![[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)](https://asset.asean.biz.id/-drop--supreme-world-s-system--sistem-dunia-tertinggi-.webp)
Para prajurit dari kota Algarin dan para tentara bayaran mengikuti Zeus ke kedalaman hutan. Setelah beberapa menit, Vintage, melihat tuannya, Mygard Ally.
Vintage merupakan kesatria yang dapat dibilang elit. Kemampuannya terbilang tinggi, tapi dia tidak bisa melayani Mygard Ally karena kemampuannya itu, melainkan Regard. Oleh karena itu, dia merasa cemburu kepada Regard.
Sebelum merasa senang melihat Mygard Ally baik-baik saja, dia melihat pemuda tampan dengan pakaian yang unik. Pakaian itu mengkilap berwarna hitam, meski terbilang aneh pada zaman itu, entah mengapa membuat seseorang menganggap bahwa itu keren.
Apakah itu tuan dari orang-orang ini?
Melihat Zero, dia tidak menduga bahwa tuan dari Zeus dan yang lain akan semuda itu. Dia pikir tuan mereka adalah lelaki tua. Melihat ke sekitar lagi, dia menemukan seseorang berpakaian kesatria yang tergeletak.
Itu adalah Regard.
Tidak jauh, wajah Mygard Ally memerah dan terkadang mencuri pandang pada Zero yang bersandar pada pohon dengan mata tertutup. Tiba-tiba, Zero berkata, "Sudah selesai, ya."
Mygard Ally langsung melihat keadaan dan menemukan rombongannya telah datang. Tapi anehnya, tidak ada yang terluka. Hanya ada pakaian dengan noda darah saja.
Jadi, ini membuat dirinya bingung. Apakah mereka sekuat itu hingga tidak terluka melawan sekumpulan bandit Greed Wolf?
Zeus, Barosa dan Balph yang telah menyelesaikan perintah, mereka langsung menghampiri Zero dan berlutut.
Zeus berkata mewakilinya yang lain, "Kami telah menyelesaikan perintah. Korban jiwa hanya ada beberapa saja."
"Baiklah, kerja bagus." Zero menganggukkan kepala dan memuji.
Kenyamanan yang tidak bisa dijelaskan tiba-tiba dirasakan oleh Zeus, Barosa dan Balph. Ini mungkin salah satu efek dari pembangkitan melalui item card.
Setelah menikmati kenyamanan di hati mereka, Zeus dan yang lain berkata, "Terimakasih, Tuan!"
Kerumunan orang yang telah diselamatkan, mereka bingung sekaligus terkejut. Orang-orang sekuat itu melayani pemuda di depan mereka.
Apa identitas orang ini sebenarnya?
Mygard Ally berdiri dan berjalan menuju Vintage, "Kau masih selamat, ya, Vintage. Syukurlah."
"Terimakasih telah mengkhawatirkan Hamba, Nona. Saya harus berterimakasih pada orang di sana untuk kehidupan ini." Vintage menunjuk ke arah Barosa.
Setelah itu, Vintage mengganti topik.
"Omong-omong, apa Anda mengenal orang-orang ini?"
"Tidak, aku juga baru pertama kali bertemu mereka." Mygard Ally menggelengkan kepala. Dia melanjutkan, "Jika mereka sekuat ini, seharusnya mereka terkenal. Apa mungkin mereka para Pahlawan dari dunia lain yang dirumorkan?"
Vintage menjawab, "Saya rasa tidak. Sebelumnya, saya pernah ke ibukota bersama Tuan Besar dan sempat melihat sosok para Pahlawan. Salah satu di antara mereka adalah wanita. Tapi dari mereka semua, orang-orang ini tidak masuk ke dalam ciri-ciri yang pernah disebutkan."
"Kalau begitu, bagaimana dengan pakaian aneh mereka?" Mygard Ally berbicara sambil melirik Zero dan yang lainnya.
Zero yang di sana merasakan hal ini dan melirik Mygard Ally, tersenyum dan menganggukkan kepala. Mygard Ally tersipu dan ikut mengangguk.
Sementara itu, Vintage terus berpikir keras. Penampilan Zero dan yang lainnya memang terbilang aneh di tempat mereka.
Zero berpenampilan serba hitam dengan pakaian yang mengkilap. Zeus dan Barosa memiliki pakaian yang sedikit terbuka, setengah telanjang, menampilkan tubuh bagian atasnya dengan sehelai selendang putih yang melingkari tubuh.
