[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)

[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)
Chapter 152 ~ Goja


__ADS_3

Di salah satu gerbong kereta, terdapat sekelompok kesatria dengan zirah yang didominasi oleh warna kuning. Aura yang kuat memancar dari setiap orang, yang mengindikasikan bahwa mereka sangat kuat.


Itu adalah Kesatria Kuning!


Dengan berkah Energi Kuning Kekaisaran, mereka mampu menjadi pasukan kesatria no. 1 di Kekaisaran Paliji. Setelah berita kekalahan Kesatria Hitam di medan perang Lembah Koluba sampai ke Kaisar Eude Polmar Paliji, Kaisar Eude langsung memerintahkan Kesatria Kuning menuju medan perang.


Saat melaju di sepanjang jalan, wakil kapten Kesatria Kuning berbicara, "Kapten, diperkirakan kita akan tiba di medan perang dalam 3 jam lagi."


Kapten Kesatria Kuning mengangguk, "Baiklah, kita harus bersiap-siap. Kekaisaran Selestial itu pasti telah menginvasi wilayah kita setelah memenangkan medan perang Lembah Koluba. Kita harus berhenti di kota terdekat yang belum diinvasi!"


"Anda benar, aku dengar pasukan Kekaisaran Selestial ini terdiri dari Iblis dan Manusia. Sepertinya, Manusia dari Kerajaan Goethe sebelumnya telah diperbudak oleh Iblis."


Kapten Kesatria Kuning berkata, "Itu belum pasti. Aku dengar ada seorang manusia yang membantai Kesatria Hitam seorang diri. Aku tidak tahu apakah dia pahlawan yang berasal dari dunia lain, tapi yang pasti adalah orang itu lebih kuat daripada 4 Jenderal Iblis!"


Mendengar ini, semua orang yang mendengarkan menjadi serius dan mengerutkan kening.


Kapten Kesatria melanjutkan, "Tapi, yah … itu hanya rumor. Kita harus memastikannya dengan mata kita sendiri."


Semua orang mengangguk setuju.


.....


Di Istana Kekaisaran, Kaisar Eude Polmar Paliji mendatangi menara yang tinggi. Dia mengetuk pintu dengan kasar, "Pertapaan Tua, ayolah, aku mendapat masalah! Bantu aku kali ini!"


Sudah dari kemarin, Kaisar Eude tidak mendapat respon dari seseorang yang disebut Pertapa Tua ini.


Setelah beberapa saat, akhirnya pintu terbuka dan seorang pria tua muncul di hadapannya.


Dia adalah Sage dan bisa dibilang sebagai tokoh manusia terkuat, namanya adalah Gargus.


Dia memakai jubah penyihir dan topi kerucut penyihir. Rambut dan jenggotnya yang panjang telah berwarna putih. Usianya saat ini hampir mencapai 200 tahun!


Untuk levelnya berada di kisaran 700.


Mendesah dengan berat, Gargus menggaruk kepalanya, "Haish, berisik sekali, sih. Aku kan sudah bilang, jangan mengganggu aku saat sedang meneliti!"


Sudut mulut Kaisar Eude berkedut, dapat dikatakan bahwa Gargus ini selalu meneliti sepanjang hari. Mau sampai kapan menunggu Gargus selesai meneliti?


Menahan marah, Kaisar Eude buru-buru menjelaskan, "Maaf, maaf, aku mendapat berita bahwa sekelompok Magic Beast telah keluar dari Hutan Terlarang. Saat ini Magic Beast mungkin telah mencapai Perbatasan dan merusak pemukiman. Aku ingin kau untuk mengatasi itu."


Gargus segera terkejut dan matanya berbinar, ekspresinya sangat bersemangat dan segera berkata, "Benarkah? Kenapa kau tidak bilang dari tadi? Baiklah, aku akan segera pergi!"


Magic Beast sangatlah langka. Tapi di Hutan Terlarang, itu hanyalah makhluk biasa. Alasan Gargus bersemangat adalah karena setiap bagian Magic Beast itu sangat bermanfaat.


Darahnya bisa digunakan sebagai eksperimen alkimia dan sihir. Apalagi, Beast Core (Inti Binatang) yang hanya dimiliki Magic Beast sangat bermanfaat bagi eksperimen yang dilakukan Gargus.


