![[DROP] Supreme World'S System (Sistem Dunia Tertinggi)](https://asset.asean.biz.id/-drop--supreme-world-s-system--sistem-dunia-tertinggi-.webp)
Bangsa Iblis dan Bangsa Beastman memiliki berbagai macam suku di dalamnya. Mereka memiliki karakteristik yang berbeda-beda.
Di Bangsa Iblis terdapat beberapa suku Ogre yang dibedakan berdasarkan karakteristik Elemen Sihir dan warna kulitnya. Contoh, Ogre Hijau menguasai Elemen Angin, Ogre Merah menguasai Elemen Api, dll. Jadi, mereka tidak hanya memiliki tubuh kekar dan tinggi yang kuat, melainkan juga Kekuatan Sihir.
Namun demikian, Suku Ogre terbatas pada penggunaan Sihir tingkat Menengah (Intermediate).
Sejalan dengan itu, Bangsa Beastman memiliki berbagai macam suku. Mereka menganut sistem Hukum Rimba, di mana yang kuat, merekalah yang berkuasa.
Kebanyakan suku Bangsa Beastman memiliki Kekuatan Fisik yang tinggi, namun ada juga beberapa yang lemah karena gen hewan yang dimiliki.
Masing-masing dari mereka memiliki karakteristik hewan yang dimilikinya dalam gen mereka. Itu juga menjadi senjata andalan mereka dalam kekuatan militer.
Sementara itu, mereka memiliki kemampuan unik yang disebut Beastification.
Kemampuan itu memungkinkan Bangsa Beastman memperkuat atau meningkatkan karakteristik dari hewan yang diwariskan dalam darah mereka. Semakin murni darah hewan yang diwarisi, semakin mirip dan semakin kuat pula karakteristik yang mereka dapatkan.
Namun seperti biasa, segala hal memiliki kelemahan. Kemampuan ini juga tidak luput dari itu.
Beastification memiliki kelemahan fatal, yaitu menurunkan kecerdasan penggunanya.
Dalam kasus di mana pertempuran berlangsung, kuantitas memainkan peran penting. Namun di sisi lain, strategi dan akal juga tidak kalah penting.
Jika kamu menjadi gila dalam medan perang, kamu hanya akan menjadi sasaran empuk.
Tapi itu juga berada dalam kasus di mana kekuatan tersebut tidak absolut.
Yah, intinya adalah Bangsa Beastman memiliki banyak suku yang mewarisi karakteristik hewan. Namun tidak semua individu Bangsa Beastman mampu menggunakan Beastification, dan Beastification adalah kemampuan yang mirip seperti pedang bermata dua.
.....
Sekelompok bayangan melintas, mengepung Ogre Merah dalam sekejap. Mereka pastinya berasal dari Bangsa Beastman.
Sekolompok bayangan ini belum diketahui dari suku mana mereka berasal, tapi mereka memiliki kecepatan yang gesit dan cakar yang tajam. Bahkan bagi dirinya, cukup sulit untuk melawan salah satu dari mereka, belum lagi ada satu pasukan di sini.
Ogre Merah hanya bisa berharap teman-temannya bergegas datang dan membantunya.
Kelompok bayangan berjubah hitam terus bergerak dengan gesit, menghindari setiap serangan yang dilancarkan oleh Ogre Merah. Di saat bersamaan, mereka juga melancarkan beberapa serangan kepada Ogre Merah.
Sungguh disayangkan, tubuh dan kulit Ogre sangat keras. Luka yang mereka timbulkan hanya berupa goresan yang dangkal.
Dengan keuntungan kuantitas di pihak mereka, Pasukan Bayangan dapat menemukan celah dalam gerakan lawan. Segera, salah satu dari mereka mengencangkan otot-otot kaki mereka dan melesat tanpa suara.
Ogre Merah tiba-tiba merasakan sesuatu datang kepadanya, dia berbalik dan menemukan ada satu lawannya yang melesat ke arahnya. Dia buru-buru mengangkat pedang besarnya dan berusaha memblokir.
Anggota Pasukan Bayangan yang lain jelas menemukan kesempatan yang terbuka lebar akibat kejadian ini.
Serentak, semua orang melompat, melesat dari segala arah dan mengincar titik lemah.
__ADS_1
Srak! Srak! Srak!
Suara robekan daging terdengar secara bersamaan, gelombang suara yang sama saling beresonansi dan membuat suara indah di telinga.
Pasukan Bayangan mendarat, membelakangi Ogre Merah yang tak lagi bergerak. Sosok Pasukan Bayangan yang terdiam kontras dengan sosok Ogre Merah yang memancarkan darah dari berbagai luka dalam tubuh.
Lalu, tubuh Ogre Merah jatuh, berlutut dan terbaring dengan ekspresi kesakitan.
Cakar mereka tidak hanya tajam, itu mengandung racun yang mematikan!
Beberapa jam kemudian, desa yang telah dijadikan pos Bangsa Iblis telah di taklukan.
Wanita-wanita dari Bangsa Beastman pun diselamatkan. Sayangnya, banyak mental mereka yang tertekan akibat kejadiannya yang menimpa mereka.
Basis operasi Bangsa Iblis yang telah ditetapkan, satu per satu ditaklukkan. Bangsa Beastman mengerahkan semua pejuangnya untuk mengambil kembali tanah yang telah direbut.
.....