Tapi, memang benar bahwa orang-orang ini bukanlah Pahlawan yang pernah dilihat dirinya. Jika menanyakan identitas mereka secara langsung itu tidak sopan dan mungkin akan menimbulkan beberapa hal yang tidak mengenakan mereka.
Tiba-tiba, Vintage berpikir, "Apa mungkin mereka adalah pasukan khusus Kekaisaran?"
"Apa? Pasukan khusus Kekaisaran?" Mygard Ally terkejut dengan kesimpulan Vintage.
"En, aku dengar pasukan khusus Kekaisaran memiliki kepribadian yang unik. Mungkin mereka anggota dari pasukan khusus."
Mygard Ally merenung, "Pasukan khusus, ya."
Sebelum sempat berpikir, tiba-tiba Zero muncul tanpa di sadari dan berkata, "Bagaimana situasi kalian?"
Mygard Ally dan Vintage terkejut. Dengan segera, Mygard Ally berkata, "Ah, tidak apa-apa. Kami hanya kehilangan beberapa orang saja. Tidak usah dikhawatirkan."
"Baguslah kalau begitu. Hari hampir malam, apa kalian akan berkemah di pinggir sungai?" Zero mengangguk, kemudian melihat langit yang mulai gelap.
__ADS_1
"Um, Anda benar. Kalau begitu, saya akan memberitahukan yang lain." Kata Mygard Ally, kemudian menyuruh Vintage.
.....
Di pinggir sungai, sekelompok orang menyalakan api unggun. Beberapa orang menyiapkan makanan dan sedang memasak, sementara yang lain beristirahat dan berbincang.
Di salah satu tempat, Zero dan yang lainnya duduk di dekat api unggun. Mereka bercengkrama, Zero terus menanyakan beberapa hal mengenai dunia ini dan kemampuan tertentu kepada Zeus. Barosa dan Balph yang mendengarkan hal ini perlahan mulai meyakini bahwa Zeus ini adalah Zeus penguasa alam semesta.
"Apa yang akan Tuan lakukan selanjutnya?" Zeus tersenyum nakal dan melanjutkan, "Sepertinya Tuan berhasil menarik perhatian betina itu. Apa perlu aku gunakan beberapa trik untuk Tuan malam ini?"
Zero menggelengkan kepalanya sambil tersenyum, "Ayolah, aku tidak tertarik dengan hal semacam itu. Lagipula, mungkin beberapa orang akan marah jika aku melakukan itu."
Zero membayangkan beberapa siluet wanita di benaknya. Mereka adalah pelayan wanita Zero dari bumi. Karena pada saat itu Zero belum memiliki emosi dan hasrat tertentu, dia belum melepaskan segel sucinya. Jadi, jika dia hendak melepaskan segel suci, dia harus bersama dengan salah satu pelayanan wanitanya itu. Jika tidak … ck, ck, ck.
Zero tiba-tiba mengganti topik, "Ngomong-ngomong, Balph, apa kau tidak bisa berubah wujud menjadi manusia?"
Balph yang sedang tiduran, mengangkat kepala dan menjawab, "Itu … saya bisa."
"Baguslah, aku rasa akan menyulitkan jika memasuki kota dengan wujud saat ini. Jadi, jika kita masuk kota, ganti wujud mu menjadi manusia."
"Baik, Tuan."
Setelah itu, Mygard Ally dan Vintage datang menghampiri mereka.
"Permisi, apakah kami boleh menyita waktu Anda sekalian?" kata Mygard Ally.
Zero menunjukkan senyum dan berkata dengan ramah, "Silahkan, tidak apa-apa. Apa yang ingin kalian bicarakan?"
"Terimakasih, kalau begitu, permisi." Mygard Ally dan Vintage membungkuk dengan hormat, kemudian duduk di tempat yang kosong.
Mygard Ally berbicara, "Pertama-tama, saya berterimakasih kepada kalian karena telah menyelamatkanku dan yang lainnya. Jika tidak ada kalian, hidup kami mungkin telah berakhir sekarang."
"Tidak apa-apa. Itu hanya kebetulan." Zero melambaikan tangannya dengan ringan. Kemudian, dia berbisik pelan.
"Mystery Appraisal!"
