[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)

[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)
Chapter 30 ~ Ruang Harta


__ADS_3

Sebuah pulau yang memiiki luas yang cukup besar dan di atasnya hanya ada sebuah istana yang menutupi seluruh pulau, kecuali bagian pasir pantai.


Istana tersebut sangat besar, tinggi dan megah. Seolah-olah istana tersebut dibuat untuk raksasa. Namun dibalik kemegahannya, istana itu sunyi dan terdapat banyak kerusakan. Beberapa tempat juga memiliki beberapa bekas darah yang berceceran.


Hal-hal tersebut, membuat tempat itu menjadi mengerikan. Namun, di dalam istana terdapat tiga pria yang berada di ruang tahta. Satu pria bertanduk dengan penampilan seorang manusia yang berumur 40 tahun sedang pingsan dan dua lainnya dengan penampilan seorang manusia berumur 18 tahun. Salah satu pria dengan penampilan 18 tahun memakai topeng dan berada di atas singgasana dengan pria 18 tahun yang lain.


Ruang tahta tersebut sangatlah besar, sehingga mereka terlihat seperti semut.


"Barosa, cepat tekan tombol tersebut!"


Benar.


"Baik, Tuan!"


Pria bertopeng tersebut adalah aku, Crhono Zero. Setelah Barosa menjadi seukuran manusia, aku menanyakan tempat penyimpanan harta. Seperti tempat harta pada umumnya, jalan menuju tempat tersebut penuh dengan jebakan dan rumit. Tempat masuknya juga memiliki cara khusus untuk membukanya.


Step, step.


Barosa mulai berjalan ke tempat tombol emas.


Ka-booom!


Barosa mengangkat tangan kanannya dan menhempaskan telapak tangan tersebut ke tombol emas besar. Kemudian, tembok di balik singgasana yang berwarna putih dengan corak emas bergeser ke atas. Dengan perlahan, tembok mulai terangkat dan mulai tampak sebuah aura biru yang bergejolak.


Aura biru tersebut bergerak-gerak dan melengkung. Sampai tembok telah terangkat dengan sempurna, wujud asli aura biru terlihat. Itu adalah sebuah lingkaran gelap dengan cincin biru yang bergejolak dan terlihat kilatan petir biru yang sangat cepat.


"Woahh! Apa ini?" tanya aku.


Barosa menjawab dengan bangga, "Ini adalah 'gerbang', Tuan!"


"Gerbang?"


"Ya, ini adalah sebuah 'gerbang' yang akan membawa kita ke tempat penyimpanan harta. Sebenarnya, ruang harta yang Tuan inginkan berada di bawah tanah pulau ini. Tempatnya sangat dalam dengan penghalang sihir dan bahan dinding yang kuat. Jadi ... kita hanya dapat mencapai ke sana dengan melewati gerbang ini."


Barosa menjelaskan dengan penuh semangat.


"Jadi, begitu."


Dan aku berpikir, 'Sepertinya, dia sangat bersemangat, ya! Apa mungkin dia sendiri yang membuat ini?'


"Baiklah, mari Tuan! Kita akan masuk ke tempat ruang harta."


"Ya!"


...[ ANDA MEMASUKI 'GERBANG' YANG MENGHUBUNGKAN LABIRIN BAWAH TANAH "BAROSA'S MAZE" ]...


Kami melangkah menuju gerbang yang besar dan lompat dari atas singgasana. Gelombang energi yang luar biasa di rasakan saat mendekati 'gerbang' hal tersebut mampu membuat psikologi menjadi ketakutan dan tubuh menjadi berat. Namun, hal itu hanyalah hal sepele di bandingkan dengan pertahanan fisik dan sihirku yang setara dengan dewa tingkat menengah.


......................


'Gerbang' telah dimasuki dan kami muncul di sebuah lorong yang panjang seperti tidak berujung, lembab dan terlihat tua. Lumut-lumut yang menempel di dinding batu bata yang berwarna abu-abu. Di bagian atapnya, terdapat sebuah cahaya yang berwarna biru tua yang tenang.


