Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Gue bantu


__ADS_3

“ Gimana sekarang Lo udah tau siapa Chika, dan gimana latar belakang hidupnya?" tanya Dimas.


“ Iya dim, gue nggak nyangka, Chika bisa sekuat itu jalanin hidupnya selama ini, kenapa dari dulu Lo nggak cerita sama gue." kata Arga.


“ Chika emang cewek yang beda dari yang lain, makannya gue ajakin Lo taruhan Ar, karna gue yakin Chika yang terbaik buat Lo, dia bakalan bisa ngerubah Lo, dan dia juga nggak bakal hianatin Lo, tapi kenapa sekarang Lo malah giniin Chika, gue jadi kesannya bikin Chika sebagai percobaan untuk sadarin Lo, kalo emang Vita itu udah nggak sayang sama Lo Ar." kata Dimas.


“ Gue juga nyesel dim, tapi apa yang bisa gue buat sekarang, Chika udah benci sama gue, dia udah nggak kaya dulu lagi, dan Vita juga udah berubah, kalo tau gini gue nggak bakalan balikan sama Chika." kata Arga.


“ Sesuatu nggak datang 2 kali Ar, sekalipun datang lagi dia nggak bakalan sama, begitu pula dengan Chika dan Vita, Chika yang dulunya tulus bakalan lebih jaga jarak sama Lo, karna dia ngerasa udah pernah disakitin Lo." kata Dimas.


“ Gue ngerti dim, gue nyesel dan gue bakalan lakuin apa pun biar Chika bisa balik sama gue lagi." kata Arga.


“ Itu semua cuma Lo yang tau, Lo kedepannya bakalan ngapain, dan gue juga udah selalu ingetin Lo Ar, gue capek ngadepin sikap Lo yang semau sendiri itu." kata Dimas.


“ Gu minta maaf dim, gue ngerti gue salah, tapi tolong maafin gue, gue nggak mau persahabatan kita hancur gara-gara masalah ini, maafin gue dim." kata Arga.


“ Gue udah maafin Lo Ar, gue harap kedepannya ini bisa jadi pelajaran buat Lo." kata Dimas.


“ Thanks dim." kata Arga memeluk Dimas.

__ADS_1


Mamanya Dimas datang membawa minuman.


“ Arga ini minumannya, diminum ya nak." kata Mamanya Dimas.


“ Iya makasih Tante." kata Arga.


“ Yaudah kalo gitu Tante tinggal ke belakang dulu ya." kata Mamanya Dimas.


“ Iya tan." kata Arga.


“ Diminum dulu Ar." kata Dimas.


“ Oh ya, Lo kok di Bandung lama?" tanya Dimas.


“ Iya Bokapnya Chika sakit, dan ternyata Bokapnya Chika itu sahabat bokap gue, yang sempet gue sama mama tuduh sebagai pembunuh bokap gue." kata Arga.


“ Kok bisa, emangnya Lo ada bukti?" tanya Dimas.


“ Kata temen papa yang satunya lagi itu, yang bunuh bokap gue Bokapnya Chika, karna papa kecelakaan saat balapan sama Bokapnya Chika, dan motor papa ternyata remnya blong, kata temennya papa sih sebelum buat balapan, motor bokap gue di naiki sama Bokapnya Chika." kata Arga.

__ADS_1


“ Ya kan belum tentu Juga yang celakain bokap Lo itu Bokapnya Chika, siapa tau abis dipake Bokapnya Chika ada yang udah setting motor bokap Lo." kata Dimas.


“ iya sih dim, tapi gue juga udah tau siapa ketua geng motor Scorpion yang selalu ganggu geng Fairuz." kata Arga.


“ Siapa Ar?" tanya Dimas.


“ Fero, dia ketua geng motor Scorpion, dan waktu di Bandung gue juga dikroyok sama geng Scorpion." kata Arga.


“ Fero yang sahabatnya Chika itu? berani banget dia main keroyok Lo gitu, terus Lo gimana?" tanya Dimas.


“ Untungnya ada orang yang lewat, dan mereka langsung pergi." kata Arga.


“ Berarti dia suka donk Sama Chika?" kata Dimas.


“ Itu dia, dan ternyata dia juga tau siapa yang bunuh bokap gue, dari awal juga gue udah ngerasa aneh sama tuh orang, tiba-tiba dia ada di Jakarta, dan bertepatan geng motor itu datang, dan waktu gue dibandung, dia juga udah dibandung, kesannya dia selalu ngikutin gue, kaya ada yang udah direncanain, dan gue juga ngerasa kalo Vita juga terlibat dengan Fero, karna gue rasa aneh, dia tiba-tiba datang gitu aja." kata Arga.


“ Bisa jadi Ar, makannya gue juga ngerasa aneh sama Vita, kenapa dia dulu ninggalin Lo dan sekarang tiba-tiba datang." kata Dimas.


“ Gue minta bantuan Lo dim buat selesaiin masalah ini, karna berkaitan dengan bokap gue juga, biar dia tenang di sana." kata Arga.

__ADS_1


“ Iya Ar, ntar gue bantu cari tau." kata Dimas.


__ADS_2