[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)

[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)
Chapter 119 ~ Devil's Eyes of The Dark


__ADS_3

Esensi Darah Primordial Titan telah sepenuhnya menyatu dengan tubuh Zero.


Kini, tubuh Zero menjadi lebih padat, namun elastisitasnya masih menyaingi rasio kepadatan, sehingga meski tubuh sangat keras, Zero masih bisa bergerak leluasa.


Itu seperti karet tebal yang ditekan dengan kekuatan tertentu. Meski karet itu menjadi keras, dia masih memiliki sifat lentur yang dapat muncul dengan kekuatan tertentu.


Pada saat ini, Zero berdiri memandangi langit dengan baju yang compang-camping.


Ketika dia sedang merenung, dia teringat sesuatu.


"Oh, iya. Aku ingat kalau aku memiliki item mata iblis. Sistem, tampilkan informasi tentangnya."


[Nama : Devil's Eyes.


Daya tahan : 1000/1000.


Berat : 0,1 kg.


Kualitas : S.


Peringkat : Mitos>>God~Pertumbuhan.


Opsi tambahan :


-Meningkatkan jangkauan penglihatan sebanyak 100× dari maksimal penglihatan pengguna.


-Meningkatkan maksimal MP sebanyak 100× dari maksimal jumlah MP pengguna.


-Meningkatkan vitalitas sebanyak 10× dari maksimal jumlah vitalitas pengguna.


-Kecepatan, serangan, pertahanan fisik dan pertahanan sihir meningkat 20×.


-Skill 'Accelerated vision' akan dihasilkan.


-Skill 'intimidation authorities' akan dihasilkan.


-Skill 'Devil control' akan dihasilkan.


...


Latar belakang :


Devil's eyes adalah sepasang mata iblis yang hanya ada satu di setiap dunia. Keberadaannya sangat langka dan mempunyai kekuatan yang besar. Mata ini mampu menghancurkan, menciptakan dan mengendalikan apa saja.


Devil's eyes hanya muncul pada iblis yang memiliki kelayakan maksimum untuk memerintah iblis menuju puncak. Efeknya sangat luar biasa bagi statistik dan skill luar biasa akan dihasilkan. Namun, hanya Ras Iblis saja yang dapat menggunakannya, jika tidak, hal tersebut akan menyebabkan kutukan dan banyak masalah yang besar.


Kondisi penggunaan : Ras Devil.]


Ketika Zero membaca deskripsi opsi tambahan, wajahnya cerah. Namun, ketika melihat kondisi penggunaan, wajah Zero tidak bisa bertahan menjadi suram.


Kondisi penggunaan … ras Devil …


Zero mengernyit. "Sistem, apakah aku bisa menggunakan benda ini?"


Zero mau tidak mau bertanya pada Sistem.


Melihat ke belakang, Sistem telah menghadiahkan Devil's Eyes padanya. Secara alami, Zero tidak yakin kalau Sistem akan menghadiahkan barang yang tidak bisa digunakan.


[Jawab.]


[Anda bisa menggunakannya.]


Benar saja, Sistem ini tidak akan membiarkan dirinya mendapatkan hadiah tak berharga dari misi. Wajah Zero menjadi cerah.


"Bagus, tapi … kenapa aku bisa menggunakannya? Bukankah aku ini bukan ras Devil?" Zero ingin tahu ini. Meski Sistem telah memberitahu bahwa dirinya dapat menggunakan Devil's Eyes, dia tidak bisa begitu saja menggunakan barang tanpa mengetahui alasan yang tepat.


[Jawab.]


[Mendiagnosis struktur tubuh Anda, secara peringkat, Titan's Physique Unmatched (Fisik Titan Tiada Tanding) lebih unggul dibanding persyaratan minimum fisik ras Devil.]


[Meninjau dari aspek lain, Anda memiliki Extra Skill: Infinite Perfect Growth yang memungkinkan Anda untuk beradaptasi pada semua kondisi dengan cepat. Baik secara fisik, maupun jiwa.]


Sistem menjelaskan panjang lebar.

__ADS_1


Zero melihat ini menjadi mengernyit lagi.


Tidak disangka, dia harus memiliki tubuh ras Devil untuk bisa menggunakan Devil's Eyes. Tapi, berkat Titan's Physique Unmatched (Fisik Titan Tiada Tanding) yang terlampau hebat, Zero dapat melanggar syarat tersebut.


Namun, yang paling penting, hal yang membuat Zero tertarik adalah kemampuan Extra Skill: Infinite Perfect Growth.


