![[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)](https://asset.asean.biz.id/-drop--supreme-world-s-system--sistem-dunia-tertinggi-.webp)
Lamy, dia adalah makhluk iblis dari ras Lamia Descendant. Memiliki skill Lamia Charm, dia menghipnotis semua makhluk jantan. Namun, hal itu tidak akan berguna bagi pelayan Zero. Lamy hanya dapat dibuat terkejut.
Meski begitu, dia ternyata memiliki kekuatan lain yang tidak kalah hebat.
Api, air, tanah dan angin dia gunakan untuk melawan Zero dan yang lainnya.
"Wah, wah, wah! Aku tidak menyangka kau ternyata lebih kuat dari Balph. Namun, siapa peduli?"
Zero menghampiri Lamy dan mengisyaratkan para pelayannya untuk mundur.
Lamy mendengus tidak senang, "Haah? Dasar makhluk kecil. Beraninya kau menghina makhluk indah nan agung ini! Aku tidak akan main-main denganmu lagi!"
Rasa marah Lamy telah memuncak, karena kearoganan Zero. Zero hanya menanggapi perkataan Lamy dengan tersenyum, seolah mengejek.
Zero langsung melompat ke arah Lamy dengan sangat cepat. Itu adalah kecepatan yang sedikit melebihi cahaya. Namun, semua makhluk dari alam dewa memiliki kecepatan reflek pikiran dan tubuh yang bahkan dapat melebihi cahaya.
"Apa?!"
Lamy terkejut ketika dia menghindari serangan Zero.
"Bagaimana, bagaimana kau bisa begitu kuat?"
Pohon di belakang Lamy tadi hancur hingga pohon di belakangnya lagi ikut hancur dan rubuh. Zero sekarang setara dengan Dewa tingkat menengah lagi. Dia sudah melawan Titan dan mengalahkannya dengan Hellfire.
"Kau tahu, kemarin aku mengalahkan mangsa raksasa yang disebut ... Titan."
"Apa?! Titan?!"
Lamy terkejut mendengar nama Titan. Titan adalah makhluk yang setara dengan Dewa tingkat tinggi. Yang artinya, butuh minimal 1 triliun poin keju untuk mengalahkannya. Namun, pria kecil di hadapannya mengatakan bahwa dia mengalahkan Titan?
"Yang benar saja."
Lamy sempat merasa terkejut hingga dia dapat berpikir rasional lagi.
'Tenanglah, tenanglah Lamy. Dia hanya makhluk tidak jelas saja.'
Lamy berusaha menenangkan dirinya sendiri.
'Meski begitu, tidak aku sangka. Kekuatan makhluk itu begitu mengerikan.'
Lamy melihat bekas serangan yang dikeluarkan Zero.
Zero yang tertutup debu berkata, "Reaksimu cepat juga."
Lamy hanya bersiaga dengan hati-hati tanpa menghiraukan perkataanku sambil berpikir.
'Pelindung empat elemenku tidak dapat mengatasi serangannya. Tapi ... Aku pasti bisa menyerangnya dan mengalahkannya!'
Zero hanya tersenyum kecil dan berlari ke arah Lamy dengan sangat cepat. Lamy segera mengendalikan semua elemen.
Tanah membentuk runcing yang muncul dari bawah Zero. Tebasan angin yang dapat membelah gunung menyerang dari kedua sisi. Gelombang api panjang mengarah dari depan. Yang terakhir, tembakan air yang tak terhitung menyerang Zero dari belakang.
Zero tersenyum kecil. Dia dapat mengendalikan dua elemen tanpa pengecualian. Mereka adalah dan .
Zero sebenarnya bisa menghindari semua serangan ke atas. Namun, dia berada ditengah-tengah udara. Tidak ada pijakan yang dapat dia gunakan. Dia hanya dapat mengandalkan kecepatannya mengaktifkan sihir angin yang dapat membawanya ke atas. Namun, itu hanya bisa digunakan untuk menghindar.