Jadi, dia sangat bersemangat. Setelah mengirim Kesatria Kuning dan Gargus untuk mengatasi masalah, Kaisar Eude menjadi lega dan akhirnya bisa mengurus Kekaisaran seperti semula.


Kekhawatiran yang telah menumpuk, kini telah terangkat dan hilang.


.....


Di Arena Tarung, para penonton menyerukan suaranya dengan lantang hingga bergema ke seluruh arena. Sudah selesai beberapa pertandingan semenjak Makishima Takuto selesai.


Akhirnya, di ruang tunggu, seseorang masuk dan berkata, "Pertandingan selanjutnya, Goja melawan Zack!"


Zero memakan anggur, kemudian menyemburkan bijinya ke samping dan berdiri. Zero mengusap sudut mulutnya dan menjilat bibirnya, rasa buah anggur yang samar masih membekas.

__ADS_1


"Baiklah, ayo mulai!"


Setelah pertandingan sebelumnya selesai, Zero berjalan di lorong yang gelap. Ketika mencapai ujung lorong, cahaya matahari yang terik mengenai Zero.


Saat Zero melangkah di atas arena, suara para penonton bergema dengan keras.


"Woooaaah!"


Di sisi berlawanan, terdapat seorang pria kekar dengan pakaian terbuka. Wajahnya penuh amarah dan kebencian saat melihat Zero.


Ternyata, orang itu adalah pria yang diludahi Zero sebelumnya. Zero tidak bisa membantu tetapi mengangkat alisnya dan tertawa kecil.


Tidak menyangka kalau dirinya akan berhadapan dengan orang ini di pertandingan pertamanya.


Teriakan penonton berlanjut, "Goja, Goja! Goja, Goja!"


Dari sini, Zero menyadari bahwa lawannya kali ini cukup terkenal. Dari teriakan penonton ini saja sudah jelas bahwa Goja adalah orang yang kuat.


"Pertandingan ke-37! Goja vs Zack!" Komentator berseru dengan lantang, "Nah, mari kita saksikan … Goja sang Petarung Kejam dan pendatang baru yang tidak dikenal … Zack!"


Saat suasana meriah, Goja memanfaatkan kesempatan itu untuk mengobrol.


"Wah, nak, nasibmu sungguh buruk," kata Goja sambil menyeringai.


Zero mencengkram wajahnya sendiri sambil mengangkat kepalanya ke atas dan menatap Goja dari sela jari, dia tertawa otentik, "Kuk, kukukuk! Benar, tidak kusangka kita akan langsung berhadapan. Tapi … kau salah dalam satu hal."


"Salah? Apa yang salah?"


"Bukan aku yang bernasib buruk, melainkan dirimu!"


"Huh, bocah bau kencur yang tidak tahu tingginya langit! Aku akan memberitahu dirimu tentang kejamnya dunia ini!"


Suara lonceng terdengar di saat bersamaan. Goja dengan tubuh perkasa langsung melesat dengan tinjunya.


Tak mau kalah, Zero juga berlari. Saat jarak mereka kian menyempit, kedua orang itu saling mengayunkan pukulan.


Bam!


Kedua tinju bertabrakan dan menyebabkan gelombang angin lemah. Itu adalah kompetisi kekuatan fisik murni tanpa peningkatan apapun. Goja yang menyadari hal ini, mau tak mau mengerutkan kening.


Dia tidak menyangka kalau Zero ini memiliki kekuatan yang menakjubkan. Tapi, itu mungkin hanya sebatas ini.


Memiliki pandangan optimis, Goja mundur beberapa langkah ke belakang.


Melihat ini, Zero mengejek, "Oi, oi, apa ini? Kenapa kau mundur? Bukankah kau ingin memberitahuku kejamnya dunia ini?"


Goja mengabaikannya dan menahan amarah. Dia mengatur pernafasan dengan tenang. Aura yang sebelumnya penuh amarah, kini menjadi tampak stabil.


Perubahan aura ini mungkin tidak disadari kebanyakan orang, tapi perubahan pada fisik Goja dapat disadari siapa saja. Tubuhnya yang kekar menjadi rileks tapi tiba-tiba kian mengencang, menonjolkan urat nadi.


Di antara penonton, seseorang berkata dengan bersemangat, "Ini dia! Muncul! Mode Tarung Goja!"


