakukan apa. Dia tidak tahu bagaimana cara untuk bertahan atau menghindari serangan itu.
Noura yang melihat kejadian ini tertawa kecil, "Fufufu~ tidak aku sangka pertarungan seperti ini akan menarik."
Energi air dan Transendental yang bergabung itu disebut 'Badai air kosmik'. Zero belum tahu efek apa yang disebabkan jika terkena serangan itu.
'Satu-satunya cara aman adalah dengan memadatkan seluruh lapisan Sihir yang menyelimuti tubuhku!'
Zero memadatkan energi sihirnya hingga batas. Pertahanan yang meningkat sangat drastis. Baik dari segi fisik, maupun magis.
Itu adalah pertahanan yang meningkat 100 kali lipat!
Swooosh!
Zero melesat dengan sangat cepat. Lingkungan sekitarnya menjadi tampak memanjang dan dia mulai memasuki Badai Air Kosmik.
Kwajik, kwaji-jik!
Kilat petir yang kuat kerapkali muncul dan saling berensonansi akibat tabrakan energi air dan transendental.
"Kuh!"
Zero kesulitan untuk melaju. Di dalam sana, ada semacam penghalang tak kasat mata yang mampu memperlambat Zero.
Kemudian, pelindung Sihir perlahan mulai bergetar.
"Ada apa ini?"
Crakel-crakel!
Zero berhenti untuk memastikan.
'Apa yang terjadi?'
Pertanyaan yang tidak seorang pun akan menjawab membuat suasana menjadi tidak nyaman.
Kemudian, pelindung Sihir yang padat mulai bergejolak kembali dan pertahanan Zero melemah.
"Ah!"
Zero menyadari bahwa Energi Air dan Kosmos membuat pelindung sihir menjadi melemah. Arus kekuatan sihir Zero yang digunakan juga ikut melambat. Alhasil, kecepatan laju Zero menjadi lambat.
Lalu, kilatan petir besar menghantam Zero.
Bzzzt!
"Urrrk!"
Pelindung sihir tertembus dan tubuh Zero menegang. Namun, dia mampu menanggulangi efeknya berkat Jiwa Yang Tersegel.
Tubuh dan jiwa Zero tidak sepenuhnya menyatu. Itu disebabkan segel yang terdapat pada jiwanya.
Segel itu menutup diri dari indera perasa pada tubuh dan mematikan fungsi-fungsi utama tubuh pada umumnya. Dengan kata lain, alih-alih organ-organ bergerak otomatis, Zero sendirilah yang mengoperasikan semuanya.
Seperti bernafas, mendetakkan jantung dan lain-lain. Bahkan dirinya sendiri tidak pernah mengalami 'tidur dan mimpi'.
Tubuh Zero yang menegang perlahan mulai bergetar. Dia memaksakan tubuhnya agar melawan energi listrik.
"Haaa!"
Dengan kemampuan kontrol tingkat tertinggi, Zero mampu mengendalikan energi sihir dan melepaskannya ke seluruh penjuru. Alhasil, hal-hal asing yang berada dalam tubuh tersingkir.
Lalu, dia memadatkan kembali energi Sihir dan fokus pada pengendaliannya.
Swooosh!
Zero melanjutkan perjalanannya tanpa hambatan.
'Badai ini bukan dibuat untuk menyerang ku! Melainkan untuk memperlambat ku!' pikir Zero.
Badai energi yang menghambat arus energi sihir dan melemahkan-nya, serta petir yang berefek paralyze.
Itu sudah cukup sebagai bukti!
'Aku tidak tahu apa yang dia rencanakan, tapi … aku rasa ini akan berbahaya.'
__ADS_1
Zero mengetahui bahwa Poseidon sedang berusaha mengulur waktu. Lalu, Zero akhirnya berhasil melewati badai energi dan melihat Poseidon.
Energi sihir, air dan kosmos berkumpul di atas bagian tengah Trident. Di kedua sisi samping, energi air dan kosmos datang dan bagian tengah adalah asal energi sihir.
