[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)

[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)
Chapter 141 ~ Nutrition Bar


__ADS_3

Zero memperkenalkannya dirinya dengan senyum kecil yang samar, "Perkenalkan, namaku Zack."


"Oh, Tuan Zack, ya. Terimakasih telah menyelamatkan kami." Kata Mygard Ally.


"Masalah kecil, tidak perlu disebutkan. Pria berambut putih itu bernama Zeus dan pria berambut cokelat bernama …" Zero berhenti sejenak. Di sini, ada Kepercayaan Barosa, secara alami nama Barosa ini mungkin akan menimbulkan masalah.


Barosa yang duduk tidak jauh juga menyadari hal ini. Jadi, Zero sedang memikirkan nama samaran untuk Barosa.


"Bernama?" tanya Mygard Ally.


Zero berdeham, "Ehem, dia bernama Zir. Mereka berdua adalah pelayanku."


"Pe-pelayan!?" Vintage berteriak tiba-tiba. Dia tidak bisa membayangkan orang-orang kuat ini menjadi pelayan seseorang. Jika mau, mereka bahkan bisa menjadi penguasa suatu wilayah. Tapi, mereka hanya seorang pelayan?


Meski Vintage telah menduga hal ini, dia masih terkejut ketika mendengarnya langsung. Melihat tidak ada perubahan ekspresi, melainkan kebanggaan pada wajah Zeus dan Barosa, itu membuat Vintage lebih tercengang.


"Hm? Ada apa?" tanya Zero.


"Ti-tidak, tidak ada apa-apa." Vintage menggelengkan kepala dan tangannya dengan tergesa-gesa.


Tidak terlalu memperhatikan lagi, Zero mulai berbicara, "Boleh aku memanggil Anda Nona Ally?"


"Tidak, um, maksudku boleh. Tapi, tolong hilangkan tambahan 'Nona'-nya." Mygard Ally berkata dengan sedikit gugup dan malu.


"Baiklah, kalau begitu. Ally, apa ada hal lain yang ingin dibicarakan?" tanya Zero.


Sebelum sempat menjawab, teriakan seseorang terdengar, "Nona Ally, makanan telah siap!"


Semua orang mengalihkan pandangan ke arah itu. Merasa ada yang salah, orang itu buru-buru membungkuk dan meminta maaf.


"Ah, benar juga. Jika berkenan, maukah Tuan Zack ikut makan bersama kami?" Ally menemukan bahan bicara lain.


Mendengar hal ini, Zero jadi teringat. Dia belum pernah merasakan makanan sejak sistem saraf nya berfungsi normal dalam merasakan sesuatu.


Pada awalnya, jiwa Zero tersegel. Itu menyebabkan dirinya tidak memiliki emosi, dan juga sistem saraf tertentu tidak bekerja dengan baik. Itu sama seperti jiwa Zero berada dalam suatu boneka.


Dia bisa menggerakkan boneka, akan tetapi tidak bisa merasakan apa yang dirasakan boneka itu. Tubuh Zero mungkin masih bisa bersaksi terhadap rangsangan tertentu, tetapi itu tidak dihantarkan ke jiwanya. Jadi, dia tidak bisa merasakan hal itu.


Meski begitu, karena jiwa yang tersegel juga, dirinya tidak merasa bosan ataupun merasakan sesuatu.


Jika kalian tidak bisa merasakan hal yang tubuh rasakan, tentu saja kita akan bosan. Seolah-olah melihat makanan enak di depan mata, tetapi ketika makan, rasanya hambar, seolah-olah hanya mengunyah permen karet yang sudah kehabisan rasa.


Namun demikian, bagi Zero itu tidak berpengaruh. Jiwanya yang tersegel membuat dirinya tidak memiliki emosi. Entah rahasia macam apa yang ada pada jiwanya itu, Zero hanya bisa mengintip pengetahuan di dalamnya. Namun jika berlama-lama, dia akan hilang ingatan dan kembali seperti bayi.


