Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Selidiki


__ADS_3

Arga kembali ke rumahnya pak Dafit, ternyata hari ini pak David tidak jadi pulang, akhirnya Bu Winda dan Arga memutuskan untuk balik ke Jakarta.


“ Kalo gitu saya pamit balik ke Jakarta ya mas, nanti biar masalahnya Arga yang urus." kata Bu Winda.


“ Iya win, makasih ya udah jagain saya selama 3 hari dirumah sakit, Arga kamu jagain mama kamu ya, jangan ngebut-ngebut." kata Pak Heru.


“ Iya pasti om." kata Arga.


“ Chika Tante pamit dulu ya nak." kata Bu Winda.


“ Iya tan hati-hati ya Tan, semoga sampai tujuan dengan selamat." kata Chika.


“ Amin.. oh ya Mas, gimana kalo Chika tetap lanjutin kuliah di Jakarta aja, dari pada pindah lagi." kata Bu Winda.


“ Iya nggak papa win, tapi apa nanti Chika nggak ngrepotin kamu?" tanya pak Heru.


“ Nggak mas, aku malah seneng bisa sama Chika, kamu mau kan sayang?" kata Bu Winda.


“ Iya Chika mau Tan, tapi Chika pengen sama papa dulu, kalo papa udah baikan Nanti baru Chika balik ke Jakarta lagi." kata Chika.


“ Yaudah kalo gitu Tante balik dulu ya, Tante tunggu kamu balik lagi ke Jakarta, nanti kalo mau ke Jakarta ngomong sama Tante dulu ya Chik, biar nanti kamu dijemput Arga aja." kata Bu Winda.


“ Nggak usah Tan, nanti Chika berangkat sendiri aja, lagian Nanti ngrepotin Arga." kata Chika.


“ Nggak Chik, gue bakalan jemput Lo kalo Lo mau ke Jakarta lagi." kata Arga.

__ADS_1


“ Iya Chika, Arganya juga mau kok." kata Bu winda


“ Yaudah kalo gitu gue balik dulu ya Chik, jaga diri Lo baik-baik, inget kata gue kemarin." kata Arga.


“ Iya, hati-hati." kata Chika.


Kemudian Arga dan Bu Winda pergi.


Diperjalanan Arga tak fokus nyetir, sampai dia hampir nabrak pemulung yang mau nyebrang.


“ Kamu ini gimana sih Ar, kok malah ngelamun." kata Bu Winda.


“ Iya maaf ma." kata Arga.


“ nggak usah biar Arga aja ma." kata Arga.


“ Yaudah yang fokus nyetir nya jangan ngelamun." kata Bu Winda.


“ iya ma." kata Arga.


“ Lagian kamu mikirin apaan sih Ar." kata Bu Winda.


“ Arga itu lagi mikirin Fero ma." kata Arga.


“ Kenapa sama Fero? kamu cemburu dia Deket sama Chika?" tanya Bu Winda.

__ADS_1


“ Bukan itu ma, waktu itu mama inget nggak waktu aku babak belur terus motor Arga disita sama mama." kata Arga.


“ Iya mama inget." kata Bu Winda.


“ Arga itu berantem sama geng motor yang udah tiba-tiba nyerang geng Fairuz ma, kemungkinan geng baru di daerah sana, dan waktu Arga berantem sama mereka, mereka pesen sama Arga kalau Chika itu cuma milik pimpinan geng itu, dan mama tau nggak siapa ternyata pimpinan geng motor itu?" Kata Arga.


“ Siapa emangnya?" tanya Bu Winda.


“ Ketuanya itu Fero ma, dia ngajak Arga ketemu kemarin, dan Fero juga bilang kalau dia tau siapa yang bunuh papa ma, dan sekarang Arga mikir, kalo setiap kejadian yang terjadi sama kita ini kaya udah direncanain mateng-mateng gitu ma." kata Arga.


“ Terus apa rencana kamu selanjutnya." kata Bu Winda.


“ Belum ada ma, tapi Arga bakalan balik lagi ke Bandung buat cari tau soal ini." Kata Arga.


“ Tapi mama nggak suka kalo kamu main asal tuduh aja." kata Bu Winda.


” Iya ma, nanti Arga bakalan Cari bukti, nanti biar Arga minta bantuan temen Arga yang di Bandung buat awasin Fero." kata Arga.


“ Sebenernya Fero itu beneran suka sama Chika nggak sih Ar?" tanya Bu Winda.


“ Waktu Arga tanya ke Fero, dia bilang suka sama Chika ma, tapi keliatannya ada maksud tersembunyi dari itu semua ma, tapi kalo soal sayang sama Chika, dia sayang banget sama Chika ma, walaupun hanya sebatas sahabat, tapi Arga rasa ada yang nggak beres sama dia ma." kata Arga.


“ Yaudah kamu cari tau, lagi pula dengan kamu selidiki dia, kita bakalan tau siapa pembunuh papa dan apa maksud dia deketin Chika." kata Bu Winda.


“ Iya ma, serahin aja sama Arga, biar Arga Yang selidiki." kata Arga

__ADS_1


__ADS_2