Ketiganya bergabung — menyatu dengan sempurna dalam bentuk bola kecil. Cahaya yang gemerlap membuat itu tampak indah. Namun, berlainan dengan keindahannya, bahaya tersembunyi dapat Zero rasakan dengan pasti.
'Ini berbahaya!'
Tanpa penundaan, Zero mengaliri pedangnya energi sihir dan menebas ruang kosong.
…
Energi sihir ber-elemen api terlempar dalam bentuk tebasan.
Zero's Sword Art, aliran kedua: Ribuan tebasan jauh!
Dalam waktu yang singkat, Zero mengerahkan segenap tenaganya untuk mengayunkan pedang hingga ribuan kali dalam satu detik. Karena kecepatannya, konsep waktu sedikit berguncang.
Dalam satu ayunan, itu menghasilkan puluhan tebasan dari sudut yang berbeda. Meski tebasan itu ber-elemen api, itu tidak menghasilkan api karena ini berada di ruang hampa.
Namun, itu menghasilkan energi panas yang hampir mirip seperti panas matahari. Ini semua adalah efek Fire Control dan kecepatan laju.
"…!"
Poseidon tersentak ketika melihat ribuan tebasan panas menghampirinya. Dia tidak menyangka kalau Zero berhasil melewati badai dalam waktu sesingkat ini.
Tapi, …
Poseidon tersenyum dalam penuh banyak arti.
"Water energy chaos burst!"
Shiiiiiiiiiiiiin!
Cahaya menyilaukan keluar dari ujung Trident, trisula Poseidon.
Lalu, ruang hampa bergetar dan energi di sekitar tertarik ke arahnya. Selanjutnya, laser biru yang indah keluar menuju badai tebasan api.
Boo-boo-booom!
Rentetan ledakan terjadi dan serangan Poseidon masih berlanjut. Menembus badai tebasan api dan melewatinya seolah angin lewat.
"Apa?!"
Zero tercengang dan menghadapi laser besar nan mematikan.
Zero menaruh pedangnya di belakang dan mengumpulkan kekuatan pada lengannya. Lalu, dia menciptakan pijakan yang kuat dari sihir dan menantikan momen yang tepat.
Slash!
Dia mengandalkan pijakan sebagai titik tumpu guna meningkatkan kerusakan dan mengayunkan pedangnya dalam garis vertikal.
Clang!
Pedang Zero menabrak laser itu dengan sangat keras. Namun, tidak disangka bahwa laser itu memiliki permukaan yang keras. Belum lagi kecepatan yang lebih tinggi membuat Zero terdorong, namun dia masih melanjutkan serangannya.
"Haaaaaaaa!"
Teriakan hampa keluar dari mulutnya. Dia terus memperbaiki pijakan yang hancur karena terdorong dan terus mendorong pedangnya, berharap bisa membelah laser.
Lalu, fisik Zero mencapai batasnya dan dia terhempas.
"Aargh!"
Crack!
Tulang lengan Zero patah.
Namun, laser tidak membiarkannya terjadi seperti itu saja. Lalu, serangan Poseidon itu menabrak Zero dan membawanya pergi menjauh.
"Aaaaarck!"
Lapisan pelindung sihir perlahan mulai terkikis dan parameter yang menunjukkan kesehatan Zero terus berkurang.
Ini tidak baik. Jika ini berlanjut, kemungkinan dirinya akan langsung tewas.
Pada akhirnya, pelindung sihir hancur dan laser mengenai Zero secara langsung.
"Kuack!"
Zero memuntahkan darah dan terus didorong hingga menabrak asteroid dan menghancurkan itu.
Zero berpikir keras untuk bisa keluar dari situasi ini. Namun, dia tetap tenang karena tidak merasakan sakit apapun. …
'Bonus point-ku masih banyak, tapi harus kemana aku mendistribusikannya?'
__ADS_1
Bonus point — setiap seseorang naik level, maka dia akan mengalami peningkatan statistik. Meskipun demikian, mereka tetap akan memperoleh poin yang dapat ditambahkan ke statistik dasar. Itulah yang disebut bonus point.