Mendengar ajakan Ally untuk makan, Zero tersenyum dan menjawab, "Tidak. Aku akan makan di sini saja."

__ADS_1


Terakhir kali sesuatu masuk ke mulut Zero adalah darah dari esensi primordial Titan.


"Kalian makanlah sendiri, aku dan pelayanku membawa perbekalan sendiri," kata Zero.


Ally melihat ke sekeliling tapi tidak menemukan tas penyimpanan atau sesuatu yang digunakan untuk membawa barang. Apakah Zero berbohong?


Zero mungkin tidak mau, pikir Ally. Jadi, dia tidak bisa memaksa dan berkata, "Baiklah, kami izin undur diri dulu."


Seusai pergi dari tempat Zero, Ally dan yang lainnya menikmati makan mereka. Sementara itu, Zero bersama Zeus dan yang lain, dia membuka daftar barang yang ada di Penyimpanan Sistem.


Berbagai simbol yang melambangkan barang tertentu memenuhi kolom daftar. Setelah mencari beberapa saat, dia menemukan kolom dengan simbol kemasan berlapis aluminium foil.


"Ah, ini dia!"


Zero pun mengklik kolom tersebut. Kemudian, detail dari barang dijabarkan.


[Nutrition Bar


Makanan ransum yang biasa digunakan pada situasi khusus. Mengandung berbagai gandum pilihan dan varietas gandum khusus yang telah dibudidayakan hingga memiliki karbohidrat yang tinggi. Melalui beberapa sintesis perisa berbagai rasa, ransum batangan ini memiliki rasa yang bervariasi, tidak mudah membuat bosan. Rasanya menarik dan enak di setiap gigitannya.


Fungsi :


*Mengembalikan 10% SP yang hilang.


Zero tiba-tiba merasa nostalgia. Dahulu, ketika dirinya berada di Bumi, dia dan para pelayannya menjadi tentara bayaran. Dibutuhkan waktu yang cukup lama dalam menyelesaikan misi dengan sempurna.


Di hari-hari itu, makanan yang enak sulit didapatkan. Meski para pelayan Zero telah hidup di lingkungan yang keras sejak kecil, dia masih memperhatikan kondisi mental dan fisik mereka. Ransum yang membosankan jelas dapat mempengaruhi mereka.


Oleh karena itu, suatu hari Zero memutuskan untuk membuat ransum bar dengan varian rasa yang menarik dan disukai setiap pelayannya. Melalui beberapa penelitian di bidang kuliner, Zero telah menemukan teknik yang sesuai.


Kemudian, para pelayannya juga ikut membantu dalam menciptakan varian tumbuhan dan memikirkan ide yang sesuai pada rasa ransum. Beberapa bulan kemudian, mereka akhirnya berhasil menghasilkan Nutrition Bar yang mereka inginkan.


Pencapaian ini membekas dalam-dalam di hati setiap pelayannya. Karena Zero akan pergi ke dunia lain tanpa mengetahui kondisi di sana, dia harus bersiap dan membawa Nutrition Bar ini.


[Apakah Anda akan mengeluarkan 4 Nutrition Bar?]


[Yes/No]


"Yes!" seru Zero.


Tiba-tiba, partikel cahaya muncul dan berkumpul membentuk sesuatu. Beberapa saat kemudian, kemasan yang terbuat dari aluminium foil muncul.


Zeus dan yang lainnya mengangkat alis dan bertanya-tanya tentang apa yang dilakukan Tuan mereka. Penyimpanan Zero itu sangat unik. Biasanya mereka harus menggunakan tangan atau sesuatu untuk mengambil barang dari ruang penyimpanan, tapi metode Zero ini sangat asing.


Nutrition Bar melayang dengan sedikit cahaya di sosoknya. Kemudian, Zero mengambil semua Nutrition Bar yang ada.

