![[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)](https://asset.asean.biz.id/-drop--supreme-world-s-system--sistem-dunia-tertinggi-.webp)
Mulai chapter ini, Author menggunakan sudut pandang ke-3.
...----------------...
Crhono Zero menjelaskan rencananya pada Bariel. Berikut detailnya:
「1. Bariel akan berperan seperti biasa di sini saat melayani Barosa.
Zero akan pergi ke kamar Barosa dan memberitahu rencana.
Zero pergi keluar dari kediaman Keluarga Furry tanpa disadari dengan bantuan system.」
Zero kemudian meninggalkan Bariel di kamarnya dan pergi menuju ke kamar Barosa.
'Sial! Seharusnya aku memiliki skill telepati atau semacamnya saja.'
Saat keluar dari kamar Bariel, Zero mengubah penampilannya kembali seperti semula. Agar tidak terdeteksi, dia menggunakan berbagai keterampilan tingkat tinggi yang dapat mengurangi hawa keberadaan.
"Stealth! Hiding! Reduce presence! Wind step! Light step! Ninja step! ..."
Zero menjadi tidak terlihat dan keberadaannya menghilang drastis. Langkahnya cepat tanpa suara dan berlari ke kamar Barosa yang terbilang jauh.
Setelah memberi kabar Barosa, Zero pergi menuju ke luar dari kediaman Keluarga Furry. Saat aku berada di dinding raksasa yang mengelilingi kediaman Keluarga Furry, sebuah penghalang tak kasat mata terlihat oleh skill : Mystery appraisal.
"Mystery appraisal!"
[Four layers barrier.]
.......................
[Four layers barrier
Sebuah penghalang yang terbuat dari susunan lingkaran sihir yang disebut array. Barrier ini memiliki berbagai fungsi yang ditumpuk hingga memiliki efek yang tinggi.
Fungsi:
*Mendeteksi keberadaan yang keluar dan masuk ke dalam penghalang.
*Menghalangi serangan fisik dari luar hingga batas tertentu. (Efek dari physical barrier.)
*Menghalangi serangan sihir dari luar hingga batas tertentu. (Efek dari magic barrier.)
*Memberikan pemandangan dalam barrier dari luar sesuai pengaturan. (Efek dari illusion barrier.)
*Tidak dapat mendengar hal yang terjadi di dalam dari luar. (Efek dari hearing barrier.)]
......................
"Penjagaannya ketat sekali, ya," gumam Zero.
Zero menatap ke pucuk tembok. Dia telah mengantisipasi hal ini. Jadi, dia tidak perlu khawatir.
"System, bisakah kau menetralkan efek dari barrier ini? Hanya untukku. Dan juga ... jangan sampai barrier ini hancur."
[Permintaan diterima.]
[Anda akan diteleportasi jarak dekat.]
[10,000 poin system telah dikonsumsi.]
Seketika, Zero berada di luar kediaman. Di balik tembok yang baru saja dia lihat.
Pemandangan yang dia lihat pertama kali adalah hutan dengan pohon-pohon raksasa yang begitu besar. Besarnya melebihi para dewa itu sendiri. Zero bagaikan hujan semut yang berada di hutan.
"Baiklah, mari kita berburu."
Ketika dia memasuki hutan, pesan system terdengar.
[Anda telah memasuki Great forest, Berm.]
Zero memasuki Hutan Berm dan hawa dingin merambat ke tubuhnya. Itu adalah reaksi alami ketika makhluk hidup merasa terancam. Dia segera melihat sekeliling dan menemukan seekor serigala silver dari dalam hutan yang gelap dengan deteksi.
"Serigala?!"
Serigala itu sangat besar. Taringnya menjulur ke luar dengan air liur yang menetes-netes dari mulut. Bulu peraknya tampak bersinar di malam hari dan tampak kuat. Kemudian, Zero mendeteksi keberadaan serigala lain di belakang serigala itu.
"Mystery appraisal."
[Nama: Tidak ada/180/jantan.
Ras: Great Wolf Berm.
Level: 193.
Kelas: Serigala anggota pemburu.
Statistik :
HP: 489,038,799/489, 038,840.
MP: 79,459,420/79, 459,420.
SP: 170,789,155/170, 790,450
__ADS_1
Strength: 28,500,000
Attack power: 0~80,00,000
Speed: 45,679,000
Attack speed: 0~98,923,000
Defense: 12,610,000
Vitality: 910,980
Dexterity: 3,399,070
Agility: 25,495,790
Intelligence: 1,690,900
Insight: 1,208,978
Charm: 83,639
Prestige: 50,186
Bonus point: 0
Experience: 0/273,538,649
• • • • • • • • • •
Kelemahan: Jika bagian lehernya di serang, dia akan kesulitan bertahan. Namun, kamu harus menyerang kakinya dulu ...]
