![[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)](https://asset.asean.biz.id/-drop--supreme-world-s-system--sistem-dunia-tertinggi-.webp)
Mad mode adalah sebuah perubahan yang membuat pengguna menggunakan seluruh potensi yang terpendam dalam tubuh dan jiwanya. Hal ini menyebabkan tubuh dan emosi pengguna menjadi rusak karena penggunaan tubuh yang berlebihan.
Sekarang, Zero menggunakan 'mad mode' yang dapat merusak tubuhnya. Musuhnya kali ini lebih kuat darinya. Ini semua karena efek samping dari metode evolusi instan yang dia gunakan. Keseluruhan statistiknya berkurang drastis.
Sebenarnya, Zero dapat menggunakan seni bela diri yang telah dia kembangkan sendiri. Dia juga memiliki bonus point yang yang dapat diinvestasikan pada statistiknya. Namun, dia ingin mencoba 'mad mode', karena kondisinya sekarang lebih lemah dari lawannya, pemimpin serigala.
Kemungkinan, pemimpin serigala perak memiliki kekuatan yang setara dengan dewa tingkat menengah seperti Barosa atau memiliki rata-rata statistik di atas satu milyar. Sedangkan Zero hanya memiliki statistik di angka ratusan juta saja.
"Mad mode, activate!"
Notifikasi system terus berdering di pikirannya.
[Anda telah mengaktifkan 'Mad Mode' dari arch human.]
[Peringatan!]
[Mad mode dapat merusak tubuh.]
[Rasa sakit yang berlebihan dari efek samping 'mad mode' membuat mental Anda hilang.]
[Anda kehilangan kendali atas tubuh Anda.]
[Hasrat menghancurkan merasukimu.]
[Anda tidak dapat merasakan apapun karena ■■■.]
[Anda dapat mengendalikan tubuh Anda.]
[Berdasarkan statistik tubuh Anda saat ini, Anda dapat menggunakan 'mad mode' selama satu jam.]
[Jika melebihi batas waktu, tubuh Anda akan rusak sebesar 1% setiap 1 menit melebihi batas waktu.]
[Seluruh statistik Anda meningkat 10 kali.]
Setelah notifikasi system selesai, sosok Crhono Zero yang dalam mode gila terlihat. Tangan dan kakinya diselimuti api. Sayap muncul dari punggungnya.
"Akan kutunjukkan kekuatan Arch human yang sebenarnya pada kalian."
***
Di saat semua serigala mundur, pemimpin serigala bangkit dari keterpurukan karena rasa sakit. Dia adalah makhluk yang menyamai dewa, jadi sudah jelas kemampuan pemulihan tubuhnya sangat tinggi.
"Tidak bisa dimaafkan."
Pemimpin serigala mendeklarasikan, "Aku adalah makhluk yang agung! Pemimpin serigala dari Hutan Besar Berm! Salah satu dari 6 pelindung Hutan Besar Berm yang diangkat langsung oleh pendahulu Keluarga Furry!"
Zero memperhatikan apa yang dikatakan oleh pemimpin serigala.
"Akulah sang pemimpin dari Great Wolf Berm! Satu-satunya High Great Wolf yang luar biasa! Balph!"
Zero hanya terdiam saat Balph berteriak. Balph tampak puas dengan reaksi Zero. Zero yang mengambang di atas tanah, mulai membuka mulutnya, "Terus? Kau pikir aku peduli dengan identitasmu? Pada akhirnya, kau hanyalah mangsaku saja. Jadi diam dan lawan aku dengan serius. Jika bisa, hibur juga aku."
"Apa?!" Balph berteriak dengan marah.
"Awoooouuu!!" Balph melolong dengan keras. Suaranya tampak bergema di seluruh hutan. Burung-burung yang tidur dan makhluk nokturnal yang bertengger di pohon mulai berterbangan dengan sembarangan, seolah-olah ketakutan.
