Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Tidur dikamar Chika


__ADS_3

“ Kita berdua pergi dulu ya Om." kata Arga.


“ Iya Ar, hati-hati ya, Jagain Chika." kata Pak Heru.


“ Pasti om." kata Arga mencium tangan pak Heru.


“ Chika pergi dulu ya pa, papa baik-baik dirumah, Nanti papa bisa hubungi Chika kalo ada sesuatu." kata Chika mencium tangan papanya.


“ Iya nak, Yaudah kalian berangkat gih, biar nyampenya nggak terlalu malam." kata pak Heru.


Chika dan Arga pun pergi.


Diperjalanan mereka hanya diam, sampai akhirnya Arga yang membuka suara.


“ Tadi Lo udah makan belum Chik?" tanya Arga.


“ Belum Ar, tapi gue juga belum laper kok." kata Chika.


“ Serius? nanti kalo perut Lo sakit lagi gimana?" tanya Arga.


“ Iya serius Ar, Lo nggak perlu khawatir, ntar kalo gue laper, gue bakalan ngomong sama Lo." kata Chika.


“ Yaudah kalo gitu." Kata Arga.


Saat diperjalanan tiba-tiba kepala Chika pusing.


“ Arga kepala gue pusing Ar." kata Chika.


“ Yaudah kita berhenti dulu ya, kita makan dulu, pasti Lo terlat makan jadi gini." kata Arga kemudian mencari tempat makan.

__ADS_1


Mereka berhenti di sebuah restoran, mereka memesan makanan.


“ Kan tadi gue bilang, kalo laper bilang biar gue berhenti dulu nyari makan." kata Arga.


“ Ya tadi kan masih di jalanan sepi, kalo gue bilang pun kita nggak bakalan berhenti di jalanan kan." kata Chika.


“ Ya setidaknya gue bisa ngebut dikit biar bisa nyari tempat makan, Yaudah sekarang dimakan dulu makanannya." kata Arga.


“ Lo sebenernya capek nggak sih Ar, harus jemput gue ke Bandung, kan perjalanannya jauh banget." kata Chika.


“ Kalo capek itu pasti Chik, nanti kalo sampe rumah pokoknya Lo harus tanggung jawab." kata Arga.


” Tanggung jawab apaan? emang gue hamilin Lo." kata Chika.


“ Kalo soal tanggung jawab itu, gue juga mau tanggung jawab, biar bisa nikah sama Lo." kata Arga.


“ Apaan sih, serius nanya?" tanya Chika.


“ Kok gitu, tadi Lo gak bilang gitu." kata Chika.


“ Ya nggak usah bilang juga kali, gue nggak bakalan minta yang macem-macem kok." kata Arga.


“ Beneran ya." kata Chika.


“ Iya beneran Chika." kata Arga.


Setelah makan selesai mereka melanjutkan perjalanan. Akhirnya setelah menempuh perjalanan yang jauh, mereka pun sampai di Jakarta.


Dirumah Arga.

__ADS_1


“ Non Chika...bibi kangen banget sama non Chika non." kata Bibi.


“ Chika juga kangen banget sama bibi, gimana kabar bibi?" tanya Chika.


“ Baik donk non, apalagi denger non Chika bakalan balik lagi ke sini." kata Bibi


“ Yaudah masuk yuk, jangan diluar ngobrolnya." kata Arga.


“ Biar bibi bantu bawa Tasnya non." kata Bibi.


“ Iya makasih bik." kata Chika.


“ Mama mana bik?" tanya Arga.


“ Nyonya katanya ada pertemuan dengan kliennya di luar kota den." kata Bibi.


“ Oh, terus baliknya kapan bik?" tanya Arga.


“ Cuma dua hari kok den." kata Bibi.


“ Yaudah kalo gitu tolong bantuin Chika beres-beres barangnya ya bik, Arga mau istirahat dulu, capek banget." kata Arga.


“ Iya baik den." kata Bibi.


Arga kemudian masuk ke dalam kamarnya.


“ Arga pasti capek banget." kata Chika.


“ Iya non, tadi pagi den Arga juga bangun pagi-pagi banget, keliatan semangat banget jemput non Chika, saat non Chika nggak dirumah juga, den Arga selalu tidur di kamar non Chika, katanya den Arga, den Arga kangen sama non Chika, jadinya tidur dikamar non Chika." kata Bibi.

__ADS_1


“ Beneran bik?" tanya Chika.


” Iya non, masak bibi bohong." kata bibi.


__ADS_2