
Perjalanan menuju Cafe Arga.
“ Oh ya Chik gue pengen nanya sama Lo?" kata Arga.
“ Mau nanya apaan?" jawab Chika.
“ Waktu pertama kita ketemu, bukanya Lo naik mobil ya?" tanya Arga.
“ E-e-e-i iya Ar, itu gue minjem mobil temen gue." jawab Chika bohong.
“ Oh kirain punya Lo." jawab Arga.
“ Kita makan di cafe gue aja ya?" Kata Arga.
“ Iya gpp, lagian yang penting makan, makan di pinggir jalan juga gak papa kok." kata Chika.
“ Lo itu emang beda dari cewek jaman sekarang yang matre dan sukanya morotin orang." batin Arga.
Sampai Di cafe arga
“ Kok rame banget Ar." kata Chika.
“ iya malam ini kan di jalan belakang Cafe ada balapan Chik." kata Arga.
“ oh, dan Lo ajakin gue karna itu juga." kata Chika yang mulai paham maksud Arga mengajaknya ke sini.
“ Yak bener banget." jawab Arga.
Mereka berdua masuk, disana juga banyak teman-teman Arga.
“ hey broo, kok baru Dateng." Tanya Regar salah satu teman Arga.
“ Iya abis keluar sama Chika." jawab Arga.
__ADS_1
“ Oh ya Chik mau duduk bareng yang lain apa dimana?" kata Arga.
“ nyari tempat yang lain aja Ar, lagian kan kita mau makan dulu, gak enak sama Yang lain." kata Chika membuntuti Arga.
“ Gak enak apa malu diliatin?" kata Arga menggoda Chika.
“ ya.. dua-duanya, hehe." kata Chika tersenyum.
Mereka berdua mencari tempat untuk makan.
“ Yaudah gue tinggal kesana dulu bentar ya." kata Arga kepada teman-temannya.
Di meja Yanga lain
“Mau pesen apa Chik." Tanya Arga.
“ terserah Lo aja Ar." kata Arga.
“ yaudah Vin, gue pesen ininya dua, sama minumnya yang ini, dua juga ya." kata Arga kepada pelayannya.
Saat sedang menunggu makanan datang tiba-tiba Dimas datang. Karna waktu Chika dan Arga datang Diman sendang di toilet. Dimas menghampiri Chika dan Arga.
“ Hai Chika..., eh ada Arga juga, dari mana aja nih kalian berdua." tanya Dimas.
“ Hai dim, kita dar...." Jawab Chika belum selesai langsung dipotong Arga.
“ Kepo banget sih Lo dim." kata Chika.
“ Ya kan gue cuma nanya Ar, lagian sewot banget sih Lo, oh ya Btw Lo malam ini mau ikutan balapan gak?" kata Dimas.
“ Ikut donk." kata Arga.
“Lo mau ikut balapan Ar?" tanya Chika.
__ADS_1
“ Iya." jawab Arga.
“ Apa Lo gak takut kalo kenapa-kenapa?" tanah Chika.
“ Tenang aja Chik, dia tuh udah handal gak usah khawatir." kata Dimas.
“ Tapi kalo terjadi sesuatu kan gak ada Yanga tau Dim." kata Chika.
“ iya doanya gak bakal terjadi apa-apa." kata Dimas meyakinkan Chika.
“ Oh ya gue ke sana dulu, gabung sama yang lain." kata Dimas dan langsung pergi.
“Lo mau pulang sekarang atau nanti." Tanya Arga dan Chika hanya diam saja, Chika hanya menatap Arga tak berbicara sedikit pun.
“ Mbak Chika Lo mau pulang sekarang atau nungguin gue dulu." kata Arga.
“ Ar?" panggil Chika
“ kenapa?" tanya Arga.
“ Gak usah ikut balapan ya?" kata Chika.
“ Loh emangnya kenapa?" Tanya Arga.
“ Ya kan kalo Lo ikut balapan liar kaya gitu, ntar terjadi apa-apa sama Lo gimana?" tanya Chika dengan ekspresi wajah yang terlihat Khawatir dengan Arga.
“ Kan tadi udah dibilangin sama Dimas, gak bakalan terjadi apa-apa kok Chik, tenang aja oke." kata Arga.
“ Yaudah kalo gitu gue balik duluan." kata Chika dan mengambil tas nya.
“ Kok pergi Chik, maksud gue Lo pulang sekarang itu ya sama gue, bukannya Lo balik sendirian." kata Arga mencoba mengejar Chika.
“ Gak papa lagian Lo juga mau balapan kan tadi Lo bilang, jadi lebih baik gue balik sendiri." kata Chika dan langsung menaiki taksi.
__ADS_1
“ Chik, Chik, Chika, tunggu dulu Chik." kata Arga tapi tak didengarkan Chika.
“ keras kepala banget sih tuh anak, kalo sampe dia balik mama udah dirumah pasti mama bakalan marahin gue." gumam Arga