"Kita sudah sampai, Tuan!"


Kriing!


...[ ANDA TELAH MELEWATI 'GERBANG' ]...


...[ SEKARANG ANDA BERADA DI LANTAI SATU DARI LABIRIN BAWAH TANAH "BAROSA'S MAZE" ]...


...[ ANDA BERADA DI LANTAI DASAR ]...


...[ ANDA DAPAT PINDAH KE LANTAI DUA SETELAH MENEMUKAN TANGGA UNTUK NAIK ]...


"Oh, ya!"


Cahaya biru yang tenang menerangi tempat tersebut.


'Perfect Appraisal!'


...Informasi!...


Nama : Batu Bulan Biru.


Usia : 9548 tahun.


Deskripsi :


...Sebuah batu yang berasal dari bulan yang mengorbit planet Karaztam. Batu ini merupakan pecahan bulan yang jatuh ke Karaztam karena ledakan disebabkan meteor yang menabrak bulan....


...Batu ini berusia sekitar 9500 tahun. Memiliki fungsi untuk bersinar di tempat gelap dan mengeluarkan mana alam bulan yang dapat digunakan untuk meningkatkan fisik atau karakteristik suatu benda. Batu bulan juga sering digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan barang, terutama senjata....


...Selesai!...


Aku memeriksa benda bercahaya dan mengidentifikasinya.


'Jarak antar masing-masing batu lima meter dan intensitas cahayanya sangat tepat. Tidak lebih dan tidak kurang. Tapi, ada apa dengan pemandangan lorong lurus yang tak berujung ini' aku berpikir sambil melihat lorong dan batu-batu bulan.


"Hei, Barosa! Apa ini ilusi?" kata aku sambil menunjuk ke arah depan.

__ADS_1


...[ ANDA TELAH TERKENA ILUSI ]...


...[ RESISTENSI SIHIR ANDA LEBIH TINGGI DARI KEMAMPUAN ILUSI, ANDA TELAH MEMBATALKAN EFEK ILUSI ]...


"Seperti yang diharapkan dari Anda, Tuan! Benar, ini adalah lorong ilusi yang dibuat olehku. Aku membuatnya dengan cara memanfaatkan gravitasi sebagai inti dan membuat keseluruhan lorong yang lurus menjadi melingkar. Cara untuk melewati tempat ini adalah dengan mengambil Batu sihir yang ada di balik semua Batu Bulan Biru."


Barosa menjelaskan sambil mengingat proses-prosesnya.


"Jadi, Begitu! Aku mengerti!"


"Baiklah, Tuan kita akan langsung menuju ke ruang tahta!"


Barosa kemudian menekan Batu Bulan Biru yang ada di atasnya. Sebenarnya, dia memberikan mana kepada Batu Bulan Biru dan menyebabkan batu tersebut menjadi bersinar lebih terang.


Tiba-tiba, sesaat setelah Batu Bulan Biru bersinar sangat terang, lantai tempat kami berada menjadi bersinar dengan warna hijau. Kemudian, Barosa menggigit ujung jari jempolnya.


Drip, drip.


Darah keluar dan menetes jatuh ke lantai yang bersinar tersebut dan sebuah lingkaran teleportasi muncul.


"Hooh!"


Bbsss!


Dalam sekejap, kami menghilang dari lorong dan tiba di sebuah pintu yang sangat besar. Benar, itu adalah pintu yang dibuat untuk menyesuaikan ukuran tubuh dari Barosa saat masih memiliki ukuran raksasa.


"Di sinilah ruangannya, Tuanku!"


"Ya, aku bisa tau itu."


Pintu raksasa tersebut sangatlah indah dan mewah. Ukiran emas dan kayu merah yang digunakan sebagai bahan baku pintu membuatnya terlihat sangat indah. Namun, aku tidak peduli terhadap suatu perasaan. Aku hanya mengamati perilaku, sifat dan perasaan orang lain untuk aku manfaatkan sebaik mungkin.