Orang di sebelahnya mengerutkan kening dan melihat ke arah Zero, "Kau benar, tapi kenapa Goja menggunakan Mode Tarung? Apa yang spesial dari lawannya ini?"


"Hmm, kau benar. Kita tidak tahu apa yang Goja ketahui. Mungkin ada sesuatu yang aneh tentang Peserta bernama Zack ini."


Di atas arena, Zero tentu mendengar hal ini dengan pendengarannya. Mau tak mau mengangkat alisnya, Zero sedikit tertarik dengan metode Goja.

__ADS_1


Tiba-tiba, Goja membuka mata dan menghembuskan nafas. Aura yang mengesankan menyebar dan tubuh Goja mengalami peningkatan.


Aura cokelat satu lapis menyelimuti sosok Goja dan dia berseru, "Mode Tarung Goja! High Strength!"


Melihat penampilan ini, Zero merasa kecewa. Dia berharap untuk melihat sesuatu yang unik tetapi tidak menyangka hanya seperti ini.


Pada dasarnya, High Strength yang digunakan Goja ini hanyalah sebuah skill. Secara umum, skill bekerja melalui mekanisme tubuh dan aturan alam.


Nah, pada High Strength ini, peningkatan kekuatan tubuh terjadi karena laju sirkulasi darah dan pernafasan. Yah, itu teknik umum yang digunakan pada seni bela diri.


Jadi, mau tak mau Zero merasa kecewa. Meski begitu, High Strength ini merupakan versi lebih tinggi dari Up Strength.


Di dunia ini, hanya segelintir orang yang bisa menggunakan High Strength. Karena karakteristik peningkatan kekuatan tubuh yang drastis dan tidak biasa, Goja memanfaatkan keunikan skill ini untuk memberi julukan Mode Tarung Goja.


Yah, pada dasarnya, dia menamai itu hanya demi popularitas.


Dengan peningkatan itu, rasa percaya diri Goja meningkat. Di sisi lain, Zero yang kecewa, matanya menjadi dingin dan tampak tidak memilikimu emosi.


Goja dengan cepat berlari, pijakan hancur pada langkah awalnya. Daya ledak yang luar biasa memungkinkan dirinya untuk bisa mempersempit jarak dalam sekejap.


Tangannya yang terkepal dipenuhi oleh kekuatan super. Dengan peningkatan kekuatan, pukulan itu setara dengan serangan bertenaga 25,000.


Dengan kata lain, serangannya setara dengan seseorang berstatistik Strength (Kekuatan) sebanyak 25,000!


Zero menghela nafas ringan dan mengulurkan tangannya ke depan.


"Mati kau!" seru Goja.


Saat tinju tiba, Zero mengeluarkan jari telunjuknya. Gelombang udara menyebar dan tanah menjadi retak di pijakan Goja. Debu menutupi kedua orang itu.


Di tengah-tengah ketegangan situasi, para penonton menantikan hasil.


Saat debu mulai menipis, dua sosok kembali terlihat. Satu orang tampak menggunakan kekuatan penuh meninju lawan yang memblokir hanya dengan jari telunjuk.


Para penonton tercengang.


"—!?"


Orang-orang menelan ludah, nafas mereka tidak teratur. Sebelum kembali ke akal sehatnya, Zero sudah berbalik dan meninggalkan Goja.


Di saat bersamaan, para penonton kembali sadar.


"Wooowww!"


"Luar biasa!"


"Spektakuler!"


"Bagaimana bisa dia menahan serangan penuh Goja hanya dengan jari telunjuk?"


"Tunggu, ke mana Zack itu pergi?"


Orang-orang mulai memperhatikan perginya Zero. Mereka tidak bisa membantu tetapi merasa heran.


Zero berjalan ke luar arena, tiba-tiba ledakan darah terjadi di belakangnya dengan spektakuler. Namun, Zero tetap berjalan dengan mata dingin dan kembali ke ruang tunggu, meninggalkan orang-orang yang terkejut dan dipenuhi rasa ingin tahu.


Juri berdiskusi dan memberikan hasil. Komentator sekali lagi terdiam dalam pertandingan.

__ADS_1


"Pemenang Pertandingan ke-37 … Zack!"


__ADS_2