Sementara itu, di benua manusia, Benua Sarte, Zero bersama yang lain; Alexander, Viona, Barosa dan Balph.
Kereta api pada dunia ini cukup kuno, walaupun tidak ada terlalu banyak kekurangan. Tunggu, sebenarnya ini bukan kereta api, tapi kereta bertenaga sihir. Apa aku harus menyebutnya Kereta Sihir?
Setelah menerima cetak biru kereta sihir ini, Zero menemukan struktur rumit dari penggunaan Energi Sihir untuk menggerakkan kereta.
Pada akhirnya, kereta ini juga berfungsi dengan perangkat piston yang membantu pergerakan roda. Piston benar-benar salah satu penemuan terhebat dalam sejarah.
Zero diam-diam kagum dalam hatinya saat pandangannya tertuju pada pemandangan di luar jendela.
"Hm?" Zero tersadar dari pikirannya dan mengalihkan pandangannya kepada Viona.
Sebenarnya, Zero bisa saja langsung berteleportasi atau terbang langsung ke tujuan. Hanya saja, dia tertarik dengan peradaban dunia ini dan mencoba beberapa hal sebagai gantinya.
Ketika mendapat pertanyaan Viona, Zero memperhatikan Viona, kemudian pandangannya semakin turun.
Ia melihat tonjolan menggairahkan dengan bentuk proporsional yang bentuknya ditahan oleh baju hitam ketat agar tidak tumpah. Melihat semakin ke bawah, dia melihat pinggang dan perut ramping dengan pinggul yang tidak kalah menggairahkan dan proporsional dengan bentuk tubuh.
Kamu harus tahu kalau pinggang dan pinggul itu berbeda. Tidak tahu? Cari sendiri di internet.
Kakinya yang mulus dan putih ditutupi oleh stocking hitam, sosoknya dibungkus cantik oleh penampilan sempurna.
Zero mengangguk diam-diam di dalam hatinya. Tiba-tiba fokus pandangannya beralih ke area ************ tanpa disadari.
Ketika hormon yang dilepaskan remaja puber yang sedang birahi meningkatkan laju darah, pikirannya menjadi sedikit terdistorsi oleh pikiran-pikiran tak terduga.
"Uhuk, uhuk!"
Tiba-tiba terdengar suara batuk-batuk terus samping. Kesadaran zero kembali ke kenyataan.
__ADS_1
Ketika melihat ke sumber suara, ia melihat seorang pria berusia akhir remaja dengan rambut perak. Matanya heterochromia; iris mata kanan berwarna biru dan iris kiri berwarna hijau.
"Ada apa denganmu, Alex?" tanya Zero dengan polos.
Ternyata, Alexander melihat pandangan Zero yang tidak benar dan mengembalikannya ke kenyataan. Viona yang juga tahu apa yang dilakukan Zero menjadi memerah wajahnya, lalu mengalihkan wajahnya ke jendela.
Meski kejadian tersebut hanya terjadi selama 3 detik, yang tampak sesaat, itu sudah cukup bagi Zero yang pikirannya telah bekerja dengan sangat cepat untuk dapat mengevaluasi Viona.
Pada saat ini, Zero tidak menyadari apa yang dia lakukan. Dia tampak bergerak secara tidak sadar, seperti perjaka yang penuh rasa ingin tahu.
Alexander menggelengkan kepalanya dan berkata, "Tidak, tidak ada. Tenggorokanku hanya terasa ada yang mengganjal, jadi saya berdeham."
Zero mengeluarkan suara, "Oh … jadi begitu."
Dia tidak menganggap ada sesuatu yang mencurigakan.
Lalu dia berkata lagi untuk menyarankan, "Minumlah kalau begitu."
Kereta ini telah dipesan, jadi bersifat pribadi, meski ada beberapa pelayan atau pegawai kereta yang masih di sini untuk melayani.
Setelah panggilan, pelayan datang dan Alexander meminta minuman. Kemudian, Zero juga meminta beberapa makanan ringan.
Dengan hormat, pelayan membungkuk dan pergi memenuhi pesanan.
Lalu, Zero bergumam dengan samar dan menutup mata, "Divine Detect."
Kesadaran meluas untuk memindai area sekitar. Pada saat ini, Divine Detect telah mencapai tahap kedua, yaitu mencangkup hingga satu galaxy.
Terdengar berlebihan? Hahaha, tentu saja. Lupakan itu.
Zero menekan kesadarannya, hanya mencapai satu planet saja. Jadi, kesadarannya mencakup seluruh Karaztam.
Pada umumnya, sangat sulit untuk mempertahankan Divine Detect untuk jangka waktu yang lama. Itu menguras energi yang cukup besar, namun itu tidak menjadi masalah untuk kekuatannya yang sekarang.
Beberapa saat kemudian, dia mengangkat alisnya.
Ada beberapa tempat yang harus dipaksa untuk dipindai, namun itu tidak menjadi masalah. Tapi dia sedikit tertarik dengan kejadian di tempat yang lain.
Benua Karazmal, Bangsa Beastman dan Bangsa Iblis bertarung!
***
Tekan like jika kamu suka cerita ini.
Tekan love jika kamu suka novel ini.
Dukung author dengan vote dan hadiah.
__ADS_1
Beri saran, kritik atau hal yang ingin ditambahkan dalam cerita di kolom komentar.
Terimakasih