Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Ke Jakarta lagi


__ADS_3

Setelah beberapa hari dirumah, papanya Chika sudah mulai pulih. Dan sekarang papanya Chika menyuruh Chika untuk kembali ke Jakarta, untuk kembali kuliah.


“ Kamu balik ke Jakarta aja Chika, papa udah sembuh, papa nggak papa dirumah, ada mama sama adik kamu." Kata Pak Heru.


“ Beneran papa nggak papa?" tanya Chika.


“ Iya kamu nggak usah khawatir Chik, kamu balik ke Jakarta, selesaikan kuliah kamu, nanti papa kirim uang, dan inget walaupun Tante Winda itu temen papa, tapi kamu juga disana harus bantu-bantu Tante Winda, jangan cuma bisanya nyusahin aja." kata Pak Heru.


“ Iya pa,terus Chika ke Jakartanya kapan?" tanya Chika.


“ Besok juga nggak papa Chik, lebih cepat lebih baik, kalo kelamaan nanti kamu ketinggalan mata kuliah kamu." kata Pak Heru.


” Yaudah kalo gitu biar Chika kemas-kemas dulu barang Chika pa." kata Chika.


“ Oh ya kamu mau ke Jakarta sendiri atau gimana? atau minta anterin sopir papa aja." kata Pak Heru.


“ Sebenernya Chika sih pengen ke Jakarta sendiri aja pa, tapi bu Winda bilang kalo Chika mau ke Jakarta suruh bilang dia, biar dijemput sama Arga, tapi Chika juga nggak enak pa mau bilangnya, Chika jadi bingung pa." kata Chika.


“ Yaudah nanti biar papa telfon Tante Winda, lagian papa juga setuju sama Tante Winda, kalo kamu sama Arga papa jadi tenang, karna kami ada yang jagain." kata Pak Heru.


“ Yaudah deh kalo gitu." kata Chika kemudian kembali ke kamarnya dan mengemasi pakaiannya, yang selama ini tertata rapi di lemari, tidak ada yang memakai.


Pak Heru menghubungi Bu Winda.

__ADS_1


“ Hallo win." kata pak Heru.


“ Iya gimana mas?" tanya Bu Winda.


“ Chika saya suruh balik ke Jakarta besok, saya agak khawatir karna dia katanya pengen ke Jakarta sendiri." kata Pak Heru.


“ Bilangin ke Chika aja mas, biar besok di jemput sama Arga aja, jangan Sendirian bahaya." kata Bu Winda.


“ Tapi Arganya nggak papa kalo jemput Chika ke Bandung?" kata pak Heru.


“ Nggak papa mas, lagian dia juga sering ke Bandung kalo lagi ada acara persatuan geng motor gitu " kata Bu Winda.


“ Yaudah kalo gitu makasih banyak ya Win, kamu udah banyak bantuin Chika." kata pak Heru.


“ Yaudah kalo gitu udah dulu ya win, saya cuma mau kasih tau itu." kata Pak Heru.


“ Iya mas, kamu istirahat aja, nggak usah mikirin Chika, Chika pasti aman kok di jakarta." kata Bu Winda.


“ Iya win." kata Pak Heru kemudian mematikan Telfonnya.


Di rumah Bu Winda.


“ Arga..." panggil Bu Winda.

__ADS_1


“ Iya kenapa ma?" tanya Arga.


“ Besok pagi kamu berangkat kuliah nggak?" tanya Bu Winda.


“ Enggak ma, emang kenapa?" tanya Arga.


“ Kata Mas Heru Chika mau ke Jakarta besok, kamu bisa jemput dia kan?" kata Bu Winda.


“ Iya ma, Arga bisa kok." kata Arga.


“ Nanti dari sini kamu berangkat pagi aja." kata Bu Winda.


” Iya ma, besok mama bangunin Arga aja." kata Arga.


“ Yaudah kalo gitu kamu istirahat sana, biar nanti bangunnya nggak kesiangan." kata Bu Winda.


“ Iya ma." kata Arga.


“ Oh ya Arga, besok kamu mau berangkat naik motor atau pake mobil mama?" tanya Bu Winda.


“ Naik motor aja ma, biar nggak macet." kata Arga.


“ Yaudah kalo gitu, sana istirahat." kata Bu Winda.

__ADS_1


__ADS_2