[Menampilkan informasi umum.]
Tiba-tiba, layar hologram muncul di atas Mygard Ally dan Vintage.
[Nama : Mygard Ally/16/Wanita.
Ras : Human.
Level : 75/1000.
Kelas : Strategist (Ahli Strategi) .
Statistik :
-HP : 120012100.
-MP : 500/500.
-SP : 450/450.
-Strength (Kekuatan) \= 31.
-Vitality (Vitalitas) : 45/50.
-Agility (Kelincahan) : 30.
-Intelligent (Kecerdasan) : 970.
-Prestige (Martabat) : 700.
-Charm (Pesona) : 500.
__ADS_1
Skill : Memorize Quick (Cepat Hafal) Lvl. 5 , Strategi Development (Penyusunan Strategi), Observation (Pengamatan) …
Kondisi fisik : Sehat.
Kondisi mental : Kagum, malu, jatuh cinta.
Latar belakang : Putri tunggal bangsawan Duke Mygard. Kecerdasannya sangat tinggi, dia memiliki sifat yang baik. Di balik semua itu, dia adalah orang yang religius, mengikuti ajaran dari Kepercayaan Barosa.]
[Nama : Vintage/39.
Ras : Human.
Level : 375/1000.
Kelas : Knight .
Statistik :
-HP : 3750/3800.
-MP : 1800/2300.
-SP : 1500/1800.
-Strength : 1080.
-Vitality : 55/70
-Agility : 800.
-Intelligent : 500.
-Prestige : 300.
-Charm : 350.
...]
'Heeh, sepertinya trik mencuri hati gadis kecil ini berhasil. Yah, itu memang trik kuno, tapi … kurasa masih tetap ampuh. Tunggu … apa itu? Kepercayaan Barosa? Oh iya, benar juga. Aku pernah membaca buku mengenai Kepercayaan Barosa di Kerajaan Goethe. Ternyata Kepercayaan Barosa ini ada di Kerajaan Goethe dan kekaisaran … kekaisaran apa, ya? Sial, kenapa aku lupa! Um, Paligi? Tidak, Paliji? Yah, itu akan diurus nanti. Aku akan menanyai Barosa nanti.'
Di sisi lain, Mygard Ally kembali berbicara.
"Oh, iya maaf. Betapa tidak sopannya saya? Perkenalkan, nama saya Mygard Ally." kata Mygard Ally sambil berdiri dan mengangkat gaunnya sedikit dengan hormat. Kemudian, dia mengulurkan tangannya ke Vintage dan berkata, "Dan untuk orang ini, dia adalah kesatria saya. Namanya Vintage. Dia mungkin memiliki beberapa hal yang kurang baik, jadi saya mohon maaf jika dia melakukan kesalahan."
Saat berbicara, Mygard Ally kerap kali melirik ke wajah Zero. Dalam hatinya, Zero tersenyum.
Zero berpikir bahwa Mygard Ally ini cukup menarik. Mygard Ally melirik ke Zero bukan karena cintanya, melainkan untuk melihat perubahan ekspresi pada Zero ketika mengatakan namanya.
Zero yang hanya berwajah normal membuat Mygard Ally memiliki dua spekulasi. Pertama, Zero sudah mengetahui identitas dirinya.
Yah, itu memang benar, tapi Zero mengetahuinya dari melihat latar belakang.
Kedua, Zero tidak tahu siapa itu keluarga Mygard atau tidak peduli. Kedua hal ini menyimpulkan satu hal, kemungkinan besar Zero adalah pasukan khusus Kekaisaran. Jadi, informasi yang dimiliki Zero cukup tinggi. Bahkan membuatnya tidak peduli.
Setelah perkenalan singkat, Mygard Ally kembali duduk. Dia bertanya, "Boleh saya tahu siapa Anda?"
Zero tersenyum sedikit, "Perkenalkan, namaku Zack!"
Zeus, Barosa dan Balph sedikit terkejut, tapi tidak menunjukkannya secara fisik. Mereka tetap tenang, berpikir bahwa Tuan mereka memiliki suatu rencana.
***
Tekan like jika kamu suka cerita ini.
Tekan love jika kamu suka novel ini.
Dukung author dengan vote dan hadiah.
__ADS_1
Beri saran, kritik atau hal yang ingin ditambahkan dalam cerita di kolom komentar.
Terimakasih