Serigala lain juga ikut melolong dengan keras, "Awoooouuu!!"
Tiba-tiba sebuah aura ungu muncul dan menyelimuti seluruh tubuh serigala. Badan mereka tampak menjadi lebih besar. Cakar dan taring mereka menjadi lebih tajam dan panjang.
__ADS_1
"Hahahaha! Kau akan menyesal, nak! Rasakanlah kekuatan dari serigala pelindung kami! Ini adalah kekuatan dari kebanggaan kami! Kebanggaan serigala!" Balph tertawa keras.
"Huh! Kau pikir itu saja sudah cukup untuk mengalahkanku?" ejek Zero.
"Jangan arogan, nak. Kami sekarang telah menjadi 2,5 lebih kuat dari sebelumnya. Kau tidak akan mempunyai harapan!"
Zero mulai bersiap terbang dengan cepat dan berkata, "Hooo! Begitukah? Siapa yang tahu? Kita hanya harus mencobanya."
Zero melaju dengan cepat ke arah pemimpin serigala. Hempasan angin panas menyebabkan gelombang panas yang ekstrem. Daun-daun kering dan ranting terbakar saat dia melewatinya. Zero hendak melempar belati es-nya.
Namun, serigala lain bereaksi dengan cepat dan menghalangi jalur Zero. Zero beraksi dengan langsung memberikan energi sihir ke dalam belati es dan menebas tenggorokan serigala.
Namun, ada reaksi kimia yang terjadi saat es pada belati dan panas tubuh Zero bersentuhan. Uap keluar darinya, itu adalah 'laze.'
Sebuah awan, asap atau kabut yang terbentuk karena air dingin atau es bersentuhan dengan sesuatu yang memiliki suhu yang sangat tinggi. Reaksi tersebut menghasilkan gas hidrogen klorida yang mematikan.
Para serigala bingung dengan asap yang keluar, sedangkan Zero terbang mundur setelah melemparkan belati es yang telah meleleh.
"Awooo?!"
"A-apa ini?!"
Seketika, banyak serigala yang mati tergeletak ketika menghirup asap itu. Balph yang melihat hal itu mulai memerintahkan 5 serigala yang tersisa untuk menjauh dari asap.
"Semuanya! Mundur! Jangan dekati asap itu!"
Zero tertawa seolah itu lucu, "Hahaha, bagaimana? Aku belum menggunakan kekuatan asliku, lho~."
"Sialan! Manusia sialan! Dasar manusia brengsek! Beraninya kau ...!" Kata-kata kasar keluar dari mulut Balph yang marah.
"Oi oi, yang benar saja. Bukankah itu artinya kalian lemah? Jangan banyak bicara dan hadapi aku saja."
"Sialaaaan!"
Balph berteriak dan melompat untuk menerkam Zero. Tawa Zero terhenti dan ratusan bola api muncul di sekitar Zero.
"It's fire time~."
Bola api itu bergerak menuju Balph secara bersamaan. Hutan di malam hari itu menjadi terang dan dipenuhi oleh ratusan api. Satu persatu bola api menghantam tubuh Balph.
"Hahaha! Kau pikir bola api kecil ini dapat menghentikanku? Jangan berca-"
Kalimat mengejek Balph terhenti ketika satu bola api mendarat di tubuhnya. Ledakannya sungguh besar dan dapat menghanguskan sebagian bulu perak Balph yang kuat.
"Aaack! Argh!"
Satu persatu bola api bertabrakan dengan tubuh Balph. Dia terus mengerang kesakitan karena luka bakar dan luka akibat efek ledakan. Dia perlahan mundur hingga jatuh tersungkur.
"Ku huhuhu! Apa hanya ini kemampuan yang kau miliki?" Zero tertawa mengejek.
"..."
Di sisi lain, Balph tidak dapat bergerak dan mulutnya tidak dapat dibuka. Tubuhnya penuh luka bakar dan sebagian tubuhnya gosong.
