Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Duduk sini aja


__ADS_3

Erlangga mencari Chika sampai pukul 1 pagi, dan akhirnya Erlangga kembali lagi ke rumah Chika untuk memastikan Chika sudah pulang atau belum.


“ Erlangga belum nemuin Chika om." kata Erlangga.


“ Ya Allah Chika... kamu kemana sih nak?"kata Pak Heru terlihat khawatir.


Tiba-tiba ada suara motor diluar.


“ Loh kok papa belum tidur?" kata Chika ketika sampai di dalam.


“ Gimana mau tidur, kamu aja belum pulang, sebenernya dari mana sih kami nak? Erlangga juga sampe bantu papa nyariin kami, tapi nggak ketemu juga." kata Pak Heru.


“ Bukannya Erlangga tadi sibuk ngobrol sama polisi cewek yang mulutnya kaya nggak pernah diaekolahin." kata Chika.


“ Kamu ini ngomong apa sih Chika, orang Erlangga dari tadi nyariin kami." kata Pak Heru.


“ Tadi Chika liat ibu-ibu di jalan sendirian, dan Chika samperin, ternyata ibu itu mau melahirkan, terus Chika anterin ke rumah sakit dulu." kata Chika.


“ Terus ibu itu gimana? bayinya selamat?" tanya Pak Heru.


“ Alhamdulillah ibu sama bayinya selamat pa, Yaudah Chika mau istirahat pa, papa juga istirahat, udah malem nggak usah ngobrol lagi." sambil melirik Erlangga seakan-akan mengusir Erlangga.


Chika masuk ke dalam kamar.

__ADS_1


“ Maafin Chika ya nak." kata Pak Heru.


“ Nggak papa om, lagian Erlangga juga salah." kata Erlangga.


“ Kamu yang sabar aja ya ngadepin tingkahnya Chika, tapi lama-kelamaan dia bakalan luluh kok sama kamu." kata Pak Heru.


” Iya om, Yaudah Erlangga pamit pulang dulu ya." kata Erlangga


“ Iya nak hati-hati ya." kata Pak Heru.


Hari ini Chika mengantar temannya untuk membuat SIM di kantor polisi, dan Chika juga melihat Erlangga yang sedang bersama Valita dan Bayu.


“ Permisi pak saya mau membuat kartu SIM." kata Teman Chika.


Erlangga melihat Chika yang duduk diruang tunggu.


“ Chika, kok disini" kata Erlangga.


“ gue nganter temen gue, Yaudah Sely gue tunggu di cafe sebrang aja ya, kalo udah selesai ke sana aja." kata Chika.


“ Iya Chik." kata Sely teman Chika.


Sely mengikuti seluruh tes yang di perintahkan. Maklum Seli tipe cewek yang kepo, akhirnya Sely bertanya kepada Erlangga

__ADS_1


“ pak kalo boleh tau, kok bapak kenal sama bos saya?" tanya Sely.


“ Siapa Chika?" tanya Erlangga.


“ Iya pak, atau jangan-jangan bapak ini pacarnya Chika ya?" tanya Sely.


“ Bukan, saya cuma temennya Chika." jawab Erlangga.


“ Masak sih pak, saya kok nggak percaya, Yaudah nanti saya tanya Chika aja deh." kata Sely.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya selesai juga. Dan kemudian Sely menuju Cafe yang diberi tau Chika. Ini waktunya makan siang, Erlangga dan teman-temannya makan di cafe tersebut.


Karna jam istirahat, cafe itu sangat ramai, sampai-sampai Erlangga dan teman-temannya tidak kebagian tempat duduk, Sedangkan Chika dan Sely hanya berdua, dan masih ada 4 tempat duduk. Sely yang mengenali wajah Erlangga pun memanggil Erlangga dan teman-temannya untuk gabung duduk bersama mereka berdua.


“ Pak Erlangga mau makan disini juga?" tanya Sely.


“ Iya mbak, tapi nggak kebagian tempat duduk." kata Erlangga.


“ Yaudah gabung sama Kita aja." kata Sely, mendengar perkataan Sely, Chika mulai tidak selera makan, apalagi dia melihat Valita juga ikut makan sama Erlangga.


“ Nggak papa kita gabung?" tanya Bayu.


“ Iya nggak papa pak, lagian kita juga cuma berdua " kata Sely.

__ADS_1


“ Yaudah makasih ya." kata Erlangga.


__ADS_2