Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Lumayan cantik


__ADS_3

“ Chik Lo masih tetep gak mau berangkat bareng gue besok?" Tanya Arga.


“ Lo nanya gitu? apa Lo lupa sama taruhan kita?" kata Chika.


“ Oh kirain Lo lupa Chik?" Kata Arga.


“ Enggak donk Ar." kata Chika.


“ Terus gue berangkat kuliah gimana?" tanya Arga sambil menikmati Pijitan Chika.


“ Ya mana gue tau, kemaren aja Lo nuduh gue hamil seenak hati Lo sendiri." kata Chika.


“ Ya kan gue udah minta maaf Chik." kata Arga.


“ Gue ingetin ya Ar, ini bukan soal maaf atau maafin, tapi soal kesepakatan kita tentang balapan kemarin." kata Chika.


“ Terus berapa hari motor gue disita?" tanya Arga


“ Berapa ya?, 3hari aja deh." kata Chika.


“ Lagi ngomongin apaan sih, kok kayaknya seru banget." kata Bu winda baru datang.


Chika menceritakan kejadian waktu diBandung, dan Bu Winda akhirnya memberi Arga hukuman.


“ Sesuai sama omongan mama waktu kamu minta izin ke mama mau ajakin Chika pergi, kamu pastinya inget donk sama janji kamu?apa janji kamu kemarin?" kata Bu Winda


“ Arga bakalan jagain Chika." kata Arga.


” Tapi nyatanya apa? Kamu gak jagain Chika kan, sampe-sampe Chika sakitnya kambuh lagi." kata Bu Winda.

__ADS_1


“ Tapi kan Arga udah minta maaf Ma." kata Arga.


“ Argaa..." panggil Chika mengingatkan tentang kesepakatan mereka berdua.


“ Sekarang terserah Chika, mau berapa hari motor Arga di sita Chik?" tanya Bu Winda.


“ Chika tadi udah bilang sama Arga kalo motor Arga bakalan disita 3 hari aja Tan, kalo lama-lama ntar Arga bisa gila tanpa motor kesayangannya." kata Chika.


“ Yaudah kalo gitu 3 hari aja, dan nanti kalo Arga berani ambil motornya, bakalan mama tambahin hukumannya sampai 1 bulan." kata Bu winda.


“ Iya ma.." kata Arga.


“ Oh ya, buat besok kalian berdua naik mobil mama aja ke kampusnya." kata Bu Winda.


“ Iya deh terserah mama." kata Arga.


“ Iya makasih Chik." Kata Arga.


Chika melanjutkan bersih-bersih, dan sekarang tinggal Bu Winda dan Arga di kamar Arga.


“ Arga kalo kata kamu Chika cantik gak?" tanya Bu Winda.


“ Nanya apaan sih mama ini." kata Arga.


“ Arga.... apa pertanyaan mama kurang jelas, menurut kamu Chika cantik gak?" tanya Bu Winda sedikit kesal dengan respon anaknya itu.


“ Menurut Arga?" kata Arga.


“ iya Ar, menurut siapa lagi, orang mam nanyanya sama kamu." kata Bu Winda.

__ADS_1


“ kalo kata Arga, Chika sih... ya lumayan cantik lah ma." kata Arga.


“ Kalo kata kamu dia cocok gak jadi menantu mama." kata Bu Winda .


“ Mama apaan sih, nanya kok gitu." kata Arga.


Apa pertanyaan mama salah, kan anak mama cowok, udah dewasa juga, masak mamanya bahas menantu gak boleh." kata Bu Winda.


“ Ya tapi kan ma..." kata Arga.


“ emangnya mama gak tau, gak perhatiin kamu sama Chika, oke sekarang kamu mungkin sok-sokan malu-malu buat akuin perasaan kamu ke Chika." kata Bu Winda.


“ Emang menurut mama gimana?" tanya Arga.


“ Kalo mama liat sih..., anak mama yang cowok itu keliatannya suka sama Chika, walaupun kamu kelihatan jual mahal gitu." kata Bu Winda.


“ Apaan sih mama." kata Arga.


“ Ya kan kamu tanya sama mama, gimana pendapat mama, ya mama jawab yang mama liat aja." kata Bu Winda.


“ Kalo aku sama Chika, emangnya mama mau?" kata Arga.


“ Ya pasti donk sayang, hari gini tuh nyari cewek cantik, baik, lugu, dan bisa ngerjain kerjaan rumah kaya Chika gitu susah sayang..." kata Bu Winda.


“ Tapi Chika tuh galak banget ma, gak ada anggun-anggunya jadi cewek, masak hobi banget tampar Arga." kata Arga.


“ Justru yang baik buat kamu itu yang kaya gitu sayang, berarti nantinya kalo kamu salah dia bisa ngasih tau kamu, kalo kamu masih susah dikasih tau bisa nampar kamu." kata Bu Winda.


“ Ya Arga gak tau lah ma, sekarang Arga belum kefikiran mau nikah, jadi mikirnya belakangan aja." kata Arga.

__ADS_1


__ADS_2