Tanpa melakukan apapun, pintu raksasa terbuka dengan sendirinya. Hal itu disebabkan oleh pengaturan yang dibuat oleh Barosa, jika terdapat orang yang ada di depan pintu, pintu secara otomatis akan terbuka. Sesampainya disini, Barosa tidak memasang jebakan atau pengamanan lagi. Menurutnya, hal itu membuktikan bahwa orang itu layak untuk mendapatkan hartanya. Labirin bawah tanah yang dia buat hanya memiliki 50 lantai, namun di setiap lantai hanya dapat dilewati oleh banyak keahlian khusus yang tinggi.


Setelah pintu raksasa telah terbuka lebar, sebuah tumpukan emas seperti gunung terlihat di depan mataku. Itu adalah pemandangan yang menyilaukan mata. Kilauan dari milyaran emas membuat mata cokelat Barosa dan mata biru ku menjadi berwarna emas.


"Woahhh!"


Itu tidak berlebihan. Mengingat banyaknya koin dan barang-barang yang terbuat dari emas membuat sebuah gunung setinggi sekitar 100 meter.


'Perfect Appraisal!'


...[ KOIN EMAS ]...


...[ KOIN EMAS ]...


...[ KOIN EMAS ]...


...[ KOIN EMAS ]...


...[ BELATI EMAS ]...


...[ … ]...


"Eh?" aku yang menggunakan skill 'perfect appraisal' menjadi heran karena hanya ada barang-barang yang terbuat dari emas.


"Hei, Barosa! Apa maksudnya ini? Kenapa hanya ada barang-barang yang terbuat dari emas saja?" kataku.


"Oh, soal itu. Anda tidak perlu khawatir yang mulia. Karena aku telah menata dan menggolongkan setiap jenis material dan benda." jelas Barosa.


"Begitu, ya! Kerja yang bagus!"


"Mari, Tuan!"


Barosa terbang dan memimpin perjalanan untuk melewati tumpukan emas yang menjadi gunung. Di sana, mulai tampak banyak sekali material dan benda berharga seperti batu-batu tambang yang sangat langka dan perlengkapan-perlengkapan yang sangat tinggi kualitasnya. Saat itulah ...


'Perfect appraisal!'


...[ EXTRA SKILL : PERFECT APPRAISAL TELAH BEREVOLUSI MENJADI EXTRA SKILL : MYSTERY APPRAISAL ]...


Pesan pemberitahuan muncul di hadapanku dalam bentuk layar hologram yang hanya dapat dilihat olehku.


'Oh, menarik. Mari kita lihat apa fungsinya!' kataku dalam hati saat terbang.


"Tuan?"


Barosa melihatku sedang tidak memperhatikan ke depan dan menegurku.


"Ah! Bisa kau pergi keluar dulu?"


"Ba-baiklah, Tuan."


Barosa akhirnya keluar dan menunggu di luar pintu ruang harta.


Kemudian, aku menekan tombol detail dan informasi terperinci muncul.


...Informasi!...


Nama : Mystery Appraisal.

__ADS_1


Tipe : Aktif.


Golongan : Extra skill.


Konsumsi daya : Tidak ada.


Kondisi aktivasi : Memikirkannya.


Cooldown : Tidak ada.


Efek :


-Memberikan informasi detail target yang berada peringkat mitos dan di bawahnya.


-Benda yang memiliki fungsi tersembunyi dapat ditemukan dan akan memberikan petunjuk untuk membuka fungsi tersembunyi.


-Target hanya terbatas pada bidang pandang pengguna.


-Target tidak akan menyadari.


...Sebuah skill yang didapat dari evolusi eksta skill : perfect appraisal yang lebih tinggi. Skill ini mampu mengkonversi informasi pada item peringkat mitos yang tidak dapat di konversi oleh perfect appraisal....