Zero memutuskan untuk mengendalikan hujan peluru air di belakangnya untuk menyerang tanah runcing. Kemudian, dia mengendalikan api untuk menetralkan serangan tebasan angin dengan tekanan yang dihasilkan dari api.
Booom!
Ledakan terjadi saat itu juga. Debu-debu, uap air dan asap keluar dan memenuhi area di sekitar Zero. Semua itu terjadi hanya dalam sepersekian detik saja. Namun, itu terasa sangat lama.
Lamy bersuka cita dengan hal itu.
"Tuh, kan! Kamu itu cuma besar omong doang. Tidak mungkin kamu ...!"
Lamy terkejut ketika Zero keluar dari asap. Tangan Zero telah mengepal. Tangannya dipenuhi oleh mana alam yang berkumpul. Suatu pusaran energi dapat dirasakan dari tangannya. Lamy melihat hal itu. Namun, kecepatan Zero yang terbang dan menggunakan 'air boost' sangatlah cepat dan Lamy tidak dapat bereaksi.
"Ap?!"
Pukulan yang dipenuhi kekuatan mengerikan hampir menyentuh wajah cantik Lamy yang ketakutan. Itu hanya berjarak beberapa centimeter saja. Namun, peristiwa yang tidak diduga terjadi.
__ADS_1
Zero spontan berusaha menghindar. Namun, kecepatannya terlalu lambat di mode normal. Dia berusaha menghindari sesuatu yang mengarah ke arahnya dengan kecepatan yang melebihi cahaya. Itu hanya sepersekian detik setelah dia menyadari sesuatu itu. Karena itulah, dia terlambat menggerakkan tubuhnya.
Benturan pohon-pohon yang seperti ditembus sesuatu dan mengarah lurus ke arahannya dengan sangat cepat.
Zero kebingungan.
'Ada apa ini?!"
Sesuatu menabrak bagian belakang Zero dan pukulan yang terhenti mengarah ke Lamy mulai terdorong ke arah Lamy. Namun, itu bukanlah pukulan mematikan.
"Kuack!"
Zero mengeluarkan darah merah dari mulutnya. Zero dan Lamy ikut terpental, searah dengan sesuatu itu. Sepertinya, tulang punggung Zero patah karena hal itu.
"Tuan!?"
Para Great Wolf terkejut dan mengikuti ke arah kami.
Mereka semua terpental dan terus menabrak berbagai hal seperti pohon, batu dan yang lainnya.
"Ughhh."
Lamy mengerang kesakitan karena wajahnya terkena pukulan Zero dan terpental jauh.
Di sisi lain, Zero kesulitan menggerakkan tubuhnya dan kesulitan untuk berdiri.
'Apa yang terjadi!? Apa yang menabrak ku itu? Sial! Aku kesulitan bergerak! Sepertinya, beberapa tulangku patah karenanya.' kata Zero dalam benaknya.
Zero berusaha melihat sosok yang menabraknya hingga seperti ini. Dia mengangkat kepalanya dan melihat bayangan wanita seukuran dengannya, bangkit dari terpentalnya hingga ke tebing itu. Kumpulan debu menghalangi penglihatan Zero.
'Siapa dia?'
Zero segera memeriksa parameter HP-nya dan menunjukkan berada di warna merah dan hanya tersisa 10% dari HP maksimal. Dia segera memanggil System untuk memperbaiki tubuhnya.
'System! Perbaiki tubuhku!'
System merespon.
[Memeriksa kondisi Anda.]
[Anda telah mengalami kerusakan fatal.]
[Tulang lengan kanan atas Anda telah patah. Beberapa jari Anda telah terputus. Kepala Anda mengalami pendarahan dalam/internal. Kaki kanan Anda telah terpelintir. Tulang lutut kiri Anda telah patah. Tulang punggung Anda patah. ... Anda mengalami pendarahan hebat.<
[Memperbaiki tubuh Anda ke keadaan semula.]
Cahaya hijau menyelimuti tubuh Zero dan meresap ke dalamnya. Semua luka dan darah menghilang seolah lelucon.
[Anda telah kembali ke kondisi normal.]
[100k poin system telah dikonsumsi.]