Zero menghela nafas, "Haa, kita sudahi main-mainnya di sini.
Sebuah pedang muncul dari tangan Zero. Itu adalah pedang yang sepenuhnya terbuat dari api. Hanya dengan melihatnya saja dapat membuat seseorang merasa seperti terbakar.
"Flame sword."
__ADS_1
Api itu sangatlah panas. Area disekitarnya mulai terbakar. Pohon-pohon raksasa terbakar dengan hebat. Tanpa diduga, Zero melihat ekspresi Balph yang tampak tersenyum saat Zero hendak membunuh dirinya.
Tanpa memperdulikan hal itu, pedang api mengarah ke tenggorokan Balph.
Clang!
Kejadian yang tak terduga terjadi. Entah dari mana asalnya, seekor kura-kura raksasa berwarna hitam muncul di depan pedang api.
Kura-kura raksasa itu terpental cukup jauh. Zero segera melihat sumber dari munculnya kura-kura. Di kegelapan hutan, terdapat mata merah menyala.
Namun, kegelapan itu tidak berarti bagi Zero. Dia melihatnya. Dia melihat ...
"Beruang?"
Seekor beruang hitam dengan tubuh raksasa ada di dalam kegelapan dengan pose seperti telah melempar. Kemudian, berbagai hewan lainnya terlihat dan muncul dari arah yang sama.
Itu adalah seekor burung hantu raksasa, seekor macan kumbang raksasa dan singa raksasa. Aura yang mereka miliki lebih kuat dibandingkan dengan aura milik Balph.
"..."
Semua binatang itu menuju ke arah Zero dengan sangat cepat meski memiliki tubuh yang besar. Zero segera bersiap dengan pose bertarungnya.
"Fire blade storm!"
Aku mengayunkan pedang api ke arah mereka dengan sekuat tenaga. Setiap tebasan yang aku lakukan membuat ruang terdistorsi dan menghasilkan api yang menuju ke arah para binatang.
Para binatang itu dengan sigap menghindari setiap serangan yang aku lancarkan. Meski begitu, beberapa serangan pasti kena. Beberapa bagian di tubuh mereka tergores oleh tebasan pedang api.
Beruang raksasa mengaum, "Kwaaaarrrgh!"
Tanpa diduga, dia menerobos masuk melewati tebasan api sambil melindungi kepalanya. Burung hantu raksasa hanya terbang di atas sambil menghindari serangan yang menuju ke arahnya. Macan kumbang hitam terus menghindari serangan sambil melaju ke arah Zero. Sedangkan singa raksasa hanya berlari ke arah Zero dengan santai.
Anehnya, semua serangan yang mengarah ke singa, tampak menjadi meleset dengan sengaja. Seolah-olah seranganku telah dikendalikan.
Akselerasi pikiran yang diakibatkan oleh 'mad mode', membuat kecepatan berpikir Zero menjadi sangat cepat. Dia menjadi lebih mudah dalam memperkirakan semua variabel yang dapat terjadi.
Benar. Zero telah memprediksi ini. Dia langsung memutuskan ...
Zero menabrakkan dirinya ke kepala pemimpin serigala, Balph yang masih hidup dengan pedangnya. Balph seketika mati tanpa bersuara.
Sesaat setelah semua bangkai serigala menjadi item card, Zero mulai bermain.
"Item card activate ... discharge!"
Semua item card serigala muncul di saat bersamaan. Mereka berubah menjadi cahaya dan mulai membentuk tubuh mereka masing-masing.
Wujud semua serigala terlihat. Mereka sekarang sedang menundukkan kepala. Balph yang dapat berbicara membuka mulutnya.
"Kami akan melayani Anda dengan baik, Tuan!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tekan like jika kamu suka cerita ini.
Tekan love jika kamu suka novel ini.
Dukung author dengan vote dan hadiah.
Beri saran, kritik atau hal yang ingin ditambahkan dalam cerita di kolom komentar.
__ADS_1
Terimakasih