Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Dia sakit?


__ADS_3

“ Oh ya Ar, ternyata orang-orang yang gue tunjukin ke Lo itu bukan temen-temennya Fino, dan asal Lo tau, mereka itu tiba-tiba buat kerusuhan setelah Lo sama Fino balapan." kata Chika.


“ Gue nggak tau soal itu Chik." kata Arga.


“ Ya karna Lo tuh orang yang keras kepala, nggak bisa di nasehatin." kata Chika.


“ Terus gimana semalem setelah gue sama Fino balapan." kata Arga.


“ Mereka tiba-tiba langsung nyerang anggota geng motor Lo sama Fino, dan sampe akhirnya Lisa manggil temennya yang katanya polisi." kata Chika.


“ Kok malah panggil polisi? nanti pasti kena tangkap semua, karna balapan liar juga." kata Arga.


“ Awalnya gue juga mikir gitu Ar, tapi ternyata temennya Lisa itu bawa mobil patroli, otomatis semua orang takut kan, dan mereka pergi." kata Chika.


“ Kok polisinya biarin mereka pergi?" tanya Arga.


“ Karna polisinya itu ternyata Erlangga, gue baru tau kalo dia polisi, semalem dia datang pakai seragam gitu, dan gue juga di antarin dia ke sini." kata Chika.


“ Kenapa harus dia lagi?" kata Arga.


“ Kenapa Ar?" kata Chika.


“ Enggak-enggak papa kok Chik." kata Arga.


Saat mereka ngobrol ada suster yang masuk membawa makanan.


“ Permisi ini makanan buat pasien." kata Suster.

__ADS_1


“ iya makasih sus." kata Chika.


” Kalo gitu saya permisi dulu ya." kata Suster.


” iya silahkan sus." kata Chika.


“ Kenapa makanannya gitu?" kata Arga terlihat nggak selera makan.


“ Ya kan namanya di rumah sakit Ar, lagian Lo juga lagi sakit lebih baik makan bubur, biar mudah di cerna sama tubuh Lo." kata Chika.


” Buat Lo aja, gue nggak laper." kata Arga.


“ Ayolah Ar, makan dulu." kata Chika.


Tiba-tiba ada suara pintu terbuka, dan ternyata Bella datang.


“ pas banget ada Bella, waktunya gue bikin Chika cemburu, sekalian biar tau dia beneran ada rasa sama gue atau enggak." Batin Arga.


“ Gue udah baik-baik aja kok bel." kata Arga tersenyum.


“ Oh ya gue bawa buah buat kamu Ar nanti dimakan ya! oh ya kok makanan Lo masih utuh, Lo belum makan?." kata Bella.


“ Iya Bel." jawab Arga.


“ Yaudah gimana kalo gue yang suapin?" kata Bella.


“ Iya boleh." kata Arga.

__ADS_1


“ Sini biar gue aja yang suapin Arga." kata Bella mengambil makanan di tangan Chika.


Bella menyuapi Arga, Chika hanya memperhatikan mereka berdua.


“ Sepertinya Arga masih ada rasa sama Bella, walaupun emang Bella permainin Arga, tapi Arga sayang sama Bella beneran." batin Chika.


“ Eh ada Bella." kata Bu Winda.


“ Iya tan, oh ya Tante apa kabar?" tanya Bella.


“ Baik bel, oh ya makasih ya udah mau jenguk Arga." kata Bu Winda.


“ Iya Tante, Bella juga kangen bisa bareng sama Arga kaya dulu lagi." kata Bella sengaja biar Chika cemburu.


“ Oh ya Chika kamu mau makan apa? biar Tante belikan ke depan? kamu juga harus minum obat yang kemarin di kasih dokter kan?" tanya Bu Winda.


“ Biar Chika aja yang beli makana tan, Tante yang disini aja." kata Chika.


“ Chika kenapa kok harus minum obat kata mama? apa dia sakit? pantesan dari tadi dia kaya pucet." Batin Arga.


“ Serius nggak papa sayang?" tanya Bu Winda.


“ Iya nggak papa tan." kata Chika.


“ Itu tangan Chika juga bekas infus, apa dia beneran sakit?" Batin Arga.


“ Yaudah Chika pergi dulu ya Tan." kata Chika.

__ADS_1


“ Kok Chika malah pergi sih, gue kan mau bikin dia cemburu, males banget kalo harus nih sama ular." Batin Arga.


__ADS_2