__ADS_1


"Ini! Makanlah, aku pikir kalian akan menyukainya." Zero melempar Nutrition Bar ke Zeus dan yang lain.


Tap!


Zeus dan yang lain saling memandang. Apa-apaan ini? Apakah benda seperti ini bisa dimakan?


Nutrition Bar masih terbungkus aluminium foil, secara alami mereka ragu bahwa ini adalah makanan. Tapi, ketika mereka melihat Zero, mereka segera paham.


Zero menyobek bungkusnya dan sesuatu yang berwarna warni di setiap lapisannya muncul. Ada jejak pola aneh di permukaannya, itu adalah serealia dari berbagai varian gandum. Jelas, itu mengandung karbohidrat yang tinggi.


Meski tidak ada aroma yang jelas, mereka bisa tahu kalau benda itu pasti enak. Zero melihat bentuk Nutrition Bar dan membuka mulut, kemudian memakan Nutrition Bar satu lapis berwarna hijau.


Crack!


Bunyi yang renyah terdengar pada setiap gigitan. Aroma dan kesegaran sayuran meledak di dalam mulut, rasanya asin, sedikit manis dan sedikit asam. Bagi makhluk herbivora, aku takut mereka akan ketagihan dengan makanan ini.


"Uhm, uhm, lumayan juga," kata Zero sambil mengunyah batangan itu. Pada dasarnya, Nutrition Bar itu kering, tapi melalui berbagai teknik pengolahan, Nutrition Bar yang kering itu menjadi berbobot, tidak ringan. Itu semua berkat penekanan pada bahannya ketika dicetak.


"Woi, Barosa, bantu aku membuka ini." Balph berkata sambil berusaha membuka bungkus.


Mendengar hal ini, Barosa menatap Balph dengan merendahkan dan berkata, "Huh, dasar pecundang, kemari, biar Tuan Barosa ini yang membukakannya untukmu."


Balph menjadi marah, akan tetapi menahannya di dalam hati. Dia mungkin bisa membuka bungkusnya, tetapi ada kemungkinan bahwa Nutrition Bar akan hancur. Setelah membuka bungkus masing-masing, semua orang membuka mulutnya dan mata mereka terbelalak karena tercengang.


Ada rasa kesegaran dari sayuran dan berbagai jenis tanaman yang menyegarkan mulut. Zero tersenyum kecil dan melihat mereka seperti orang udik.


Ketika gigitan kedua, itu adalah lapisan berwarna cokelat muda. Aroma perpaduan daging yang bervariasi menyatu dan menyebar di dalam mulut. Rasa gurih yang kaya melumerkan mulut.


Balph yang memakan ini tercengang. Dia secara alami adalah karnivora, tetapi sebagai Divine Beast, dia bisa memakan banyak hal. Meski pada akhirnya hal yang paling dia sukai adalah daging.


Perasaan ekstasi muncul di setiap benak orang. Mereka tidak sabar untuk mencicipi gigitan lainnya. Pada gigitan ketiga, lapisan berwarna warni dengan perpaduan hijau, kuning dan merah memiliki aroma buah-buahan yang kaya. Kesegaran dari berbagai buah-buahan yang disatukan memberikan rasa yang sulit dijelaskan. Akan tetapi, perpaduan aroma dan rasa dari berbagai buah itu harmonis. Mereka mendukung satu sama lain.


Dan kini, gigitan keempat adalah lapisan berwarna cokelat kehitaman. Saat dimakan, Zero merasakan rasa manis yang pas di lidah dengan kesegaran dari mint. Lapisan itu mengandung cokelat dan susu yang membuat lidah siapapun menjadi ketagihan dengan rasanya.


***


Tekan like jika kamu suka cerita ini.


Tekan love jika kamu suka novel ini.


Dukung author dengan vote dan hadiah.


Beri saran, kritik atau hal yang ingin ditambahkan dalam cerita di kolom komentar.


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2