Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Rencana


__ADS_3

“ Gimana Ar?" tanya Dimas.


“ Ifan bilang ada dua wanita yang datang lagi kerumah Fero, dan ini gue masih mau liat siapa dua wanita itu." kata Arga menunggu foto itu terdownload.


“ Mana gue liat, gue jadi penasaran, siapa anggota yang lain." kata Refan.


“ Loh bukannya ini nyokap sama adik tirinya Chika." kata Dimas.


“ Dugaan mama memang benar, kalo dua wanita matre ini juga terlibat dalam masalah ini." kata Arga.


“ Sebenernya apa sih mau mereka?" kata Refan.


“ Kalo diperhatiin baik-baik sih, Persamaan yang mereka incar itu ya Harta Ar, kan bokapnya Chika juga orang kaya, perusahannya dimana-mana dan mungkin juga ada yang nggak suka sama bokap Lo juga." kata Dimas.


“ Bakalan gue kupas sampe tuntas, dan nggak bakalan gue kasih ampun kalian." kata Arga terlihat emosi.


“ Tenang Ar, Lo yang bilang sendiri kan, kita nggak boleh gegabah, kita main pelan aja, jangan mau kalah sama mereka, masak kita mau dibohongin mereka terus." kata Dimas.


“ Iya dim, sorry gue terlalu emosi karna ini semua, karna gara-gara mereka, semuanya hancur, gue inget banget waktu mam ditinggal papa, mama bener-bener depresi, dan Chika, Gue nggak mau kalo sampe mereka juga hancurin hidup Chika, karna memang dia nggak pantes buat dapetin ini." kata Arga.


“ Siap bro, gue dukung Lo." kata Refan.


“ Kita pikirin aja langkah selanjutnya." kata Dimas.


“ Dan kita juga harus bisa buka laptop ini." kata Arga.


Malam itu Fero datang kerumah Chika.

__ADS_1


“ Oh ya kak, selama ini kamu kok nggak ada kabar sih, aku kan di Bandung, Emang kamu nggak kangen." kata Chika.


Tiba-tiba Arga datang dan langsung menjawab.


“ Karna dia masih sibuk dengan misinya, tapi tenang Karna dia nggak bakalan lupain Lo Chik, karna Lo peran utama dalam misinya." kata Arga.


“ Maksudnya?"tanya Chika.


“ Nanti Lo juga bakalan tau, tapi kalo Lo penasaran, Lo bisa tanya ke Sahabat Lo itu, oh ya gue mau keluar bentar Chik" Kata Arga.


“ Iya Ar, Jangan malem-malem pulangnya ya Ar." kata Chika.


“Iya bentar doang kok Chik." jawab Arga, kemudian Arga pergi.


“ Oh ya kak, tadi maksud Arga itu apa sih? kok gue jadi bingung sih? kakak juga jarang kasih aku kabar sekarang." kata Chika


“ Oh ya Arga mau kemana Chik? kok pergi sendirian?" tanya Fero.


“ Kayaknya mau ketemu sama Ifan kak, karna mereka emang temen dekat." kata Chika.


“ Oh jadi mereka kerja sama, oke awas aja kalian, gue nggak bakalan tinggal diam." Batin Fero.


Setelah dari rumah Chika, Fero kembali ke rumahnya, dan menceritakan kepada papanya.


PLAKKkk......


“ Kenapa kamu bisa ceroboh sih, gimana kalo mereka tau rencana kita, kalo sampe rencana kita hancur, jangan Harap kamu bisa kuliah diluar negri." kata Pak Wira papanya Fero.

__ADS_1


“ Selalu aja papa salahin aku, emang aku itu selalu salah Dimata papa." kata Fero.


“ Kenapa kamu nggak terima? karna memang kamu selalu nggak becus, selalu aja gagal, nggak seperti kakak kamu." kata Pak Wira.


“ Terserah, terserah papa mau bilang apa, dimata papa cuma Kak Guntur yang selalu benar." kata Fero kemudian pergi.


“ Fero mau kemana kamu?" kata Pak Wira teriak.


Fero pergi ke markas geng Scorpion.


“ Lo kenapa bro?" tanya Teman Fero


“ Ini semua gara-gara Arga, kalo aja dia nggak ada, pasti semuanya bisa berjalan dengan baik." kata Fero


“ Tenang Bro, nanti kita bakalan bantuin Lo." kata Teman Fero.


“ Gue mau Arga bener-bener nyesel." kata Fero.


“ Gue ada ide bro, dengan ini rencana Lo sama bokap Lo bisa berjalan dengan mulus, karna pasti mereka bakalan lengah kalo ini terjadi." kata Teman Fero.


“ Apa rencana Lo?" tanya Fero.


“ Sini gue kasih tau." akta Teman Fero membisiki Fero .


“ Lo yakin ini nggak bahaya buat Chika?" tanya Fero.


“ Enggak kok bro, Tenang aja, ini sifatnya biar mereka pada lengah aja." kata Temannya Fero

__ADS_1


“ Oke kalo gitu." kata Fero


__ADS_2