
" Dasar tukang adu." kata Arga
" udah gak usah didengerin si Arga mbak, oh ya kenalin nama gue Refan." kata Refan sambil mengulurkan tangan.
" Gue Chika." jawab Chika membalas tangan Refan.
" Gue Dimasa, yang paling ganteng diantara mereka bertiga." kata Dimas sambil cengengesan.
" Chika." jawab Chika kembali.
" kenalin, Gue Adam." kata Adam.
" Chika."
" udah- udah gak usah kenalan-kenalan segala, ntar kalian bakalan nyesel udah kenal si Chika." kata Arga.
" enak aja." kata Chika kepada Arga.
" udah ah yuk balik, gue anterin, abis ini gue mau ke sini lagi, kalian jangan pada pergi." kata Arga sambil melangkah pergi meninggalkan cafe.
" Tinggalin aja mas." kata Chika.
" Lo juga, puas malu-maluin gue didepan mereka." kata Arga.
" siapa juga yang malu-maluin Lo, orang gue ngomong fakta kok, tali kalo Lo ngerasa malu, gue seneng sih." kata Arga.
" awas aja Lo ya." kata Arga.
__ADS_1
" memang Lo mau Apain gue, gue gak takut tinggal ngadu aja sama Tante Winda." kata Chika cengengesan.
" dasar, dikit-dikit ngadu." kata Arga.
" udah buruan naik, gue anterin Lo ke rumah." kata Arga.
" Ngapain buru- buru ntar Lo juga palingan ditinggal pergi sama temen-temen Lo." kata Chika.
" Gak mungkin, gak ada yang berani pergi." Jawab Arga PD.
" PD banget sih, kalo ditinggalin beneran bau tau rasa." kata Chika tak mau kalah.
Tak lama, kemudian sampai dirumah. Chika masuk rumah, dan Arga langsung pergi. Karna hari ini Arga libur kuliah. Chika langsung memasak bersama bibi untuk makan siang. Saat sedang makan siang, Bu Winda sudah pulang.
“ Chika, Arganya dimana?" tanya Bu Winda.
" anak itu ya, kerjaanya main Mulu."kata Winda.
" Arga udah balik kok ma." jawab Arga tiba-tiba pulang.
" kamu ini tiap hari kerjaannya maen terus." kata Winda.
" ya kan jagain cafe ma." kata Arga, yang memang Cafe itu yang mengurus Arga.
" Bilang aja Taku disuruh-suruh kalo di rumah." kata Chika yang sambil membawa piring ke meja makan.
" apaan sih Lo, ikut-ikutan aja, udah ah Arga mau istirahat ma." Kata si Arga.
__ADS_1
" oh ya Tante udah mau makan?" tanya Chika.
" belum nak, nanti aja, lagian Arga juga masih di kamar." jawab Bu Winda.
" oh yaudah kalo gitu, ini juga masih ada yang belum matang." kata Chika.
" yaudah selesaikan dulu aja, sambil nunggu Arga bangun." Kata Bu Winda.
" Baik Tante." jawab Chika masih sibuk mengaduk-aduk makanan.
Akhirnya makanan pun matang semua. dan sudah siap di meja makan. Chika menghampiri Bu Winda yang sedang nonton Tv.
" Tante, makananya sudah siap." kata Chika.
" iya sayang, tolong bangunin Arga ya." kata Chika.
" males banget sih, harus ke kamar dia lagi." batin Chika.
" yaudah saya ke kamar Arga dulu ya tan." Kata Chika kemudian menuju kamar Arga.
Dikamar Arga
" Ar, Ar, bangun!!" kata Chika menggoyang- goyangkan tubuh Arga.
" Bentar dulu ma, Arga masih ngantuk." kata Arga, kemudian menarik tangan Chika, dan Chika jatuh di pelukan Arga.
Chika kaget, dia hanya diam, seketika detak jantungnya tak beraturan. wajah mereka sangat dekat. Akhirnya Chika sadar kalo dia ada di atas tubuh Arga.
__ADS_1