Zero memang sempat berulang kali mendapati bahwa skill ini mampu melawan beberapa situasi. Namun, dia tidak terlalu memedulikannya. Meski begitu, setelah memiliki waktu luang dan informasi dari Sistem, Zero menjadi semakin tertarik dengan skill ini, Infinite Perfect Growth (Pertumbuhan Sempurna Tanpa Batas).


Zero menyeringai.


'Sepertinya, asimilasi Esensi Darah Primordial Titan dibantu oleh skill ini,' pikir Zero.


Tiba-tiba, dia mengerutkan kening lagi.


Zero adalah orang yang perfeksionis. Jadi, dia tidak akan melupakan detail kecil.


"Sistem, apakah ada efek samping jika melanggar syarat penggunaan ini?"


[Jawab.]


[Ada. Efek sampingnya adalah tubuh Anda akan tercemar oleh karakteristik fisik iblis. Namun, mengingat struktur tubuh Anda yang mengesankan, Anda tidak perlu mengkhawatirkannya.]


Sistem menjelaskan lagi.


Tercemar oleh fisik iblis …


Zero sedikit tidak suka dengan ini. Tapi, karena Sistem mengatakan bahwa dirinya tidak perlu khawatir, Zero menjadi sedikit lega.


"Baiklah, aku tidak perlu mengkhawatirkan yang lain." Zero menghembuskan nafas lega, "Jadi, tunggu apa lagi? Cepat pasang Devil's Eyes ini!"


Tiba-tiba, partikel cahaya keemasan bermunculan di hadapan Zero, membentuk sepasang bola.


Zeus melihat hal ini menjadi terkejut. Dia tidak melihat percakapan Zero dengan Sistem. Itu adalah kondisi misterius yang tidak diketahui. Zeus hanya melihat kalau Zero hanya berdiri diam saja.


Pada saat yang sama, sepasang bola bercahaya mulai menembak ke dua mata Zero.


Melihat hal ini, Zero sempat tersentak, tetapi tidak terlalu khawatir.


"Tuan!" Zeus berteriak khawatir.


Pada saat itu, Zeus tiba-tiba merasakan aura yang familiar dari Zero yang terkena sepasang bola bercahaya.


"Tuan …" Zeus mengerutkan keningnya.


'Ini … Aura Iblis!' Zeus berseru dalam hatinya.


Dia familiar dengan ini. Untuk beberapa kondisi, dia pernah bersetubuh dengan wanita iblis, seperti Lamia. Dan satu-satunya orang yang khusus dengan aura ini adalah … Hades!


Meski keduanya jarang bertemu, Zeus selalu dapat merasakan Aura Iblis yang pekat darinya. Tidak peduli bagaimana, kekentalan aura itu membuat orang di sekitar merasa ngeri. Bahkan Zeus yang lebih kuat merasa tidak nyaman di dekatnya.


Jadi, ketika Zeus merasakan Aura Iblis dari Zero, dia terkejut. Dari pertarungan pertama dan sekarang, Zeus tidak pernah merasakan Aura Iblis dari Zero. Namun, saat ini dia merasakannya.


Pada saat yang sama, notifikasi Sistem bermunculan.


[Memulai penginstalan Devil's Eyes.]


[Kondisi persyaratan tidak terpenuhi.]


[Fisik yang lebih tinggi menekan Devil's Eyes.]


[Memungkinkan untuk berasimilasi.]


[Aura Iblis mulai mencemari tubuh Anda!]


Pada saat itu, aura hitam mulai meluap dari mata Zero dan meluas ke area sekitar. Urat nadi disekitar matanya mulai membengkak dan rasa sakit yang pedih mulai muncul. Tetapi, ini belum ada apa-apanya dibandingkan rasa sakit sebelumnya.


Sekarang, iris mata Zero yang berwarna ungu gelap mulai bermutasi. Pupil matanya yang gelap mulai dicemari oleh merah darah dan hitam gelap. Sklera, bagian putih pada mata ikut juga mulai berubah menjadi hitam.


Pada saat itu, pupil mata yang ungu gelap mulai berubah menjadi hitam gelap dengan titik emas kecil, dan iris mata menjadi merah, sedangkan sklera-nya menjadi hitam pekat.


Zero mulai merasakan sakit yang sangat kuat dan tidak bisa membantu tetapi memegangi matanya.


"Kuukk!" Zero mengatupkan giginya.

__ADS_1


[Extra Skill: Infinite Perfect Growth telah menyetabilkan Aura Iblis.]


[Tubuh Anda tidak tercemar.]


Pada saat itu, rasa sakit mulai berkurang dan Zero menjadi lebih rileks. Ternyata, sklera putih yang menghitam mulai menjadi putih kembali.


