Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Tantangan


__ADS_3

“ Aku balik dulu ya Chik, oh ya ini aku bawain buah buat kamu." kata Fero


“Iya makasih kak, hati-hati ya." kata Chika.


Fero pergi. Chika dirumah bersama Vivi.


“ Baik banget ya si fero." kata Vivi.


“ Iya Vi, makannya setiap gue Deket sama dia bawaannya tuh nyaman gitu." kata Chika.


“ Biasanya kalo udah nyaman sih, ada ras." kata Vivi.


“ Iya sih gue sayang sama Kak Fero tapi gak lebih dari seorang sahabat Vi." kata Chika


“ Oh cuma sebagai sahabat." kata Vivi.


“ Oh ya Arga pada mau pergi kemana sih Vi?" tanya Chika.


“ Gatau katanya mau ikut balapan, di daerah G." kata Vivi.


“ Kok Lo gak ikut, biasanya Lo kan selalu ikut kalo Refan pergi." kata Chika.


“Gye sih sebenarnya pengen ikut, tapi Refan boncengan sama Arga." kata Vivi.


“ Oh jadi Arga sama Refan." kata Chika.


“ Gimana kalo kita nyusulin mereka aja."kata Vivi.

__ADS_1


“ Teru mau naik apaan." kata Chika.


“ Naik motor Refan aja, kan dia perginya sama Arga, dan kuncinya ada dikamar aku." kata Vivi.


“ Yaudah kalo gitu, gue juga pengen jalan-jalan, bosen dirumah, ntar malah lemes." kata Chika.


Mereka berdua menuju tempat G untuk menyusul Arga, Refan, Dimas, dan Adam. setelah menempuh perjalanan yang jalannya naik turun, akhirnya sampai juga.


“ Bentar dulu, aku mau Chat Refan, dia ada dimana." kata Vivi ke Chika.


“ Yaudah." kata Chika.


“ Mereka disebelah sana." kata Vivi menunjuk tempat.


Chika mengikuti arahan Vivi. Mereka akhirnya bertemu dengan Refan dan Yang lain.


“ Refaaannn.." panggil Vivi.


“ Kan kamu tadi bilang ke aku kalo kalian mau pada ke daerah G." kata Vivi.


“ Terus kalian cuma berdua?" tanya Refan.


“ Iya fan." kata Vivi.


Arga menghampiri Chika yang lagi memarkirkan motor Refan.


“ Katanya sakit, ngapain ke sini." kata Arga kepada Chika.

__ADS_1


“ Bosen dirumah, lagian Vivi kok yang ajakin." kata Chika.


“ Kalo tiba-tiba perut Lo sakit lagi gimana?" kata Arga.


“ Ya kalo sakit, yaudah sakit aja, lagian bukannya kata Lo gue gak sakit, cuma hamil." kat Chika.


“ Ya sorry, abisnya....." kata Arga.


“ Abisnya kenapa, Lo liat gue jalan, pelukan, mesra-mesraan sama cowok lain, emang dalam pikiran Lo, Lo gak pengen tanya dulu siapa mereka? dan apa dimata Lo gue kaya cewek yang Lo bilang kemarin." kata Chika.


“ Ya kan gue udah minta maaf, gue tau gue salah." kata Arga.


“ Lagian kalo emang mereka pacar gue juga bukan urusan Lo kan." kata Chika.


“ Ya iya emang bukan urusan gue." kata Arga


“ Terus kenapa Lo yang marah-marah, Lo nuduh gue yang enggak-enggak, atau Lo cemburu liata gue sama cowok lain." kata Chika dengan santainya.


“ Cemburu? buat apa? lagian gue juga udah punya cewek, lagian Lo juga bukan tipe gue banget, udah tomboy, kaya preman." kata Arga.


“ Terserah Lo mau bilang apa? gue gak peduli, dan inget gue bisa laporin ke nyokap Lo atas tuduhan Lo yang sembarangan itu." kata Chika.


“ Silahkan tukang adu, kalo berani mainnya jangan ngadu gitu donk." kata Arga.


“ Oke kalo Lo gak mau gue main aduin ke nyokap Lo, sekarang gue tantang Lo buat balapan sama gue, kalo gue menang gue aduin ke nyokap Lo, biar motor Lo disita." kata Chika karna memang Chika dulu suka balapan motor bersama Fero.


“ Kalo gue yang menang?" tanya Arga.

__ADS_1


“ Terserah Lo boleh nyuruh gue ngapain aja." kata Chika.


“Oke gue terima tantangan Lo." kata Arga


__ADS_2