Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Nggak bakal gue biarin


__ADS_3

Hari ini geng Fairuz datang ke geng motor baru itu.


“ Geng Fairuz, selamat datang di markas Scorpion." kata Salah satu anggota geng motor Scorpion.


“ Kita datang ke sini karna ada yang mau kita bicarain." kata Arga.


“ Oke nggak usah berbelit-belit, apa maksud dan tujuan kalian Dateng ke markas kami?" tanya Anggota geng Scorpion.


“ Sebenernya apa maksud dan tujuan kalian membuat rusuh di markas kami, kalo memang kami melakukan kesalahan, kita bisa selesaikan baik-baik." kata Arga.


“ Mana ketua geng Scorpion?" tanya Dimas.


“ Ketua kami lagi nggak disini." kata Anggota geng Scorpion.


“ Jawab pertanyaan gue tadi." kata Arga.


“ Santai donk Bro, kita cuma mau daerah ini kita yang pegang." kata Anggota geng Scorpion.


“ Asal kalian tau aja, selama ini daerah sini nggak pernah ada yang pegang, kita geng Fairuz hanya sebuah geng yang hanya club pecinta motor, bukan geng motor yang liar dan selalu meminta jatah pada semua orang." kata Arga.

__ADS_1


“ Geng pecinta motor, atau bisa di sebut geng pengecut." kata Anggota geng Scorpion sambil tertawa.


“ Apa maksud Lo?" tanya Dimas hendak memukul orang itu.


“ Tahan dim, jangan buat kerusuhan disini." kata Arga.


“ Terus buat apa kalian masih menetap disini, suatu daerah itu butuh penjagaan, dan gue kira dengan penjaga seperti geng kalian itu, nggak ada gunanya, geng sampah yang hanya banyak bicara." kata anggota geng Scorpion.


“ Diem Lo, atau mulut Lo mau gue robek." kata Dimas.


“ Tahan dim, kontrol emosi Lo." kata Arga.


“ Ah takut, kita mau di robek mulutnya sama dia." kata Anggota geng Scorpion.


“ Kita minta kalian pergi dari daerah sini, dan biarkan kami yang memegang daerah sini." Kata Anggota geng Scorpion.


“ Sorry bro, kalo itu kita nggak bisa, karna memang dari dulu markas kita di daerah sini, dan geng Lo itu hanya pendatang, harusnya Lo yang sopan, bukan malah bikin kerusuhan." kata Arga.


“ Kalo kalian tetap nggak mau cabut, berarti kalian mengajak perang sama kita " kata Anggota geng itu langsung menyerah geng Fairuz.

__ADS_1


Seluruh anggota geng Fairuz yang ada di luar langsung masuk dan terjadilah perkelahian, perkelahian itu masih dimenangkan geng Fairuz.


“ Gue nggak pernah pengen selesaikan ini dengan kekerasan bro, tapi Lo yang memicu buat gue lakuin ini." kata Arga mendekati anggota geng Scorpion yang dari tadi bicara.


“ Oke Lo lebih unggul, tapi soal mbak Chika cuma punya bos kita, dan jangan pernah Lo deketin dia." kata Anggota geng Scorpion.


“ Siapa bos lo? dimana pimpinan geng ini? hah jawab! Lo punya mulut kan, sampaikan ke bos Lo! jangan jadi pengecut, tunjukin dirinya, kalo emang dia berani temuin gue dan jangan pernah Deketin Chika, atau kalian bakal tau akibatnya." kata Arga kemudian pergi.


Geng Fairus kembali ke Cafenya Arga, tepatnya markas geng Fairuz.


“ Ar sebenernya apa yang diomongin orang tadi, kok Lo bawa-bawa Chika segala." kata Arga.


“ Orang itu mengakui kekalahannya, tapi kata dia, bos dia nggak bakalan kalah sama gue, apalagi soal Chika." kata Arga.


“ Chika? apa hubungannya sama Chika?" tanya Refan.


“ Sekarang gue tau maksud mereka setalah berbelit-belit, mereka hanya nggak mau Lo Sama Chika, Lo ngerasa nggak sih, setelah Lo jadian sama Chika, geng itu datang dan buat kerusuhan, bisa jadi ketua geng mereka itu suka sama Chika, atau mungkin mantannya Chika yang masih mengharapkan Chika." kata Dimas.


“ Gue juga mikir gitu dim, gue sekarang malah khawatir sama Chika, kalo mereka sampe nekad ngapa-ngapain Chika gimana?" kata Arga.

__ADS_1


“ Lo harus selalu jagain dia Ar, bau-bau nya ada cinta yang bertepuk sebelah tangan, dan nggak terima Chika sama Lo." kata Refan.


“ Pasti fan, dan gue nggak bakalan biarin mereka sampai sentuh Chika." kata Arga.


__ADS_2