
“ Oh ya Chika mana Vi?" tanya Bu Winda.
“ Tadi Chika pingsan Tan, dan sekarang dia juga di UGD." kata Vivi.
“ Chika pingsan?" kata Bu Winda.
“ Iya tan, sekarang dia sama Lisa." kata Vivi
“ Yaudah kalo udah ada yang nemenin." kata Bu Winda.
Mereka di cek satu persatu untuk memastikan golongan darah mereka sama dengan golongan darah Arga.
“ Tadi kami sudah mengecek golongan darah mereka Bu, dan golongan darah yang Cocok untuk pasien adalah punyanya Mas Refan dan mas Dimas." kata Dokter.
” Yaudah kalo gitu sekarang ambil darah saya donk, biar bisa buat Arga." kata Dimas.
“ iya dok buruan." kata Refan.
“ Suster mereka berdua yang akan mendonorkan darah untuk pasien " Kata Dokter kepada salah satu suster.
“ Mari silahkan ikut saya." kata Suster mengajak Dimas dan Refan untuk diambil darahnya.
Bu winda ke tempatnya Chika.
“ Kamu nggak papa sayang?" tanya Bu Winda yang sudah melihat Chika siuman.
__ADS_1
“ Chika nggak papa kok Bu Winda, dia cuma kecapean aja, dan mungkin saking khawatir nya sama Arga." kata Dokter, dan ternyata dokter yang memeriksa Chika adalah dokter Sandra.
“ Dokter Sandra." kata Bu Winda kaget.
” iya Bu, tadi saya dengar kata dokter Ifan, ada pasien yang membutuhkan donor darah karna kecelakaan, dan dia juga minta bantuan saya, terus setelah saya liat ternyata itu Arga." kata Dokter Sandra.
“ Iya dok tadi Arga kecelakaan." kata Bu Winda.
“ Gimana udah dapat donornya belum Bu? kalau belum nanti biar saya hubungi rumah sakit lain." kata Dokter Sandra.
” Alhamdulillah sudah kok dok." kata Bu Winda.
“ Oh ya Chik, kamu harus banyak istirahat ya, gak boleh stres, dan nggak boleh banyak pikiran juga, soal Arga tenang aja, dia nggak papa kok, lagian dia cowok yang kuat, dia nggak bakal nyerah gitu aja, apalagi ada kamu yang harus dia perjuangin." kata Dokter Sandra menghibur Chika agar tidak terlalu mengkhawatirkan Arga.
“ Iya dok." kata Chika.
“ Iya dok." kata Chika.
“ mati Bu Winda." kata Dokter Sandra.
“ Iya dok." kata Bu Winda.
“ Oh ya nak makasih ya udah temenin Chika." kata Bu Winda kepada Lisa.
“ Iya Tante, lagian Chika juga sahabat Lisa masak Lisa tega ninggalin dia sendirian." kata Lisa.
__ADS_1
“ Oh jadi kamu temennya Chik, saya nggak tau soalnya saya baru liat kamu, biasanya Cuma liat Vivi, sama yang satu itu siapa yang biasa sama Dimas?" kata Bu Winda.
“ Imelda." kata Lisa.
“ Iya Imelda, oh ya kenalin saya Winda mama nya Arga." kata Bu Winda memperkenalkan diri.
“ Lisa Tante." kata Lisa.
“ Oh ya Chik gue ke toilet bentar ya." kata Lisa.
“ iya Lis, makasih ya udah temenin gue." kata Chika.
“ Gimana keadaan kamu sayang?" tanya Bu Winda kepada Chika.
“ Chika udah baik-baik aja kok Tan." kata Chika.
“ syukurlah kalo gitu." kata Bu Winda.
“ Oh ya Tan, siapa yang donorin darah ke Arga Tan?" tanya Chika.
“ Dimas sama Refan Chik, Tante seneng banget Arga punya temen kaya mereka berdua, selalu melengkapi satu sama lain, dan mereka juga bahkan kompakan golongan darahnya." kata Bu Winda.
“ Iya tan, emang mereka temen yang baik buat Arga." kata Chika.
“ Oh ya kamu harus banyak istirahat ya, biar kamu bisa temenin Arga." kata Bu Winda.
__ADS_1
“ Iya tan." kata Chika