Untuk keluar dari situasi ini, pertahanan saja tidak cukup. Maka dari itu, Zero memutuskan untuk mendistribusikan bonus point ke berbagai statistik.
Setelah dirinya berevolusi, bonus point yang diperoleh setiap naik level akan bertambah 10 kali. Di sisi lain, ada title dan skill yang meningkatkan perolehan bonus point.
Sehingga, perolehan poin Zero lebih banyak hingga berkali-kali lipat.
'279 triliunan, ya?'
Itu adalah nominal bonus point Zero. Namun, itu masih kurang dibanding statistik keseluruhan seorang Myth-God. Tapi, yah, setidaknya ini akan menyamai satu atau dua statistik mereka.
...[Statistik Defense Anda meningkat sebanyak 50 triliun.]...
...[Statistik Vitality Anda meningkat sebanyak 50 triliun.]...
...[Statistik Agility Anda meningkat sebanyak 50 triliun.]...
...[Statistik Strength Anda meningkat 50 triliun.]...
...[Tubuh Anda masuk dalam daftar 10 tubuh terkuat di dunia.]...
...[Statistik Vitality meningkat sebanyak 50 miliar karena statistik Defense meningkat drastis.]...
...[Statistik ….]...
Dering notifikasi yang menyebalkan tidak berhenti terdengar. Hal itu menyebabkan bidang pandang Zero ditutupi jendela notifikasi.
Lalu, Zero melewati cincin asteroid dan menghancurkan puluhan asteroid raksasa. Akhirnya, laser itu berhenti dan Zero masih terhempas cepat.
Booom!
Ledakan getaran menghantam asteroid raksasa. Alhasil, kawah besar muncul di sana.
'Akhirnya, berhenti. Tapi ….'
Zero memeriksa kondisi tubuhnya.
'… Ini hancur? '
Tulang tangan patah yang membengkok ke arah sebaliknya. Kakinya juga mengalami hal yang sama.
Tulang rusuk hancur dan terjadi pendarahan internal. Jika didiamkan saja, dia tidak akan bisa bernafas karena paru-paru dipenuhi darah.
Tulang belakang hampir hancur dan kepalanya berlumuran darah. Pakaian sobek-sobek. Itu rusak. Bahkan topeng yang menutupi matanya hancur tak tersisa.
'Ini parah.'
Kecepatan regenerasi Zero tidak bisa diandalkan karena energi kosmos pada serangan tadi menghambatnya.
'System, pulihkan tubuhku!'
...[Permintaan diterima!]...
...[Tubuh Anda mengalami hambatan regenerasi.]...
...[Biaya tambahan diterapkan.]...
...[Biaya 10 kali lebih besar.]...
...[10, 000 poin sistem digunakan.]...
Cahaya hijau keluar dari tubuh Zero. Semuanya dilapisi cahaya itu. Jika Zero dapat merasakannya, maka itu adalah perasaan nyaman dan hangat.
Akhirnya, tubuh Zero pulih pada kondisi semula.
"Kukukukuk! Aku tidak tahu ini keberuntungan atau tidak, tapi … aku harus berterimakasih."
"Siapa yang menyangka kalau para Olympian ini begitu kuat? Hufftt, sepertinya sudah waktunya aku menggunakan itu."
Zero meregangkan otot dan tulangnya sambil menunjukkan senyum.
"Letak yang strategis. Jauh dan dipenuhi halangan. Kukukuk, aku akan bermain aman kalau begitu."
Waktu-waktu yang ditunggu Zero telah tiba.
"Ini waktunya menunjukkan kemampuan seorang Sniper!"
***
Tekan like jika kamu suka cerita ini.
Tekan love jika kamu suka novel ini.
Dukung author dengan vote dan hadiah.
__ADS_1
Beri saran, kritik atau hal yang ingin ditambahkan dalam cerita di kolom komentar.
Terimakasih