[Devil's Eyes akan menampilkan karakteristik.]


[Devil Eyes of The Dark telah terinstal.]


[Segalanya dapat dilihat dari dalam kegelapan. Kegelapan yang menyelimuti dunia, dunia tanpa cahaya, menelan segalanya. Membawa teror pada setiap kehidupan.]


Perlahan, Aura Iblis mulai stabil dan hanya terlihat di sekitar mata. Perubahan yang dapat dilihat hanyalah iris dan pupil mata saja.


[Extra skill: Infinite Perfect Growth telah menekan Devil's Eyes of The Dark.]


Tiba-tiba, mata Zero kembali seperti semula. Setelah menyadari hal ini, Zero menggelengkan kepalanya dan mulai melihat area sekitar dengan jelas.


Dia dapat merasakan Devil's Eyes of The Dark di matanya, tetapi itu samar-samar. Dapat diketahui pula bahwa dirinya dapat melepaskan tekanan dan memunculkan Devil's Eyes of The Dark sesuka hati.


Zero menyeringai dan membalikkan badannya ke belakang. Dia melihat Zeus yang terkejut, karena tidak tahu kemana hilangnya Aura Iblis tadi.


Zero berkata, "Ayo pergi!"


SWOOSH!


Saat Zero mengatakan demikian, sosoknya berkedip dan hilang dalam sekejap mata. Zeus segera tersadar dan menengadah ke atas, melihat sosok Zero yang kabur.


Tanpa berlama-lama, sosok ikut berkedip dan menghilang di tempat.


SWOOSH!


Istana Olympus memiliki luas yang setara dengan Benua Asia. Bukan hanya luasnya, bangunannya juga besar dan besar.


Sosok asli Dewa itu memiliki tinggi ratusan meter, sedangkan untuk menyamainya, ukuran bangunan tentu harus besar. Penghalang raksasa yang menyelimutinya membuat keberadaannya samar dan terlindungi dari serangan yang kuat.


Namun, itu bukanlah masalah bagi Zero, meski dia tidak mengerti mekanismenya.


Domain tak terlihat membuat Zero mampu memanipulasi ruang dalam radius tertentu sesuka hatinya. Ketika Zero mencapai penghalang, itu langsung dinetralkan oleh kekuatan misterius.


Zeus sempat sedikit terkejut. Dia adalah pemilik Istana Olympus. Secara alami, dia mengetahui kehebatan penghalang ini. Dia sendiri bahkan cukup kesulitan untuk menembusnya.


Oleh karena itu, jika ada seseorang yang ingin masuk, mereka hanya bisa menggunakan formasi Gate rumit yang telah diatur secara khusus. Namun, kali ini Zeus langsung menembusnya. Jadi, dia berhenti sebentar dan menggunakan kalung merah yang mengeluarkan sinar cahaya yang membatalkan penghalang.


Itu adalah item yang dimiliki Zeus. Entah apa kekuatan sebenarnya, tetapi tidak diragukan lagi bahwa itu adalah item yang mempunyai memobilisasi segala sesuatu yang ada di Istana Olympus.


Di luar angkasa yang hampa, sebuah lubang yang di dalamnya terdapat pemandangan indah muncul. Lalu, sesosok bayangan dengan kecepatan luar biasa keluar darinya dan berhenti.


Setelah itu, sosoknya telah terlihat. Tubuhnya indah dan bersih, namun pakaiannya compang-camping. Tidak ada aura khusus yang terlihat. Hanya saja, ketika seseorang melihatnya, mereka tidak bisa meremehkannya.


Di momen berikutnya, sesosok yang lain keluar dan berhenti di sosok pria yang pertama.


Zero melirik ke belakang dan berkata dengan acuh tak acuh, "Menghadap ke belakang!"


"Apa?" Zeus bingung. Tapi segera, dia berhenti berpikir dan memutar tubuhnya.


Saat itu, Zero melepaskan seragam sekolahnya.


"Sistem, tampilkan daftar pakaian yang dijual."


[Menampilkan daftar toko pakaian.]


Ketika Zero memeriksanya, dia menemukan satu setel pakaian yang membuatnya tertarik.


"Hahaha, aku pilih ini." Zero tertawa kecil dan menunjuk ke salah satu gambar.


***


Tekan like jika kamu suka cerita ini.


Tekan love jika kamu suka novel ini.


Dukung author dengan vote dan hadiah.

__ADS_1


Beri saran, kritik atau hal yang ingin ditambahkan dalam cerita di kolom komentar.


Terimakasih


__ADS_2