Zero segera mengeluarkan pistol yang pernah aku pakai saat membantai iblis dari samping pinggangnya. Benar, itu adalah magic item: Magic ammo revolver.
"Bersiaplah, Serigala!!"
Zero menembakkan peluru yang terbuat dari kondensasi mana-nya sendiri. Kecepatan tembaknya hanya 5 peluru perdetik. Peluru itu mengarah tepat ke jantungnya.
Slub, slub.
Sayangnya, peluru yang dia tembakkan hanya mampu menembus bulunya saja. Sepertinya peluru itu terjebak di dalamnya.
Zero mendecakkan lidah. Dia berupaya kembali untuk menyerang. Namun, kali ini dia menambahkan kekuatan sihir untuk meningkatkan daya serang.
Sayangnya, pistol itu hanya berada di peringkat unik. Beberapa kali lagi, pistol itu dapat meledak atau hancur dengan sendirinya. Meski begitu, Zero tetap menyerang kepala serigala hingga menembus. Akhirnya, serigala itu mati tergeletak dan pistol-nya hancur.
[Anda telah membunuh 'Great wolf berm.']
[Anda memperoleh 2,358,977,844 poin exp.]
[Anda level up.]
[Anda level up.]
[Anda level up.]
[Anda level up.]
[Anda level up.]
[Anda level up.]
[Anda level up.]
• • • • • • • • • •
Zero naik level sebanyak 23 kali. Seluruh statistiknya meningkat, tubuhnya terasa lebih ringan. Kepala serigala perak berlubang-lubang hingga menembus otaknya. Mayat tersebut berubah menjadi partikel cahaya yang membentuk sebuah kartu.
[Anda mendapatkan item card: Great Wolf Berm (Tanpa nama.)]
Zero buru-buru mengambil belati dari item box. Itu adalah magic item: ice and flame daggers.
Tangan kanannya memegang belati api, sedangkan satunya memegang belati es. Kemudian, gerombolan serigala mengelilingi diri Zero.
Tanpa diduga, seekor serigala perak melangkah maju ke depan dan berbicara dengan bahasa dewa. Tubuhnya setengah kali lebih besar dari pada serigala yang lain.
"Wahai makhluk kecil. Apa kamu memahami apa yang aku katakan?"
Zero menurunkan belati yang diangkat. Dia tampak tertarik dan menjawab, "Iya. Aku memahaminya."
"Aku ingin bertanya sesuatu padamu."
"Apa itu?"
Zero melihat keadaan sekeliling sebelum serigala perak itu bertanya.
"Siapa kau? Aku tidak pernah melihat ras yang memiliki wujud dewa, namun memiliki ukuran sekecil semut."
"..."
Zero melihat ekspresi pemimpin serigala itu. Ada perasaan marah, sedih dan juga ...
'... Rasa ingin tahu.'
Zero terdiam dan tidak menjawab. Serigala perak itu berbicara lagi, "Kau telah membunuh kolega-ku. Aku tidak bisa memaafkan itu. Tapi, aku akan melepaskanmu jika kau bersedia menjawab."
Zero mendengus seolah itu mengesalkan, "Huh! Kau pikir aku butuh pengampunan mu? Aku datang ke sini untuk berburu makhluk seperti kalian."
__ADS_1
"...!" Pemimpin serigala perak itu tersentak kaget. Zero melanjutkan, "Namaku adalah Crhono Zero. Ras manusia."
Pemimpin serigala menurunkan ekspresi kaget. "Manusia?"
Pemimpin serigala berpikir dalam benaknya, 'Bukankah manusia adalah makhluk dari dunia bawah? Mereka digunakan untuk mengumpulkan jiwa, bukan? Dan juga, mereka digunakan untuk meningkatkan status dewa.'
Zero mulai mengangkat belati nya lagi. Dia mengarahkan belati nya ke arah pemimpin serigala.
"Aku ke sini bukan untuk cari mati. Aku di sini untuk menjadi kuat. Kemari dan lawan aku." Zero memprovokasi pemimpin serigala.
Pemimpin serigala dan serigala yang lain tersentak kaget. Kemudian senyum muncul di wajah pemimpin serigala.
"Menarik! Kemarilah manusia!"
"Bersiaplah!"
Zero menegangkan semua otot kakinya dan menekuknya agar menghasilkan gaya tolak. Tanah pijakan hancur dan dia melesat dengan cepat ke arah kepala pemimpin serigala.
Pemimpin serigala mengangkat cakarnya dan bersiap mengayunkannya ke arahku. Begitu juga dengan Zero. Dia bersiap untuk mengayunkan belati api.
Belati api yang berasal dari transformasi mana milik Zero, mulai bereaksi. Zero mengayunkan belati nya dan pemimpin serigala mengayunkan cakarnya. Belati dan cakar besar serigala bertemu hingga menyebabkan percikan api yang hebat.