...Jika target adalah sebuah barang, maka informasi fungsi tersembunyi dapat diperoleh. Jika target adalah makhluk hidup, maka kondisi, latar belakang dan informasi detail target akan diperoleh tanpa membuat target menyadarinya....


...Selesai!...


"Hooh, lumayan juga. Baiklah, waktunya mengemas semua barang-barang ini."


'Dimensional storage!'


Itu adalah skill penyimpanan yang menggunakan konsep ruang. Karena itulah, aku menggunakannya daripada item box ataupun system storage.


Seketika, lubang hitam muncul dengan aura ungu yang membentuk cincin yang bergerak-gerak. Semua barang-barang menjadi bergetar.


Cratle, cratle!


Semua benda mulai terangkat dan mulai beterbangan dengan satu arah. Mereka membentuk lingkaran dimana lubang hitamlah yang menjadi pusatnya. Dalam sekejap, seluruh benda berharga yang memenuhi ruangan kubus raksasa. Luas ruangan tersebut sekitar satu juta meter persegi.


"Baiklah, harta di sini telah kuambil. Waktunya berevolusi ke tahap selanjutnya!"


Barosa yang mendengar suara barang-barang yang saling bertabrakan mulai panik dan memasuki ruang harta. Tapi ...


"Apa-apaan ini?" Barosa berteriak dan tidak bisa menutup mulutnya yang ternganga.


Semua barang-barang telah habis tak tersisa di sana. Hanya ada seorang pria bertopeng di sebuah ruangan besar yang tidak memiliki satu benda pun untuk diletakkan.


"Oh, Barosa! Ayo kita kembali!"


"Tu-tunggu dulu, Tuan!"


Barosa berteriak lagi dan akhirnya tidak peduli lagi. Dengan ekspresi kosong, dia memimpin aku untuk pergi ke lingkaran sihir teleportasi di tempat yang mirip dengan altar.


...[ PELAYAN ANDA, FURRY BAROSA DALAM KONDISI LINGLUNG ]...


...[ ANDA TELAH MENYEBABKAN FURRY BAROSA MENJADI LINGLUNG YANG EXTRIM, ANDA MEMPEROLEH 1350 POIN EMOSI ]...


Akhirnya, kami berhasil keluar dari labirin bawah tanah dan tiba kembali di ruang tahta. Barosa masih dengan ekspresi yang gelap dan Raja Iblis Margus yang pingsan dengan bisa di mulutnya ada di sana. Kemudian ...


"Barosa, cepat lakukan tugasmu dengan Margus. Bangunkan saja dia."


Barosa menjadi tersadar kembali.


"Ah, eh! Ba-baik Tuan!" Barosa menjawab dengan lesu dan menghampiri Raja Iblis Margus yang pingsan.


"Hei, bangun cepat! Kita pergi!"


Buk, buk!


Barosa menendang Raja Iblis Margus berkali-kali.


"Aish! Dasar, kau ini!" Barosa menghela nafas dan mengeluarkan sihir penenang pikiran.


"Refresh!"


Cahaya biru menghampiri Raja Iblis Margus yang pingsan dari ujung telunjuk kanan Barosa. Kemudian, Barosa menepuk-nepuk pipi Raja Iblis Margus dan membangunkannya.


"Hei, cepat bangun!"


"Ah, iya."


Mereka berdua kemudian menghampiriku dan berlutut.


"Kami meminta izin kepada Tuan untuk menjalankan perintah Anda!"


"Ku izinkan! Aku akan tinggal di sini untuk beberapa hari. Jadi, tunggulah aku di sana tanpa."


"Baik, Tuan!"


Barosa dan Raja Iblis Margus bangkit dan mulai berjalan keluar untuk pergi ke kastil Margus.

__ADS_1


"Baiklah, mereka semua telah pergi. Waktunya berevolusi ke tingkat selanjutnya, ya!"


Dan begitulah akhirnya. Kedua pelayan ku pergi dan aku hendak berevolusi. Kekuatan apa yang menanti? Itu semua akan terjawab ketika telah terjadi.


__ADS_2