Zero segera bangkit dan menatap tajam ke arah tebing bukit, tempat wanita yang menabraknya berada. Dengan penuh kehati-hatian dan posisi bertempur, dia mengeluarkan item tingkat unik yang dia dapat dari system, World Sword Authority.
Zero memeriksa informasi item itu.
[Nama : World Sword Authority.
Daya tahan : ∞.
Ketajaman : 15 000 000.
Daya serang : 100 000 000.
Berat : 10 kg (Dapat diatur).
Konduktivitas sihir : 75%.
Ketahanan sihir : 70%.
Kualitas : X.
__ADS_1
Peringkat : Unik >> Legendaris ~ pertumbuhan.
Tipe : Pedang panjang.
Opsi tambahan :
-Meningkatkan daya serang sebanyak 20% dari maksimal daya serang pedang jika diberi sihir.
-Meningkatkan kecepatan serang sebanyak 25% dari maksimal kecepatan serang pengguna jika diberi sihir.
-Berat pedang dapat diatur dengan memutar silinder di bawah pegangan sebanyak 5 kg sampai 1000 kg.
-Musuh akan mengalami 'ketakutan' setiap musuh kehilangan 2% kesehatan dalam sekali serang.
-Pedang dapat dilapisi sihir atribut api, jika dialiri sihir.
-Pedang dapat menjadi alat yang dapat mengendalikan api tanpa menggunakan MP.
-Jika pedang berevolusi, opsi tambahan akan meningkat dan opsi tambahan akan bertambah.
Latar belakang :
Sebuah pedang yang hanya ada 7 saja di seluruh dimensi dan dunia. Keberadaannya lebih luar biasa dari sebuah dunia.
Pedang ini tercipta karena adanya segala hal. Sebuah pedang yang mampu menguasai seluruh dunia dan mampu membelah dunia serta dimensi menjadi dua. Pedang yang memiliki jiwa, namun karena beberapa hal, jiwa pedang tidak dapat keluar dan kekuatannya melemah.
Bentuknya seperti pedang biasa karena kekuatannya disegel, bentuk dan kekuatan menjadi lemah. Namun, kekuatannya masih lebih baik daripada pedang yang setingkat dengannya.
Panjang keseluruhan 170 cm, panjang bilah 155 cm dan pegangan 15 cm. Kedua sisi tajam dengan ujung runcing dan penampilan biasa.
Pedang tersebut tidak dapat digunakan, jika jiwa pedang tidak mengizinkan. Kekuatan saat ini mampu membelah laut sepanjang satu kilometer.
Akumulasi pengalaman: 0%.
Pemilik : Tidak ada.]
[Apakah Anda ingin menjadi pemilik pedang ini?]
"Ya."
Zero mengangkat pedang dan mengarahkannya kepada sosok perempuan itu.
[Jiwa World Sword Authority mengakui Anda sebagai pemilik.]
Cahaya keemasan menyelimuti tubuh Zero dan juga World Sword Authority.
"Apa aku boleh memanggilmu WSA?"
Cahaya emas semakin terang.
"Baiklah, aku menganggap kau setuju!"
Kumpulan debu mulai menghilang. Sesosok wanita muda nanti cantik terlihat. Dia memiliki paras yang cantik dengan rambut keemasan. Membawa pedang di pinggangnya dan mengenakan mahkota perak di kepalanya.
Armor-nya terlihat kuat dengan melindungi beberapa area yang masih membuat dirinya bergerak leluasa. Ada beberapa goresan di kulit dan armor-nya. Darah keluar dari salah satu sudut bibirnya.
Dia bergumam, "Sigh, aku kurang cepat, ya."
Seraya mengelap darahnya, dia menatap Zero dengan tajam sebelum mengalihkan pandangannya kembali ke arah dia datang.
"Aku harus bergegas."
Wanita itu sepertinya berniat untuk pergi lagi. Zero segera ingin menghentikannya.
"Tunggu!"
Wanita itu terhenti mendengar suaraku. Dia sepertinya baru menyadari sesuatu.
"Apakah kamu transenden?" tanya wanita cantik itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1