
Akhirnya Arga mengajak Chika pulang.
“ Oh ya Chik makannya udah selesai belum?" tanya Arga.
“ Udah Ar." Jawab Chika.
“ yaudah kalo gitu yuk balik." kata Arga berdiri mau membayar.
Arga pergi membayar.
“ Chika gue boleh minta nomor HP Lo gak?" tanya Erlangga.
“ Iya boleh er, mana hp Lo." kata Chika dan menulis nomor Hpnya.
Arga langsung mengajak Chika balik.
“ Yok pulang Chik." Ajak Arga.
“ Yaudah duluan ya Er." kata Chika.
Mereka berdua langsung pulang, tak lupa mereka membungkus kan makanan untuk bibi.
“ Ar abis ini kita mau kemana lagi." kata Chika.
__ADS_1
“ Terserah gue, lagian juga motor-motor gue, mau kemana aja, asalkan gue mau pasti bisa." kata Arga.
“ Ih Lo nih kenapa sih Ar, dari tadi gitu terus, aneh banget." kata Chika.
“ Lo yang kenapa, gue yang ajakin Lo makan, malah sibuk sendiri sama ketua Geng motor kampungan itu." kata Arga.
“ Ketua geng kampungan?" kata Chika.
“ Iya dia kan ketua geng, yang cuma bisanya ngeremehin geng motor lain, tapi buktinya selalu kalah kalo balapan, udah sok-sokan peduli sama Lo lagi." kata Arga.
“ Lo gak suka sama dia, atau Lo cemburu gue ngobrol sama dia." Kata.
“ Dari dulu gue gak pernah suka sama dia, dan untuk Lo, Lo itu cuman pembantu gue dan jangan mentang-mentang mama anggap Lo sebagai anak, Lo bisa seenaknya sama gue." kata Arga meninggikan suaranya.
“ Maaf."hanya Kata itu yang bisa Chika katakan.
Selama perjalanan pulang mereka berdua hanya diam, tak ada seorang pun yang mau memulai pembicaraan. Akhirnya sampai dirumah, Chika langsung masuk membawa bungkusan bubur ayam tadi untuk bibi.
“ Bik, ini ada bubur ayam, dibeliin sama Arga, dimakan ya bik, pasti bibik belum makan kan?" kata Chika.
“ Iya Makasih ya non." kat bibi.
“ Yaudah kalo gitu bibi makan dulu aja, biar Chika yang lanjutin bersih-bersih. Kata Chika.
__ADS_1
Chika membersihkan rumah, HP nya tiba-tiba bunyi. Ternyata Ada telfon dari Imelda.
“ Hallo Mel, kenapa?" tanya Chika.
“ enggak ada apa-apa sih, gue cuma mau ajakin Lo pergi aja, gue kangen shopping bareng Lo, ntar gue yang belanjain." kata Imelda.
“ Gue juga sebenernya juga pengen tapi Lo tau sendiri kan kalo gue ini sekarang pembantu, dan lagi pula majikan gue gak dirumah." kata Chika sambil bersih-bersih, dan tanpa dia sadari Arga menguping Pembicaraan Chika dan Imelda di telfon.
“ Ya harusnya malah gampang donk, majikan Lo gak dirumah mending Lo pergi aja." kata Imelda.
“ Gampang dari mananya Coba?, lagian kalo majikanngue gak dirumah, gue jadi harus ijin sama anaknya." kata Chika.
“ Cowok yang kemarin itu? siapa namanya gue lupa?" kata Imelda.
“ Arga, dan untuk sekarang gue lagi males banget buat ngobrol sama dia, apalagi minta ijin buat pergi, lagian gue juga cuma pembantu di sini Mel." kata Chika.
“ Yaudah deh kalo gitu." kata Imelda.
“ Sekali lagi maaf ya Mel, kalo gue lagi gak banyak kerjaan gue juga mau kok." kata Chika.
“ Yaudah deh gak papa." kata Imelda.
“ Ya udah deh kalo gitu, udah dulu ya gue mau lanjut kerja." kata Chika.
__ADS_1
Mereka mengakhiri telfoananya. Chika melanjut bersih-bersih.