
Setelah Arga selesai ngobrol-ngobrol sama Ifan dan anak geng Georgia, Arga balik bersama Dimas dan Refan.
“ Cewek-cewek udah pada tidur mungkin." kata Dimas.
“ Tapi tadi gue udah dikasih Chika kunci serep rumahnya kok." kata Arga.
“ Mentang-mentang nanti bakalan jadi penghuni rumah sini, Chika udah main kasih kunci serep rumahnya aja." kata Refan.
“ Gue udah minta maaf sama Chika, dan gue udah ceritain semuanya ke Chika soal Vita, tapi dia bilang dia nggak pengen pacaran dulu, dia mau Fokus kuliah biar sukses nantinya, dan dia bilang dia bakalan terima gue kalo gue udah sukses nanti dan gue udah bisa bikin orang tua gue bahagia." kata Arga.
“ Kedengarannya sih emang bagus kalo memang mau fokus sama masa depan, tapi kayaknya dari bahasanya dia kaya nolak Lo nggak sih Ar? kaya dia udah trauma gitu." kata Refan.
“ Iya gue setuju sama Lo fan, Chika juga keliatannya nggak begitu peduliin Lo, mau Lo ngapain juga." kata Dimas.
“ Itu yang gue rasain sekarang dim,fan, Tapi gue ngerti, mungkin karna dulu waktu dia perhatian sama gue, malah gue ngasih balasan yang nggak sepadan sama apa yang dia kasihkan, tapi gue nggak bakalan nyerah buat bikin Chika jadi seceria dulu, Bahakan seceria waktu mamanya masih hidup." kata Arga.
“ Semangat bro " kata Refan.
__ADS_1
Kemudian mereka bertiga istirahat, sesuai dengan janji mereka, mereka akan jalan-jalan besok dengan cewek-cewek.
Pagi Hari.
Chika udah menyiapkan sarapan, dan yang lain masih tidur. Pak Heru yang sudah bangun pun menghampiri Chika.
“ Kamu kok udah ada didapur aja nak?" kata Pak Heru.
“ Iya pa, Chika lagi masak buat sarapan temen-temen, buat sarapan papa Juga." kata Chika.
“ Kamu nih bener-bener rajin banget ya nak." kata Pak Heru.
“ Iya nak, kamu ini bener-bener baik banget kaya mama kamu, walaupun udah ada mama Rere, rasanya sosok mama kamu masih belum hilang dihari papa nak." kata Pak Heru.
“ Chika juga ngerasa gitu pa, apalagi kalo Chika lagi sedih, pasti keinget sama mama." kata Chika.
“ Yaudah kuta doain mama aja ya, semoga mama bahagia di surga sana, apalagi melihat anaknya yang cantik ini udah besar." kata Pak Heru.
__ADS_1
” Amiinnn." kata Chika.
“ Loh kok udah bangun aja Chik?" kata Arga baru datang.
“ Iya Ar, lagi buat sarapan." kata Chika.
“ Gue boleh bantu nggak?" tanya Arga.
“ Nggak usah Ar, ini juga udah mau selesai, Lo bantu bangunin anak-anak aja, suruh bangun biar kita bisa makan sama-sama." kata Chika.
“ Oh ya kalo gitu Papa berangkat kerja dulu ya Chika, Arga." kata Pak Heru.
“ Iya pa, hati-hati ya, oh ya ini Chika udah siapin papa bekal, papa pasti nggak punya waktu buat makan dulu kan, papa bisa makan di mobil." kata Chika.
“ Iya nak makasih ya." kata Pak Heru, kemudian pergi.
“ Oh ya Chik, ada yang mau gue tanyain ke Lo Chik?" kata Arga.
__ADS_1
“ Tanya apa Ar?" kata Chika.