Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Dia Gak kaya Arga


__ADS_3

Diperjalanan menuju pasar


“ Chika.." panggil Dimas.


“ Iya kenapa dim?" tanya Chika.


“ umur Lo sekarang berapa Chik?" tanya Dimas memulai pembicaraan.


“ gue masih 19 tahun Dim, kalo Lo?" tanya Chika balik.


“Gye 21 tahun, ternyata Lo masih muda banget ya, oh ya Lo kok gak kuliah." Tanya Dimas dan Chika bingung dia harus menceritakan kisah hidupnya yang sebenarnya atau gimana.


“ kok diem Chik, kenapa? gue salah nanya ya" Tanya Dimas merasa bersalah Krama Chika hanya diam saja.


“ enggak kok dim, gue mau crita sama Lo tapi jangan cerita ke siapa-siapa ya dim, termasuk Tante Winda dan Arga." kata Chika.


“ Iya tenang aja kalo soal itu Chik." jawab Dimas dan Chika mulai cerita.


“ sebenarnya gue tuh bukan dari desa dim, gue itu pergi dari rumah gue karna ada masalah sama keluarga gue." kata Chika yang membuat Dimas kaget.

__ADS_1


“ Apa?? jadi Lo itu kabur dari rumah." kata Dimas.


“ Iya dim." jawab Chika.


“ Terus kenapa Lo bisa jadi pembantu di rumah Arga?" tanya Dimas penasaran.


“ waktu gue kabur dari rumah, gue ketemu sama nyokapnya Arga yang mau dirampok sama 3 preman, terus gue tolongin, abis itu nyokapnya Arga nawarin pekerjaan ke gue." kata Chika.


“ terus." Jawab Dimas sambil mendengarkan cerita Chika.


“ terus gue mikir, lebih baik gue jadi pembantu dirumah Arga, gue juga jadi ada tempat tinggal dan gue juga jadi punya uang, karna waktu gue kabur dari rumah, gue gak bawa apa-apa." kata Dimas.


“ Tapi Lo kan keliatannya orang kaya Chik, waktu Arga nyrempet nenek-nenek itu kan, Lo naik mobil, terus sekarang mobil Lo dimana?" tanya Dimas bingung dengan Chika.


“ Tapi emangnya Lo gak apa-apa kerja jadi pembantu, sedangkan Lo biasanya kalo dirumah sebagai majikan dan sekarang sebaliknya." kata Dimas tidak habis fikir dengan Chika.


“ ya mau gak mau gue harus jadi pembantu Dim, lagian juga gue pengen buktiin sama keluarga gue, kalo gue tuh gak seperti apa yang mereka bilang selama ini." kata Chika.


“ emang keluarga Lo selama ini bilang apa ke lo." tanya Dimas.

__ADS_1


“ Kan mama gue udah gak ada, dan sekarang bokap gue udah nikah lagi, dan gue punya ibu tiri dan Adik tiri, ibu tiri gue selalu ngehasut papa gue kalo gue itu anak yang cuma bisa jadi beban keluarga, yang selalu maen gak inget waktu, dan yang bikin gue kesel itu, ibu tiri sama adik tiri gue itu sekongkol buat bikin gue seakan-akan selalu salah Dimata papa." kata Chika.


“ sekongkol gimana Chik," tanya Dimas.


“ terakhir yang bikin gue kabur dari rumah itu, karna kartu ATM gue di pinjam sama adik tiri gue, katanya mau buat bayar kuliah, eh tapi ternyata malah buat seneng-seneng sama teman-temannya, dan setelah ditanya papa adik gue bilangnya dia cuma bayar uang kuliah aja, sedangkan yang sebenernya gak gitu." kata Chika.


“ dan Lo juga yang disalahin Chik?" tanya Dimas.


“ ya siapa lagi kalo bukan gue, kan itu kartu ATM gue, dan sekarang kartu itu udah diminta sama papa." kata Chika.


“ ternyata cerita tentang ibu tiri dan Adik tiri yang jahat itu bener-bener ada ya Chik." kata Dimas.


“ iya bener banget dim, oh ya gue minta sama Lo jangan bilang ke siapa-siapa ya?" pinta Chika.


“ Iya tenang aja Chik, kalau memang Lo ada masalah, gak usah sungkan-sungkan buat cerita sama gue, gue bakalan selalu ada buat Lo kok." kata Dimas.


“ iya makasih ya dim.kata Chika.


“ Iya sama-sama Chik, sekarang Lo harus Semangat ya." kata Dimas.

__ADS_1


“ iya dim." jawab Chika.


“ Ternyata Lo baik banget dim, dia gak kaya Arga yang selalu ngeselin itu." batin Chika


__ADS_2