Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Nyusahin aja


__ADS_3

Chika mengahmapiri Arga dikamarnya.


" Ar, malam ini Lo mau pergi gak?" tanya Chika.


" emangnya kenapa?" tanya Arga penasaran.


" Gue mau pinjem motor Lo." kata Chika.


" emang bisa naik motor gue?" tanya Arga heran.


" kalo soal itu gampang, nanti Lo mau pergi gak." kata Chika.


" iya gue mau pergi, tapi nanti malam." jawab Arga.


" yaudah kalo gitu, abis Maghrib gue pinjem ya Ar." kata Chika.


"yaudah iya." jawab Arga males.


" makasih mas Arga yang ganteng gak ada tandingannya ini." kata Chika langsung refleks memeluk Arga.


deg...


" kenapa gue jadi deg deg gan gini sih." Kata Arga.


" sorry gue refleks aja, maaf gue gak sengaja." kata Chika.


" tapi gak geratis." Sambung Arga.


" tenang Aja ntar gue beliin bensin kok." Jawab Chika.


" Kalo bensin gue bisa beli sendiri." kata Chika.

__ADS_1


" terus apaan, uang, atau apa?" Tanya Chika bingung.


" apa ya, bentar gue pikir dulu, ini waktunya gue kerjain dia." gumam Arga.


" apa buruan Ar." kata Chika semakin tak sabar.


" Lo Harus pijitin gue dulu, badan gue pegal-pegal nih." Kata Arga sambil mengulurkan tangan.


" gak ada yang lain emang selain harus pijitin Lo?" tanya Chika.


" gak ada, udah buruan." kata Arga langsung meletakkan kakinya di paha Chika.


Mau tidak mau Chika harus pijitin Arga, agar nanti dia boleh meminjam motornya, karena Chika ada janji bertemu sama temennya.


" yang kenceng Donk pijitinnya." kata Arga sambil memainkan ponselnya.


" ini juga udah kenceng kok." kata Chika.


" udah ah Ar, gue juga capek." Kata Chika setelah beberapa menit memijat Arga.


" yaudah balik ke kamar sana." Suruh Arga, dan Chika pun balik ke kamarnya.


Setelah Maghrib


" Argak, mana kunci motornya, gue pinjem." pinta Chika.


" Nih Chik, jangan sampai lecet." kata Arga memperingati.


tiba-tiba Bu Winda datang.


" Kok pinjem motor mau kemana Chika?" tanya Bu Winda tiba-tiba.

__ADS_1


" Chika ada janji sama temen Tan." kata Chika tersenyum.


" sendiri?" Tanya Bu Winda.


" iya Tante." kata Chika.


" kamu biar di anterin Arga aja, lagian kamu abis sakit." Saran Bu Winda.


" gak usah Tan, Chika bisa sendiri." kata Chika.


" iya ma, Chika juga bilang bisa sendiri." Sambung Arga.


" kamu ini, kalo bisa sih bisa, tapi kalo terjadi apa- apa sama Chika gimana?" Tanya Bu Winda.


" Chika bisa jaga diri kok Tante." kata Chika.


" iya ma, dia kan jago bela diri." kata Arga.


" gak pokoknya kamu pergi di anter Arga aja Chika, Arga buruan siap-siap, atau gak motor melayang." ancam Bu Winda.


" iya-iya ma, mama nih sukanya ngancem terus." kata Arga bangun dari kasurnya.


Akhirnya Arga pergi bersama Chika.


" Lo tuh bisanya cuman nyusahin aja." Kata Arga dalam perjalanan.


" Ya maaf Ar, gue juga rencananya tadi kan mau pergi sendiri." kata Chika.


" tapi nyatanya gimana sekarang." Kata Arga kesal.


" ya kan gue udah minta maaf, yaudah besok-besok gue naik taksi aja deh." kata Chika jadi tidak enak dengan Arga.

__ADS_1


" kalo Lo naik taksi, mama bakalan gak ngebolehin Lo pergi Chika, Lo gimana sih." Kata Arga dengan nada tinggi.


__ADS_2