
“ Terus sekarang gimana keadaan om Heru?" tanya Arga.
“ Papa udah baikan katanya," kata Chika.
“ Chika gue mau minta maaf sama Lo, soal gue yang udah jadiin Lo taruhan." kata Arga.
“ udahlah Ar, gue udah nggak pengen bahas itu." kata Chika.
“ Yaudah iya maaf Chik, awalnya juga emang gue cuma pengen taruhan buat seru-seruan aja, tapi gue jadi beneran sayang sama Lo Chik, dan gue batalin Taruhan itu." kata Arga.
“ Itu kan dulu Ar, tapi sekarang udah beda kan, udah ada Vita, cewek yang Lo sayang." kata Chika.
“ Oh ya Chik gue mau nanya sama Lo, Apa Fero punya rumah di Jakarta?" tanya Arga.
“ Enggak kayaknya." kata Chika.
“ Terus waktu itu kok dia tiba-tiba di Jakarta?" tanya Arga.
“ Kata Kak Fero dia waktu itu tinggal di rumah tantenya." kata Chika.
“ Lo tau dimana rumah Tantenya Fero?" tanya Arga.
“ Enggak, emang kenapa?" tanya Chika.
“ Gue ngerasa ada yang nggak beres sama Fero Chik, Lo bisa bantuin gue nggak?" kata Arga.
“ Bantuin apaan? " tanya Chika.
“ Tolong tanyain dimana rumah tantenya yang di Jakarta itu." kata Arga.
__ADS_1
“ Emang buat apa?" tanya Chika.
“ Ternyata ketua geng motor Scorpion itu Fero Chik." kata Arga.
“ pantesan gue familiar denger nama geng motor itu, Yaudah nanti gue tanyain ke dia." kata Chika.
“ Yaudah makasih ya Chik, jangan bilang disuruh gue ya, bilang aja pengen tau atau apa gitu." kata Arga.
“ Iya-iya." kata Chika
“ Yaudah Lo istirahat sana, Lo pasti capek jagain bokap Lo dari pagi." kata Arga.
” Iya ini gue juga mau tidur, tapi Lo malah ngajak ngobrol." kata Chika.
“ hehehe, Yaudah sana tidur, good night Chika." kata Arga.
Chika mematikan telfonnya.
“ Walaupun hanya ngobrol biasa sama Chika, rasanya gue bahagia gini ya, oh ya gue kan mau ke rumah Dimas." kata Arga.
Dirumah Dimas.
“ permisi..." kata Arga.
“ Iya bentar... mau ngapain Lo ke sini?" tanya Dimas.
“ Ada yang pengen gue omongin ke Lo dim." kata Arga.
“ Gue nggak mau dengerin penyesalan atas perbuatan Lo itu." kata Dimas.
__ADS_1
“ Gue mau minta maaf sama Lo dim." kata Arga.
Tiba-tiba bada mamanya Dimas keluar dari dalam.
“ Eh ada Arga, kok nggak disuruh masuk sih dim, ayo masuk dulu Arga, ngobrol nya di dalem aja." kata Mamanya Dimas.
“ Iya makasih tan." kata Arga, kemudian mereka masuk ke dalam Rumah.
“ Duduk dulu Ar, biar Tante buatin minuman dulu ya." kata Mamanya Dimas.
“ Iya makasih banyak Tan." kata Arga.
Mamanya Arga pergi ke dapur untuk membuatkan minuman untuk Arga.
“ Mau ngomongin apa?" tanya Dimas.
“ Gue mau minta maaf sama Lo dim." kata Arga.
“ Lo udah ingkar janji Ar, Lo udah bikin Chika sakit hati." kata Dimas.
“ Gue tau dim gue salah, tapi gue cuma pengen yang terbaik buat gue." kata Arga.
“ Vita? menurut Lo Vita yang terbaik buat Lo? sekarang gue tanya, apa saat ini perasaan Lo Ke Vita masih kaya perasaan yang Lo rasain dulu ke Vita?" tanya Dimas.
“ Gue ada masih ada rasa sama Vita, tapi nggak kaya dulu lagi sih." kata Arga.
“ Itu karna dia udah pernah nyakitin Lo, dan itu bakalan membekas Ar, apalagi udah lama dia pergi, lama-lama hati Lo juga bakalan lupa sama dia, dan terisi sama orang yang selalu dideket Lo." kata Dimas.
“ Iya sih dim, gue mau minta bantuan Lo buat selidiki Vita, gue juga ngerasa dia udah bukan Vita yang dulu." kata Arga.
__ADS_1
“ Ya Lo fikir aja Ar, dia ninggalin Lo dulu, terus tiba-tiba dia balik lagi, apa coba kalo bukan ada maunya." kata Dimas.
“ Iya dim, makannya bantuin gue buat yakinin kalo Vita itu emang tulus atau enggak." kata Arga.