![[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)](https://asset.asean.biz.id/-drop--supreme-world-s-system--sistem-dunia-tertinggi-.webp)
Di istana ini, tidak ada banyak hal yang menarik perhatian Zero. Ukurannya memang luas dan interiornya mewah-mewah.
Tapi, hanya itu saja. Tidak ada yang lain.
Selesai sarapan pagi, dia berbicara pada Zeus, "Zeus, aku serahkan istana ini padamu. Aku menyerahkan Benua Sarte ke tanganmu."
"Apa? Menyerahkannya padaku?" tanya Zeus dengan bingung.
Zero berkata dengan santai, "Ya, lagipula, wanita-wanita yang kuberikan tinggal di istana ini. Kau boleh melakukan apapun di benua ini, tetapi jangan berlebihan, lho."
Ini adalah hari ke-5 sejak dia tinggal di istana ini. Dan beberapa malam terakhir, si Zeus sial*n ini telah membantai para gadis yang diberikan Zero.
Meski Zeus tidak terlalu puas karena pasangannya tidak bisa mengikuti stamina dan nafsunya, dia tetap memperlakukan mereka dengan baik. Akhirnya, para gadis slutty itu tidak memiliki hal lain selain ketagihan dan jatuh cinta padanya.
Female Conqueror Supreme Scripture (Kitab Suci Tertinggi Penakluk Wanita) atau sebut saja FCSS. Apa terlalu sulit?
Yah, Zero sebenarnya mengakui ini sebagai Kitab Berdosa, bukan Kitab Suci.
Walau begitu, dia masih kagum dengan isi di dalamnya. Dengan Kitab Suci—Kitab Berdosa maksudku, semua wanita akan bertekuk lutut dan membuka ************ mereka hanya dengan kedipan mata.
Sungguh luar biasa.
'Mungkin aku harus mempraktekannya segera,' pikir Zero.
Ceril melihat Zero yang gelombang warna merah jambu pada jiwanya tiba-tiba intensitasnya meningkat. Ini menyebabkan dirinya yang tahu arti atau makna dari warna jiwa seseorang menjadi memerah karena suatu alasan.
Dia menundukkan kepalanya dengan fantasi liar di benaknya.
"Apa Anda akan pergi, Tuan?" Pertanyaan Zeus menyadarkan Zero ke kenyataan.
Dia mengangguk sebagai tanggapan dan berkata, "Iya, terlalu membosankan di sini. Aku mungkin akan melakukan perjalanan ke berbagai tempat. Dengan 'damai' tentunya."
Zero menitikberatkan kata 'damai' pada kalimatnya. Zeus juga menyadari bahwa dirinya akan ditinggal di sini.
Hal itu dibenarkan oleh Zero yang berkata, "Karena itu, kau tinggal di sini dan menjaga benua ini."
Zeus berlutut dan menjawab dengan niat yang meyakinkan, "Serahkan padaku, Tuan."
__ADS_1
"Um." Zero hanya mengangguk dan meminum air di cangkirnya.
.....
Istana Pohon, Treepold.
Sekarang kita berada di benua timur, Karazmal.
Raja Beastman yang berperawakan kekar, otot-ototnya membengkak, pembuluh darahnya menonjol seolah akan meledak, rambut pirangnya yang panjang di kepala dan wajahnya memberikan kesan buas dan brutal, secara sekilas mengingatkan kita pada singa sang raja hutan.
Ia bertanya pada seorang pria berperawakan kecil dengan kacamata, "Bagaimana hasil laporannya?"
Pria yang dimaksud adalah Louw, memiliki telinga seperti kancil dan beberapa karakteristik serupa yang lain.
"Saya akan menjelaskannya," Louw mendorong kacamatanya, "Menurut laporan Pasukan Bayangan yang Hamba utus beberapa hari yang lalu, Bangsa Iblis memang tidak menunjukkan tanda-tanda agresifitas dan niat untuk invasi."