Kobaran api keluar saat belati milik Zero menyentuh cakar serigala. Panasnya luar biasa. Panasnya memiliki suhu sekitar 1500° C. Namun, statistik dan tubuh pemimpin serigala begitu tinggi. Cakar dan bulunya bahkan tidak hangus terbakar.
'Kuat. Benar-benar serigala dari alam dewa.' gumam Zero dalam batin.
Kemudian, Zero mengaktifkan skill: Wind step untuk melompat ke atas. Dia melewati cakar serigala dan mengaktifkan kembali skill: Wind step untuk meluncur ke arah mata pemimpin serigala.
Namun, rencana Zero berubah. Pemimpin serigala membuka mulutnya yang besar dan hendak memakan Zero.
"Kwaarghh!"
Zero kemudian memberikan sejumlah besar energi sihir ke dalam belati api. Belati api itu terbakar hingga bilahnya tidak terlihat lagi. Kobaran api membentuk bilah itu sendiri. Panjangnya melebihi panjang normal. Itu sekitar 5 kali lebih panjang. Api itu adalah manifestasi dari energi sihir yang telah diolah oleh serangkaian proses.
"Aku tidak bisa bersantai lagi, ya!"
Meski panjang bilah menjadi lebih panjang, itu belum cukup untuk memotong tubuh serigala raksasa. Zero memutuskan untuk melempar belati nya ke arah mata dengan segenap kekuatan ketika suara retakan terdengar.
Krek.
Zero langsung menegangkan seluruh otot tangan kanannya hingga batas. Dia mencoba untuk menghabisi serigala itu dalam sekali serang.
"Daggers martial arts, trhowing without spin!"
Swooosh.
Belati api melesat bagaikan meteor yang jatuh tanpa berputar. Gelombang angin yang dihasilkan membuat efek dramatis.
Belati api menusuk mata pemimpin serigala sebelum pemimpin serigala itu sendiri sadar. Belati nya menembus mata hingga mencapai otak. Saraf-sarafnya rusak oleh api dan terpotong oleh bilah api.
Rasa sakit yang luar biasa membuat serigala itu menjerit tidak terbayangkan.
"Aaarrrgghhh!" Pemimpin serigala tersungkur ke tanah dengan kesakitan.
Pemimpin serigala bangkit dengan tubuh yang gemetar karena rasa sakit. Dia marah dan berteriak, "Kurang ajar! Tidak bisa dimaafkan! Aku pasti akan memakanmu!"
"Anak-anak! Serang dia!"
"Woof!"
Pemimpin serigala menyuruh serigala lain untuk menyerang. Serigala lain juga merespon dengan maju menyerang Zero secara serentak.
"Bagus! Maju sini, kalian semua!"
Semua serigala yang maju untuk menyerang Zero, mulai mengarahkan taring serta cakarnya. Zero hanya memejamkan mata dan merasakan seluruh keberadaan dan hak yang dilakukan pada jarak 100 meter.
Dia mulai menarik nafas dalam-dalam sebelum akhirnya membuka mata.
"Mad mode!"
Api jingga muncul dari rambut Zero yang mulai terangkat ke atas. Matanya menjadi berwarna jingga dan dipenuhi kobaran api. Kemudian dilanjutkan dengan munculnya api yang menyelimuti kedua tangan hingga siku dan kaki hingga lutut.
Dunia terasa lambat baginya. Penglihatan, reaksi dan pikirannya telah dipercepat hingga batas. Jika bukan karena Zero tidak memiliki emosi dan perasaan, aku mungkin telah kehilangan kendali atas tubuhnya. Namun, tidak untuk sekarang.
Tekanan yang keluar dari tubuh Zero menghancurkan tanah di sekitar dan ledakan terjadi di tempatnya berdiri. Serigala yang memiliki insting untuk mundur, mulai berhenti dan melompat mundur.
Kawah muncul di sekitar tempat Zero berada beserta sedikit lahar yang muncul karena terlalu panas. Wujudnya mulai terlihat. Dia sedang mengambang dengan sayap api yang keluar dari punggungnya.
Saat itu, Hutan Besar Berm yang biasanya gelap dan penuh dengan monster berbahaya, kini menjadi terang. Medan pertarungan dipenuhi dengan cahaya yang berasal dari api-nya.
Malam itu, perburuan yang menyenangkan akan dimulai. Zero tersenyum kecil sambil melambaikan tangannya dengan niat provokasi.
"Akan kutunjukkan kekuatan 'Arch human' yang sesungguhnya pada kalian."
Untuk pertama kalinya, Zero menggunakan kekuatan penuhnya. Pertarungan yang berdarah akan dimulai.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tekan like jika kamu suka cerita ini.
Tekan love jika kamu suka novel ini.
Dukung author dengan vote dan hadiah.
Beri saran, kritik atau hal yang ingin ditambahkan dalam cerita di kolom komentar.
Terimakasih
__ADS_1