
“ Kenapa sih Arga selalu bikin gue nyaman, setelah gue mau berencana tinggalin dia, dia malah bikin gue nyaman, ah ngeseliiinn." kata Chika.
Pagi hari.
“ Chika panggil Arga sana." kata Bu Winda.
“ Arga tidur di Cafe Tan." kata Chika.
“ Oh, terus kamu nanti berangkatnya gimana?" Kata Bu Winda.
“ Chika berangkat sama Arga kok ma." kata Arga tiba-tiba datang.
“ Loh Lo kok malah balik ke rumah Ar?" Kata Chika
“ Ada yang ketinggalan Chik?" Kata Arga.
“ Apa?" tanya Chika.
“ Lo yang ketinggalan." kata Arga.
“ Oh kirain apaan, lagian gue juga berangkat sendiri kali Ar, Lo nggak perlu balik lagi." kata Chika.
“ Ya iya sih, tapi gue pengen berangkat sama Lo, lagian gue juga belum bawa tas." kata Arga.
“ Owh kirain ada yang ketinggalan." kata Chika.
“ Emang ada, oh ya ntar Lo balik sama gue ya?" Kata Arga.
__ADS_1
“ Ya terserah Lo sih, ntar kalo Bella ngajak balik sama Lo kan gue juga harus pulang sendiri." kata Chika
“ Gue balik sama Lo aja, Yaudah yuk" berangkat!" kata Arga.
“ Yuk." kata Chika.
Diperjalanan menuju Kampus.
“ Ar gue boleh nanya sesuatu nggak?" tanya Chika.
“ Nanya apa?" jawab Arga.
“ Gue perhatiin belakangan ini Lo sama Bella kaya diem-dieman, kalian lagi berantem ya, sebelumnya sorry kalo gue nanya gitu." kata Chika.
“ Nggak, nggak papa kok Lo nanya gitu, emang belakangan ini gue kesel aja sama Bella." kata Arga.
“ Dia sekarang sering banget bohong sama gue Chik, kemarin waktu gue ajak jalan dia bilang lagi pergi sama nyokapnya, terus gue ke rumahnya, ternyata nyokapnya di rumah, dan yang bikin gue marah, Kata nyokapnya dia pergi Sama cowok." kata Arga.
“ Emang Lo nggak nanya dulu sama Bella, sayang banget Lo Ar kalo Lo sampe putus sama Bella, secara dia Cantik orang kaya juga." kata Chika.
“ Percuma kalo cantik Chik, tapi tukang bohong, kalo lagi pacaran aja udah gini, apalagi kalo nanti udah serius." kata Arga.
“ Ya lo dengerin penjelasan Bella dulu, siapa tau cowok itu temennya Ar." kata Chika.
“ Gue udah capek, lagian setiap gue tanya sama dia, pasti dia cuma jawab sekedar temen aja, sahabat, sepupu, jawabannya gitu terus Chik." kata Arga.
“ Ya sekarang Lo ikutin kata hati Lo aja Ar, percaya apa kata hati Lo pasti yang terbaik." kata Chika.
__ADS_1
“ Kenapa Lo perhatian sama gue Chik." kata Arga.
“ Ya gue kasian aja kalo cowok yang suka jailin gue jadi galau gini." kata Chika.
“ Tapi untungnya ada Lo Chik yang selalu ada buat gue." kata Arga.
“ Dan dengan kata lain gue cuma jadi tempat saat Lo...." Kata Chika.
“ kalo apa?Lo berfikir kalo gue cuma jadiin Lo pelampiasan ya Chik?" tanya Arga.
“ Tapi emang itu kan Ar, jadi kalo gue bisa baper sama Lo, itu menurut gue kesalahan terbodoh gue ar" Kata Chika.
“ Siapa bilang gue cuma jadiin Lo pelampiasan, tapi memang gue cowok yang bodoh Chik udah perlakuin Lo gini, tapi asal Lo tau aja, semua yang gue lakuin ke Lo selama ini gue tulus Chik, dan nggak ada niatan gue buat mainin perasaan Lo, tapi jujur kalo gue ada di dekat Lo gue bisa terasa nyaman banget Chik, entah apa yang gue rasain saat ini, gue minta sama Lo, Jangan pernah anggap semua ini hanya sebuah permainan Chik, tunggu sampai gue tau apa yang gue rasai. saat ini, intinya gue nggak pengen jauh dari lo" kata Arga menggenggam tangan Chika yang sedang melingkar di pinggang Arga.
Akhirnya sampai di kampus, Chika hanya diam masih memikirkan setiap perkataan Arga.
“ Chika." panggil Arga.
“ Kenapa Ar." kata Chika
“ Jangan berfikiran gue permainin Lo lagi ya, gue nggak mau Lo berfikir seperti itu, gue minta Lo mau nunggu sampai perasaan gue yang gue rasain ini jelas Chik, untuk saat ini gue cuma pengen disamping Lo, Lo ngerti kan?" kata Arga dengan lembutnya.
“ Iya Ar." kata Chika
“ Ntar pulang bareng gue ya, kalo gue belum keluar Lo nunggu di kantin aja dulu." kata Arga.
“ Iya Ar." kata Chika
__ADS_1