Raja Beastman mengangguk. "Jadi begitu. Lalu, apa alasannya?"
Walau dia berdarah panas dan lebih suka bertindak, dia masih memiliki tanggung jawab atas penduduknya. Jadi, walau dia tidak suka dalam urusan informasi atau sesuatu yang terlalu rumit, dia masih akan melakukannya.
Ini juga alasan kenapa bawahannya menunjukkan rasa hormat padanya. Dia benar-benar contoh dari pemimpin yang layak ketika penguasa Beastman ditentukan melalui kekuatan.
Louw yang ditanyai mulai menjelaskan secara rinci, "Dari pengamatan lebih dalam, pasukan Iblis hanya melakukan pengintaian, penjagaan dan beberapa hal dalam bentuk pertahanan."
"Hooh, kenapa bisa begitu? Apa kau tahu sesuatu?" Raja Beastman mengangkat alisnya, jelas tertarik tentang hal itu.
Setelah menemani Bangsa Iblis bermain selama beberapa ronde, dia menemukan bahwa mereka tidak hanya kuat, mereka juga tidak kalah dalam hal kebrutalan dengan Bangsa Beastman!
Jadi, mendengar laporan dari Louw yang mengatakan Bangsa Iblis bersifat defensif, dia menjadi sedikit tertarik.
"Hamba juga kurang paham tentang situasi saat ini. Tapi ada satu hal yang bisa kita pastikan." Saat berbicara, mata Louw berkilat aneh, memberikan kesan misterius.
Raja Beastman menjadi tidak sabar. "Dan, apa itu?"
"Mereka tidak memiliki niat bertarung lagi," jelas Louw.
Raja Beastman yang mendengar hal ini menjadi terpana, matanya terbelalak.
__ADS_1
Bangsa Iblis yang brutal di pikirannya menjadi sedikit pudar. Tapi akhirnya, dia menunjukkan seringai lebar yang memperlihatkan taring-taringnya yang tajam dan runcing.
"Setelah berani menggigit kita begitu banyak, bagaimana kita, para Beastman, membiarkan mereka pergi begitu saja?" Mata Raja Beastman dipenuhi hasrat bertarung yang membara.
"Benar, Paduka." Di sisi lain, mata Louw menunjukkan cahaya dendam dan kebencian, jauh di kedalaman matanya.
Raja Beastman berdiri, mengayunkan tangannya ke samping dengan gaya dan berseru dengan dominasi memenuhi suaranya, "Semuanya, siapkan seluruh pasukan! Kita akan bertempur dan membantai para Iblis penakut itu! Siapa yang setuju denganku!?"
Teriakannya menggema dan pikirannya ditransmisikan ke orang-orang.
"Ouuu!!" Bawahannya berseru membalas.
Louw hanya terdiam dengan senyum mengerikan yang dipenuhi kebencian di dalam hatinya.
Semua bawahannya berpencar dan ruang singgasana menjadi kosong dalam waktu singkat.
Raja Beastman memasukkan jari di antara bibirnya dan bersiul.
Suara siulan yang keras membuat banyak burung merpati datang menghampirinya dari jendela di pohon.
Lalu, ia meneruskan informasi yang disampaikan ke para merpati yang tampak tidak tahu apa-apa.
Setelah selesai, dia merentangkan tangannya dengan seringai lebar. "Sampaikan pesanku pada sembilan Penguasa Beastman yang lain!"
Dengan kalimat terakhir, kelompok merpati berpencar ke segala arah. Informasi diteruskan ke berbagai lokasi.
"Hahahaha, sebentar lagi pesta akan dimulai!"
Tawa Raja Beastman menggema di ruang singgasana, lalu menjadi seperti raungan singa yang ganas.
***
Tekan like jika kamu suka cerita ini.
Tekan love jika kamu suka novel ini.
Dukung author dengan vote dan hadiah.
__ADS_1
Beri saran, kritik atau hal yang ingin ditambahkan dalam cerita di kolom komentar.
Terimakasih